Kemkominfo Harap Masyarakat Tak Sebar Video Penembakan di Masjid Selandia Baru

Jumat, 15 Maret 2019 16:48 Reporter : Fauzan Jamaludin
Kemkominfo Harap Masyarakat Tak Sebar Video Penembakan di Masjid Selandia Baru Penembakan di Masjid Al Noor Selandia Baru. ©2019 REUTERS/SNPA/Martin Hunter

Merdeka.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengimbau agar warganet dan masyarakat tidak menyebarluaskan atau memviralkan konten baik dalam bentuk foto, gambar, atau video yang berkaitan dengan aksi kekerasan berupa penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru.

"Kami mendorong agar masyarakat memperhatikan dampak penyebaran konten berupa foto, gambar atau video yang dapat memberi oksigen bagi tujuan aksi kekerasan, yaitu membuat ketakutan di masyarakat," ujar Plt Kepala Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu dalam keterangan persnya, Jumat (15/3).

Dilanjutkannya, konten video yang mengandung aksi kekerasan merupakan konten yang melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Kami terus melakukan pemantauan dan pencarian situs dan akun dengan menggunakan mesin AIS setiap dua jam sekali. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan Polri untuk menelusuri akun-akun yang menyebarkan konten negatif berupa aksi kekerasan," terangnya.

Kemkominfo juga mendorong masyarakat untuk melaporkan melalui aduankonten.id atau akun twitter @aduankonten, jika menemukenali keberadaan konten dalam situs atau media sosial mengenai aksi kekerasan atau penembakan brutal di Selandia Baru. [faz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini