Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ilmuwan Salah Sangka Benda Aneh ini Dikira Sampah Luar Angkasa, Ternyata Petunjuk Penting Manusia untuk Bisa Hidup Antar Planet

Ilmuwan Salah Sangka Benda Aneh ini Dikira Sampah Luar Angkasa, Ternyata Petunjuk Penting Manusia untuk Bisa Hidup Antar Planet

Ilmuwan Salah Sangka Benda Aneh ini Dikira Sampah Luar Angkasa, Ternyata Petunjuk Penting Manusia untuk Bisa Hidup Antar Planet

Awalnya dianggap sepele. Karena benda ini berada di ribuan satelit luar angkasa. 

Pada tahun 2006, para astronom dari Catalina Sky Survey yang didukung NASA di Arizona menemukan benda aneh.

Benda aneh itu mengambang di tengah lautan ribuan satelit buatan manusia yang mengorbit planet ini.

Setelah melihat lebih dekat, mereka menyimpulkan bahwa objek tersebut bukan sekadar sampah luar angkasa. 

 

Ilmuwan Salah Sangka Benda Aneh ini Dikira Sampah Luar Angkasa, Ternyata Petunjuk Penting Manusia untuk Bisa Hidup Antar Planet

Sebaliknya, itu adalah satelit alami yang untuk sementara waktu ditarik ke orbit yang sejajar dengan Bumi, mirip dengan bulan.

Ilmuwan Salah Sangka Benda Aneh ini Dikira Sampah Luar Angkasa, Ternyata Petunjuk Penting Manusia untuk Bisa Hidup Antar Planet

Minimoon ini, yang diberi nama RH120 2006, hanya berdiameter beberapa meter. Namun tidak seperti bulan sebenarnya, benda kosmik ini adalah satelit sementara Bumi, yang mengelilingi planet ini hanya selama satu tahun sebelum dikeluarkan dari orbit planet kita. 

Lebih dari satu dekade kemudian, para ilmuwan dari Catalina Sky Survey melihat minimoon lainnya (CD3 2020) — yang seukuran mobil kecil — berkeliaran di orbit Bumi, sebelum terlempar keluar dari pengaruh sistem Bumi-bulan pada Maret 2020.

Ilmuwan Salah Sangka Benda Aneh ini Dikira Sampah Luar Angkasa, Ternyata Petunjuk Penting Manusia untuk Bisa Hidup Antar Planet

Karena kedekatannya dengan Bumi, minimoon ini memerlukan pengawasan ilmiah yang cermat.

Namun baru-baru ini, beberapa ahli mengamati minimoon dan asteroid dekat Bumi lainnya karena alasan berbeda: Mereka berpotensi menjadi batu loncatan dalam eksplorasi kosmos.

“Kita belum menjadi spesies antarplanet,”

Richard Binzel, profesor ilmu planet di Massachusetts Institute of Technology, kepada Live Science, Senin (19/2).

<b>Tonggak Sejarah</b>

Tonggak Sejarah

Minimoon bisa menjadi tonggak sejarah yang harus dicapai saat mempelajari bagaimana manusia dapat beroperasi di ruang antarplanet dan pada akhirnya mencapai Mars.

Ukuran Minimoon yang kecil dan pergerakannya yang cepat membuatnya sangat sulit dideteksi dengan teleskop berbasis darat yang ada.

Namun, teleskop baru bisa segera mengubah hal itu. Jauh di Andes Chili, pembangunan Observatorium Vera C. Rubin hampir selesai, yang akan menampung kamera digital terbesar di dunia.

Ilmuwan Salah Sangka Benda Aneh ini Dikira Sampah Luar Angkasa, Ternyata Petunjuk Penting Manusia untuk Bisa Hidup Antar Planet

Mulai tahun 2025, kamera yang dikenal sebagai Legacy Survey of Space and Time ini akan mengambil 700 gambar setiap malam selama 10 tahun untuk mengkatalogkan tata surya pada tingkat 6 terapixel dengan presisi tinggi. 

Eksplorasi alam semesta secara menyeluruh ini akan membantu para ilmuwan memahami zat misterius seperti materi gelap dan energi gelap.

Dan dengan pendekatan yang disesuaikan, ini juga dapat membantu para astronom mendeteksi minimoon setiap tiga bulan, menurut simulasi tahun 2020.

Ilmuwan Menduga Ada Hujan Berlian di Planet ini

Ilmuwan Menduga Ada Hujan Berlian di Planet ini

Terungkap bahwa hujan berlian jauh lebih sering terjadi di planet lain daripada yang dibayangkan.

Baca Selengkapnya
Ilmuwan Dibuat Bingung Ada Batuan Super Besar yang “Hidup” di Dasar Samudera Pasifik, Ternyata ini Penyebabnya

Ilmuwan Dibuat Bingung Ada Batuan Super Besar yang “Hidup” di Dasar Samudera Pasifik, Ternyata ini Penyebabnya

Batuan ini sempat menjadi tanda tanya besar para ilmuwan.

Baca Selengkapnya
Ilmuwan Ungkap Asal Usul Demak dan Kudus Jadi Daratan, Dulunya Selat Muria

Ilmuwan Ungkap Asal Usul Demak dan Kudus Jadi Daratan, Dulunya Selat Muria

BRIN mengungkapkan alasan Selat Muria kini menjadi daratan

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ilmuwan Temukan Sarang Tertua di Dunia Berusia 29 Juta Tahun, Masih Lengkap dengan 50 Telur Serangga

Ilmuwan Temukan Sarang Tertua di Dunia Berusia 29 Juta Tahun, Masih Lengkap dengan 50 Telur Serangga

Ini merupakan temuan langka dan kemungkinan satu-satunya fosil sarang dengan telur yang masih lengkap yang pernah ditemukan.

Baca Selengkapnya
Darimana Asal Usul Nama Bumi untuk Planet Ini? Ini Penjelasannya

Darimana Asal Usul Nama Bumi untuk Planet Ini? Ini Penjelasannya

Nama Bumi ada asal-usulnya. Berikut adalah sejarah dari penamaan nama Bumi.

Baca Selengkapnya
Ilmuwan Dibuat Penasaran Punahnya Kera Raksasa Terkuat di Bumi

Ilmuwan Dibuat Penasaran Punahnya Kera Raksasa Terkuat di Bumi

Ada kera terbesar yang pernah hidup di Bumi. Punya tinggi 3 meter dan berat 300 kilogram.

Baca Selengkapnya
Bawaslu Catat 30 Petugas Pengawas Pemilu 2024 Meninggal Dunia

Bawaslu Catat 30 Petugas Pengawas Pemilu 2024 Meninggal Dunia

Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja mengatakan, 30 petugas pengawas Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang meninggal dunia.

Baca Selengkapnya
Sering Di-bully, Santri di Siak Bakar Pondok Pesantren hingga Tewaskan Dua Rekan

Sering Di-bully, Santri di Siak Bakar Pondok Pesantren hingga Tewaskan Dua Rekan

Seorang santri diduga nekat membakar pondok pesantren di Desa Dayun, Kabupaten Siak, Rabu (18/2), sehingga dua orang rekannya meninggal dunia.

Baca Selengkapnya
Segini Lamanya Siang dan Malam Hari di Bulan, Suhunya Benar-benar di Luar Dugaan

Segini Lamanya Siang dan Malam Hari di Bulan, Suhunya Benar-benar di Luar Dugaan

Lama waktu dan suhu di Bulan benar-benar di luar dugaan ilmuwan.

Baca Selengkapnya