Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ilmuwan Dibuat Bingung Ada Baterai Bell Masih Berfungsi Sejak Tahun 1840, Bahan Pembuatannya Masih Misterius

Ilmuwan Dibuat Bingung Ada Baterai Bell Masih Berfungsi Sejak Tahun 1840, Bahan Pembuatannya Masih Misterius

Ilmuwan Dibuat Bingung Ada Baterai Bell Masih Berfungsi Sejak Tahun 1840, Bahan Pembuatannya Masih Misterius

Praktis baterai bel ini sudah berumur 184 tahun. Hingga saat ini para ilmuwan masih bertanya-tanya.

Oxford Electric Bell merupakan sebuah alat yang telah beroperasi sejak tahun 1840. Bel tersebut ditenagai oleh baterai tertua di dunia yang masih berfungsi hingga saat ini, sekitar 184 tahun.
 
Mengutip IFLScience dan Majalah Smithsonian, Kamis (15/5), perangkat tersebut dibeli oleh profesor fisika dari Universitas Oxford, Robert Walker, pada tahun 1840.

Perangkat ini merupakan sebuah baterai yang dirancang untuk mendorong bola logam yang digantung dan bergerak maju mundur secara cepat di antara dua bel kecil.

Di tengah kehebatannya, para ahli sebenarnya belum mengetahui secara pasti bagaimana baterai tersebut bisa bertahan selama itu.

Ada salah satu perkiraan mengapa bel tersebut dapat berdentang dalam waktu yang sangat lama.

Ilmuwan menduga bel ini sebenarnya tidak memerlukan banyak daya dan juga tidak banyak energi yang hilang akibat dari proses yang dijalani.

“Saat bergerak maju dan mundur, hal yang terjadi adalah lonceng timbal kecil menyentuh dua bel di kedua sisinya. Dan lonceng ini mengisi dan melepaskan daya secara terus menerus,”

Profesor Robert Taylor, ahli fisika dari Universitas Oxford.

Taylor mengatakan bahwa sejumlah kecil muatan listrik berpindah di antara kedua ujungnya dan hal yang hilang hanyalah hambatan udara.

Ilmuwan Dibuat Bingung Ada Baterai Bell Masih Berfungsi Sejak Tahun 1840, Bahan Pembuatannya Masih Misterius

Perkiraan lain dari faktor yang membuat baterai tersebut bertahan lama adalah bahan yang membuat baterai tersebut. Meskipun begitu, belum dapat diketahui secara pasti juga komposisi sebenarnya dari baterai ini.

Perangkat ini diduga menggunakan jenis baterai yang disebut sebagai tumpukan kering/dry piles.

Tumpukan kering merupakan salah satu jenis dari baterai elektrik pertama yang pernah dibuat.

Baterai yang dibuat dari tumpukan cakram logam ini dikembangakan di awal abad ke-19 oleh Giuseppe Zamboni, seorang pastor dan ahli fisika.

Tumpukan Zamboni terdiri dari “sekitar 2.000 pasang piringan kertas timah yang ditempel pada kertas yang dipenuhi oleh seng sulfat dan dilapisi di sisi lainnya dengan mangan dioksida.”
 
Baterai yang ada pada Oxford Electric Bell juga dilapisi oleh sebuah lapisan luar, yang diperkirakan sebagai lapisan belerang.

Sebelum ada orang yang membuka dan membongkar baterai tersebut, belum dapat diketahui dengan pasti hal yang membuat baterai tersebut bisa bertahan dengan sangat lama. 

Pembongkaran baterai tentunya akan merusak percobaan mengenai seberapa lama baterai tersebut dapat bertahan.

Pilihan lain yang bisa dilakukan untuk mengungkap misteri baterai ini adalah dengan membiarkan baterainya habis, yang mungkin akan terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Taylor memperkirakan baterai ini masih bisa bekerja selama lima hingga sepuluh tahun ke depan. Ia menjelaskan bahwa baterai tersebut akan kehabisan energi, seperti baterai-baterai lainnya.

5 Hal Ini Masih Misterius di Alam Semesta, Ilmuwan Angkat Tangan Tak Bisa Menjawab
5 Hal Ini Masih Misterius di Alam Semesta, Ilmuwan Angkat Tangan Tak Bisa Menjawab

Ada beragam hal di alam semesta ini tak bisa dijelaskan secara sains. Ilmuwan tak sanggup untuk menjelaskan.

Baca Selengkapnya
Baterai Mobil Listrik ini Hanya Perlu Sekali “Ngecas”, Bisa Tempuh Jarak 1.000 Km
Baterai Mobil Listrik ini Hanya Perlu Sekali “Ngecas”, Bisa Tempuh Jarak 1.000 Km

Ilmuwan ini berhasil membuat terobosan baterai sekali ngecas bisa 1000 km.

Baca Selengkapnya
Alat ini Dipakai Buat Hukuman Mati, Korbannya Bisa Mengeluarkan Suara Banteng
Alat ini Dipakai Buat Hukuman Mati, Korbannya Bisa Mengeluarkan Suara Banteng

Alat ini digunakan pada zaman Yunani kuno. Memberi hukuman mati kepada seseorang.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Bisakah Manusia Selamat dari Lubang Hitam?
Bisakah Manusia Selamat dari Lubang Hitam?

Hal ini masih menjadi misterius bagi para ilmuwan untuk bisa memecahkannya.

Baca Selengkapnya
Ini Bentuk HP Pertama Kali Muncul, Segini Harganya Dulu
Ini Bentuk HP Pertama Kali Muncul, Segini Harganya Dulu

Berikut kegunaan HP saat pertama kali muncul di publik.

Baca Selengkapnya
Burung Ini Bisa Terbang
Burung Ini Bisa Terbang "Tanpa" Mengepakkan Sayapnya

Rekor didapatkan oleh burung ini. Ia hanya "sesekali" mengepakan sayapnya.

Baca Selengkapnya
Burung Ini Mampu Terbang 10 Bulan Nonstop, Makannya saat Melayang di Udara
Burung Ini Mampu Terbang 10 Bulan Nonstop, Makannya saat Melayang di Udara

Barangkali ini adalah satu-satunya burung di dunia yang mampu terbang nonstop 10 bulan.

Baca Selengkapnya
Berapa Meter Kucing Aman Jatuh dari Ketinggian?
Berapa Meter Kucing Aman Jatuh dari Ketinggian?

Hal ini pernah dilakukan penelitian oleh ilmuwan untuk mengetahui berapa meter kucing aman terjatuh dari ketinggian.

Baca Selengkapnya
Banyak Orang Dibuat Terkejut setelah Tahu Seberapa Sering Menatap Layar HP
Banyak Orang Dibuat Terkejut setelah Tahu Seberapa Sering Menatap Layar HP

Riset ini membuat banyak orang tak sadar berapa lama mereka menatap layar HP.

Baca Selengkapnya