Encyclopaedia Brittanica tinggalkan edisi cetak
Merdeka.com - Meski sekarang popularitasnya kalah dari Wikipedia namun tak bisa diingkari kalau Encyclopaedia Brittanica sempat identik dengan kata ensiklopedia. Setelah 244 tahun memproduksi edisi cetak, akhirnya ensiklopedia berbahasa Inggris tertua ini beralih total ke edisi digital.
Sampai saat ini versi cetak Encyclopaedia Brittanica masih akan tetap dijual sampai stok yang berjumlah 4.000 set di gudang mereka habis terjual. Untuk selanjutnya ensiklopedia yang pertama diterbitkan di Edinburgh, Skotlandia tahun 1768 ini tetap bisa diakses lewat situs resmi mereka. Langkah ini diambil setelah 20 tahun terakhir Encyclopedia Britannica Inc mengalami kerugian akibat beralihnya format cetak ke format digital.
"Mengelola edisi cetak jadi semakin sulit dan format ini juga bukan sarana terbaik untuk mempublikasikan database dan editorial terbaik kami," papar Jorge Cauz, president Encyclopedia Britannica Inc seperti dikutip dari Reuters.com (13/03).
Sebenarnya bukan baru kali ini Encyclopedia Britannica Inc mencoba masuk ke era digital. Perusahaan yang juga memberikan layanan berlangganan online dengan biaya USD 70 per tahun ini mulai masuk era digital di tahun 1981 lalu. Saat itu mereka mulai meluncurkan versi desktop dari Encyclopaedia Brittanica. Tahun 1994 Encyclopaedia Brittanica versi online mulai diluncurkan dan nantinya versi inilah yang akan jadi tulang punggung perusahaan yang kini berbasis di Amerika Serikat ini.
Beberapa waktu yang lalu, ensiklopedia yang punya reputasi tinggi soal validitas informasi ini juga melansir aplikasi dengan biaya berlangganan antara USD 1,99 sampai USD 4,99 per bulannya. (mdk/roc)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya