Cara Hindari Penipuan Pakai WhatsApp Pura-pura Jasa Ekspedisi Buat Rekening Ludes

Senin, 5 Desember 2022 09:01 Reporter : Fauzan Jamaludin
Cara Hindari Penipuan Pakai WhatsApp Pura-pura Jasa Ekspedisi Buat Rekening Ludes Rekening Ludes, Awas Penipuan Pakai WhatsApp Pura-pura Jasa Ekspedisi Kirim File APK. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Ramai di media sosial tentang penipuan dengan modus baru. Tak tanggung-tanggung, penipu berpura-pura mengatasnamakan jasa ekspedisi. Pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp dengan menyertakan file APK untuk didownload dengan tulisan ‘LIHAT Foto Paket’. Karena penasaran, korban pasti akan mengunduh file tersebut.

Ternyata, file tersebut adalah program yang secara otomatis akan melakukan instalasi. Dalam proses instalasi aplikasi ini akan meminta banyak sekali hak akses. Salah satu yang sangat berbahaya bagi pengguna m-Banking adalah hak akses untuk membaca dan mengirimkan SMS. Karena penasaran, korban secara tidak sadar mengizinkan seluruh akses yang diminta.

"Dari beberapa korban yg DM sy, setelah klik unduh APK tsb, tidak terjadi apa2 dan juga tidak ada aplikasi baru yg muncul. Berselang beberapa jam tiba2 ada notif SMS bahwa ada saldo keluar. Adapula yg keesokan harinya baru mengetahui kalau saldo ludes. Sangat besar kemungkinan memang ini adalah jenis malware RAT (Remote Administrator Tool). Cara kerjanya meremote HP korban dr jarak jauh dan beroperasi dibalik layar," tulis unggahan akun @wisatajateng.

2 dari 2 halaman

Jangan Pernah Instal Aplikasi di Luar Play Store

Lantas, bagaimana cara menghindari penipuan ini? Pakar keamanan siber Vaksincom, Alfons Tanujaya mengatakan, jika pengguna ponsel adalah orang yang cukup mengerti teknologi, kemungkinan kecil akan menjadi korban karena akan menghindari instal aplikasi dari luar play store, apalagi hak yang diminta sangat tinggi, khususnya membaca SMS dan mengirimkannya lagi.

"Namun karena pengguna m-Banking yang diincar oleh penipu ini umumnya adalah orang awam, maka kemungkinan besar korban akan tertipu," kata Alfons kepada Merdeka.com, Senin (5/12).

Karena itu Vaksincom menyarankan para pengguna m-Banking untuk ekstra hati-hati dan jangan pernah menginstal aplikasi SMS forwarder, apalagi aplikasi dari dari luar play store.

Untuk bank penyedia layanan m-Banking, Alfons menyarankan untuk menambahkan sistem prosedur sekalipun kredensial m-Banking dan OTP nasabah bocor dan ada pihak yang ingin mengakses m-Banking dari ponsel baru.

"Hak akses m-Banking ke ponsel HARUS diberikan oleh Customer Service bank atau paling sedikit nasabah harus sadar akan adanya hal ini," jelas Alfons.

[faz]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini