Belum ada pengganti Gatot, Kominfo dalam bahaya
Merdeka.com - Gatot Sulistiantoro Dewa Broto merupakan sosok humas yang sangat dikenal baik oleh industri maupun peh kalangan media. Pembawaannya yang ramah dan rendah hati membuatnya tak tergantikan oleh siapapun.
Nama Gatot tidak asing bagi komunitas teknologi informasi dan penyiaran, sebab lelaki satu ini merupakan Kepala Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, yang sebelumnya juga adalah Kepala Humas Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi.
Setelah sekian lama mengabdi di bawah bendera Kominfo, Gatot hari ini resmi meninggalkan Kementerian yang dipimpin Tifatul Sembiring karena diangkat menjadi Deputi di Menteri Pemuda dan Olah Raga.
Oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga Roy Suryo, Gatot diangkat menjadi Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan. Gatot Sulistiantoro Dewa Broto masuk menggantikan Lalu Wildan yang sebelumnya sebagai Deputi V. Gatot dilantik bersama beberapa pejabat Eselon I di lantai III, kantor Kemenpora, Jakarta.
Pada sambutannya Roy Suryo juga mengucapkan terima kasih kepada semua pejabat Eselon I yang dilantik hari ini.
"Perubahan ini dilakukan untuk penyegaran agar kinerja kemenpora di tahun berikutnya bisa lebih baik. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu semua yang sudah hadir dalam pelantikan ini. Kepada para pejabat Eselon I yang dilantik ini merupakan amanah baru untuk menambah kinerja kementerian ini ke depan lebih baik lagi. Jadi kepada semua pejabat saya ucapkan selamat," kata Menpora.
Sebagai Juru Bicara Kementerian Kominfo, Gatot sendiri sudah lima kali memperoleh penghargaan sebagai Juru Bicara Pemerintah Terbaik versi Majalah Marketing MIX/SWA Media Group.
Usai pelantikan Gatot menyatakan siap menjalankan tugas sesuai dengan kewenangan yang ada. "Tugas ini adalah amanah. Kami akan berusaha menjalani tugas ini sesuai dengan aturan dan kewenangan yang ada," ujar Gatot.
Diungkapkannya, sebenarnya dirinya diminta bergabung di Kemenpora sejak tahun lalu. Namun, Gatot belum bisa langsung bergabung, karena masih ditahan Menkominfo mengingat tenaga dan pikirannya masih dibutuhkan di Kementerian Kominfo.
Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Setyanto P. Santosa mengatakan seharusnya Kominfo merasa kehilangan tenaga yang profesional seperti pak Gatot dan harus ada upaya untuk mempertahankan keberadaannya di Kominfo dengan menyiapkan posisi/eselon yang lebih tinggi.
"Karena selama ini kan yag bersangkutan sudah berperan dengan baik menjadi 'bumper' nya Menkominfo dan berhasil..... anyway, selamat menempuh karir di medan juang yang baru semoga sukses dan membawa berkah untuk bangsa , negara dan keluarga, aamiin," ujarnya.
Ha berbeda diungkapkan Sekjen Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Sapto Anggoro yang menyebut Kominfo harus segera menetapkan pengganti pak Gatot.
"Kalau belum ada sangat berbahaya, karena menyangkut juga kelangsungan industri TI, internet, dan telekomunikasi," katanya. (mdk/dzm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya