Begini Penjelasan CEO Twitter Soal Kemungkinan Adanya Fitur Edit Tweet

Rabu, 6 Februari 2019 11:00 Reporter : Indra Cahya
Begini Penjelasan CEO Twitter Soal Kemungkinan Adanya Fitur Edit Tweet Jack Dorsey, CEO Twitter. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Jika ada sebuah fitur yang paling banyak diminta kepada Twitter, nampaknya itu adalah edit Tweet. Fitur ini sudah beberapa kali dibahas oleh sang CEO Jack Dorsey, dan kali ini ia kembali membahasnya.

Dalam wawancaranya di podcast yang dipandu Joe Rogan, Jack menyebut bahwa Twitter mungkin akan memberikan fitur edit Tweet, namun berupa jendela waktu singkat di mana Anda dapat mengubah posting sebelum benar-benar tercuitkan dan tak bisa diedit lagi.

Ia menyarankan kalau Tweet mungkin bisa diedit selama 5 hingga 30 detik setelah dikirim, dan hal tersebut masih mungkin bersifat dinamis tergantung pada konteksnya. Sang CEO menekankan bahwa fitur tersebut tak ingin dibuat terlalu lama, karena hal tersebut akan menodai sifat posting "real-time" yang sejak awal dimiliki Twitter.

Saat ini, Jack menyebut bahwa Twitter sedang berfokus pada penyematan label "original tweeter" atau pencuit asli dari sebuah Tweet. Hal ini agar hak cipta sebuah cuitan bisa terlindungi dan tidak bisa disalahgunakan menjadi konten yang kasar atau melanggar kebijakan.

Dari wawancara ini terlihat kalau sepertinya Jack sangat tak ingin tergesa-gesa untuk memberi fitur edit Tweet ini. Fitur ini adalah perubahan besar Twitter sejak sebelumnya jejaring sosial berlogo burung tersebut mengubah batas jumlah karakter menjadi 280. Tentu Jack ingin memastikan kalau fitur barunya nanti tidak akan membuat pengguna 'kabru' dari Twitter.

Menurut Anda, apakah pengguna butuh fitur edit ini? [idc]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Twitter
  3. Media Sosial
  4. Jack Dorsey
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini