Bank QNB Indonesia menunjukkan performa impresif pada tahun 2025 dengan aset mencapai Rp13,2 triliun, didorong pertumbuhan kredit yang signifikan dan pengelolaan risiko yang efektif. Simak detail kinerja Bank QNB Indonesia dan strategi ke depannya.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan **kinerja perbankan 2026** akan tetap solid, didukung pertumbuhan kredit dan DPK yang stabil serta kualitas aset yang terjaga.
Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan 2026 akan tetap berada di kisaran single digit, dipengaruhi oleh permintaan sektor riil yang belum kuat dan ketidakpastian global.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan kredit 2026 akan sedikit meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga global dan domestik yang memicu permintaan kredit.
Survei OJK menunjukkan optimisme kuat terhadap Kinerja Perbankan 2025 yang diprediksi tetap solid, didorong perbaikan makroekonomi dan kemampuan mengelola risiko.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yakin pertumbuhan kredit perbankan akan mendekati double digit pada Januari 2026, didorong injeksi dana Rp76 triliun.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah sepenuhnya menyerap Rp55 triliun dana pemerintah dan kini mengajukan tambahan ke Menkeu. Bagaimana langkah ini memengaruhi ekonomi nasional dan penempatan dana pemerintah Bank Mandiri?
LPS mencatat pertumbuhan simpanan nasabah di bawah Rp100 juta menunjukkan perbaikan, sementara DPK perbankan diproyeksikan tumbuh 6-7 persen tahun ini. Apa artinya bagi ekonomi?