Pelalawan
-
News •Kolaborasi Masyarakat dan Korporasi Kunci Efektif Cegah Karhutla RiauMenteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup tegaskan pentingnya kolaborasi masyarakat-korporasi berbagi air untuk cegah karhutla Riau, demi lingkungan lestari dan pemberdayaan lokal.
-
News •Manggala Agni Kemenhut Terus Berjuang Padamkan Karhutla Riau di Bengkalis dan RohilTim Manggala Agni Kemenhut berjibaku padamkan Karhutla Riau di Bengkalis dan Rokan Hilir yang terkendala medan dan air, sementara satu lokasi di Pelalawan berhasil dikendalikan.
-
News •Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla Pelalawan Riau, 4 Hektare Lahan TerbakarTim gabungan Manggala Agni terus berupaya keras memadamkan Karhutla di Pelalawan Riau yang telah melahap sekitar 4 hektare lahan, dengan api yang masih aktif di beberapa titik. Simak detail upaya penanganannya.
-
News •BMKG Deteksi 310 Titik Panas Riau, Bengkalis Jadi Titik Panas TerbanyakBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 310 Titik Panas Riau per 4 April 2026, dengan Kabupaten Bengkalis mencatat jumlah terbanyak, memicu kekhawatiran kebakaran hutan dan lahan.
-
News •BMKG Deteksi 213 Titik Panas di Riau, Bengkalis dan Pelalawan TerbanyakBMKG Stasiun Pekanbaru mengumumkan deteksi 213 titik panas Riau per Sabtu pagi, dengan konsentrasi tertinggi di Bengkalis dan Pelalawan, memicu kekhawatiran kabut asap dan upaya pemadaman Karhutla.
-
News •BMKG Deteksi 201 Titik Panas di Riau, Bengkalis Terbanyak Picu KarhutlaBadan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan adanya 201 titik panas di Provinsi Riau. Temuan titik panas Riau ini didominasi Kabupaten Bengkalis, mengindikasikan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang serius.
-
News •BMKG Deteksi 143 Titik Panas Riau, Pelalawan TerbanyakBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 143 titik panas Riau, dengan Kabupaten Pelalawan mencatat jumlah tertinggi, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.
-
News •Manggala Agni Terus Berjibaku Padamkan Karhutla Riau di Area Kantong HarimauTim Manggala Agni Daops VII Rengat masih berupaya keras memadamkan Karhutla Riau di Pelalawan, tepatnya di area kantong harimau Sumatera, menghadapi berbagai kendala.
-
News •BB KSDA Riau Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal di Suaka Margasatwa KerumutanBalai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BB KSDA) Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan kayu ilegal dari Suaka Margasatwa Kerumutan, Pelalawan, Riau, mengamankan dua truk dan dua terduga pelaku.
-
News •Kecelakaan Bus di Pelalawan Renggut Empat Nyawa, Polisi Ungkap Kronologi MautTragedi kecelakaan bus di Pelalawan menewaskan empat orang dan melukai beberapa lainnya pada Minggu pagi. Ketahui detail kronologi dan identitas korban dalam insiden fatal ini.
-
News •Polda Riau Tangkap Pelaku Pembunuhan Gajah Sumatera di Pelalawan, Gading dan Senjata Api DisitaPolda Riau berhasil mengungkap kasus pembunuhan gajah Sumatera dengan kepala terpotong di Pelalawan. Penangkapan pelaku pembunuhan gajah Sumatera ini disertai penyitaan barang bukti krusial yang menguatkan penyelidikan.
-
News •Penyelidikan Kematian Gajah Riau di Pelalawan Terus Berlanjut, 40 Saksi DiperiksaKasus kematian gajah sumatera di Pelalawan, Riau, yang ditemukan pada awal Februari 2026, masih dalam penyelidikan intensif. Pihak kepolisian telah memeriksa puluhan saksi untuk mengungkap pelaku perburuan liar yang menyebabkan kematian gajah Riau ini.
-
News •Karhutla Riau Capai 1.041 Hektare, Kabupaten Pelalawan Terparah Sejak Awal 2026Luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau telah mencapai 1.041,74 hektare sejak awal tahun 2026, dengan Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah terdampak paling parah dan memicu upaya modifikasi cuaca.
-
News •Polres Pelalawan Selidiki Kematian Gajah Tanpa Kepala di Areal KonsesiPolres Pelalawan, Riau, tengah mendalami kasus Kematian Gajah Tanpa Kepala yang ditemukan di areal konsesi perusahaan. Penyelidikan intensif ini melibatkan tim gabungan untuk mengungkap pelaku di balik tindakan keji terhadap satwa dilindungi tersebut.
-
Ekonomi •Fakta Unik: Hanya 5 Daerah Ajukan Naskah Evaluasi RAPBD-P 2025 Riau, Batas Waktu Kian Mepet!Hingga pertengahan September, baru lima daerah serahkan naskah Evaluasi RAPBD-P 2025 Riau ke Pemprov. Tujuh lainnya terancam batas waktu 30 September, memicu pertanyaan kesiapan.
-
News •Hati-Hati Pemudik, Dua Titik Jalur Mudik di Pelalawan Ini Banyak Lubang dan Terbelah Akibat BanjirJalur Lintas Timur Sumatera, urat nadi transportasi mudik menjadi sorotan.
-
News •Truk Modifikasi Terjun ke Sungai Menewaskan 15 Orang, Polda Riau: Harusnya Angkut Barang, Bukan ManusiaTruk Colt Diesel milik PT. Empat Ras Bersaudara (ERB) mengangkut 32 orang terjun ke Sungai Segati