MCA Family
-
News •Jenderal Tito tegaskan nama kelompok MCA bukan berasal dari PolriJenderal Tito tegaskan nama kelompok MCA bukan berasal dari Polri. Mantan Kapolda Metro Jaya ini tetap meminta jajaran di bawahnya untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan istilah MCA. Hal itu dilakukan untuk membuat publik lebih nyaman.
-
News •PAN, PKS & PPP sentil Kapolri soal penggunaan 'muslim' di kasus MCA"Mereka memberi aspirasi, Pak Daeng sampaikan karena Bapak kan Komisi III, kita membicarakan persoalan, kenapa kalau sebelah enggak cepet, enggak rame. Kalau muslim cepet banget rame. Dimana muslim yang ajarkan hoaks? Dimana muslim yang ajarkan fitnah? Jangan-jangan pakai muslim menyudutkan kita," kata Daeng.
-
News •Fadli Zon akui belum baca klarifikasi Jawapos.com soal kelompok MCAFadli Zon akui belum baca klarifikasi Jawapos.com soal kelompok MCA. Sebab dia hanya me-retweet intansi media kredibel bukan sumber abal-abal. Menurutnya, tak ada keharusan pihaknya menghapus cuitan tersebut meski diralat belakangan.
-
News •Wakapolri minta polisi jangan lagi pakai istilah Muslim Cyber ArmyWakapolri minta polisi jangan lagi pakai istilah Muslim Cyber Army. "Karena kalau Muslim pasti tidak melakukan hal-hal yang tidak bertanggungjawab. Jadi itu penyesatan itu tidak boleh dan saya perintahkan untuk dihentikan," tegasnya.
-
Politik •Formappi sebut hoaks muncul karena parpol hanya orientasi kekuasaan"Bagi partai dengan prinsip pragmatis, cara apapun bisa dipakai, yang penting hasilnya bisa membawa kemenangan," tutur Lucius
-
News •Polri sudah berkoordinasi dengan PPATK soal aliran dana MCAKepala Bareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengaku sudah berkoordinasi dengan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin untuk menelusuri aliran dana kelompok penyebar hoaks The Family Muslim Cyber Army (MCA).
-
News •Kelompok Saracen banyak yang pindah ke MCA buat bikin berita hoaksKelompok Saracen banyak yang pindah ke MCA buat bikin berita hoaks. Analis Kebijakan Divhumas Mabes Polri, Kombes Pol Pudjo Sulistiyo mengatakan, pihaknya saat ini masih terus melakukan pendalaman soal keterlibatan Saracen di MCA. Menurutnya, eks anggota Saracen ini berpindah ke MCA.
-
News •Polri belum minta PPATK telusuri aliran dana The Family MCAKiagus menyebut pihaknya bisa menelusuri aliran keuangan yang mencurigakan. Seperti kasus Saracen lalu, pihaknya juga diikutsertakan. Namun pihaknya tak serta merta langsung menelusuri tanpa ada permintaan.
-
News •Kelompok MCA dianggap bikin elektabilitas Jokowi turunKelompok MCA dianggap bikin elektabilitas Jokowi turun. Direktur Said Aqil Siroj Institute Imdadun Rahmat menyayangkan fabrikasi fitnah tersebut. Imdadun yang pernah menjabat sebagai Ketua Komnas HAM, memastikan bahwa kampanye hitam semacam itu merupakan residu politik musiman menjelang Pilkada dan Pilpres.
-
News •Polri pastikan proses pidana siapapun penyebar berita hoaksLebih lanjut, mantan Kapolrestabes Surabaya ini pun menegaskan, kalau pihaknya tak main-main dalam melakukan penegakan hukum. Jika memang perbuatan tersebut memenuhi unsur pidana, maka pihaknya akan menangkap dan menahan orang tersebut.
-
News •Kedok Muslim Cyber Army beraroma politik?Kedok Muslim Cyber Army beraroma politik? Serupa tapi tak sama. Itulah gambaran dua kelompok penyebar hoaks serta ujaran kebencian yang diungkap polisi, Saracen dan Muslim Cyber Army atau MCA.
-
News •Ini kata JK soal MCA Family ingin buat opini pemerintah gagal kelola negaraJK tak mau menduga-duga siapa aktor di balik MCA ini.
-
News •PKS kritisi polisi tak memproses pelaporan pada pembully partai oposisi"Sebaiknya polisi jangan ngomong politik sebaiknya polisi ngomongnya hukum karena polisi itu adalah penegak hukum bukan pengikut partai politik maupun pengikut kepentingan politik apapun jadi polisi adalah alat negara," kata Hidayat
-
News •Mengungkap peran 'orang penting' MCA Family yang diciduk di SumutSaat ditangkap, pelaku sempat mencoba untuk melarikan diri dan menghilangkan barang bukti agar tidak terlacak jejaknya oleh petugas.
-
News •Polri tak tebang pilih usut kasus MCA, sekalipun didalangi politikusPolri tak tebang pilih usut kasus MCA, sekalipun didalangi politikus. Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipid Siber) Bareskrim Polri, telah menangkap tujuh orang di balik pembuatan atau penyebaran berita bohong atau hoaks. Penyebaran berita tersebut para pelaku lakukan itu karena memang bermotif ekonomi.
-
Politik •Ketua Fraksi PKS DPR: Hoaks sudah timbulkan instabilitas bangsaKetua Fraksi PKS DPR: Hoaks sudah timbulkan instabilitas bangsa. Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini menilai, penyebaran kabar bohong atau hoaks di tahun politik telah menimbulkan kondisi bangsa menjadi tidak stabil. Jazuli meminta kepolisian agar penyebaran kabar hoaks segera dihentikan.
-
News •Polri sebut MCA ingin buat opini pemerintah gagal kelola negaraTujuan dari membuat isi konflik sosial, Gatot menjelaskan, mereka ingin memecah belah bangsa. Mereka menyebarkan informasi bohong agar masyarakat menilai jika pemerintah saat ini tak mampu mengelola negara.
-
News •Polisi klaim isu penyerangan tokoh agama mereda usai MCA ditangkap"Mulai tanggal 2 Februari, isu penganiayaan terhadap ulama itu terus digulirkan, diviralkan, sampai dengan tanggal 27 Februari," kata Fadil.
-
News •Polisi tangkap satu 'orang penting' di MCA FamilyUntuk melakukan ujaran kebencian, Bobby memiliki dua akun di Facebook atas nama 'Bobby Siregar dan Bobby Gustiono'. Pelaku ternyata salah satu admin dan pengelola dari tiga akun group Facebook dari MCA.
-
News •Ada campur tangan eks anggota Saracen di balik isu penyerangan tokoh agamaMantan Kepala BNPT ini mengungkapkan bahwa motif dibalik para pelaku membuat berita bohong soal penyerangan terhadap tokoh agama, karena politik.