Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tanda-tanda Demam Berdarah pada Anak, Berikut Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tanda-tanda demam berdarah pada anak perlu diwaspadai setiap orang tua.

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue. Seseorang yang terjangkit DBD dan terlambat ditangani bisa mengalami pendarahan hingga kematian.

Melansir dari Healthline, seekor nyamuk yang membawa virus dengue bisa terus menginfeksi orang lain selama ia masih hidup. Bahkan, ada kemungkinan keluarga dapat terinfeksi virus dengue yang sama dalam waktu 2 sampai 3 hari.

Tingginya angka kematian akibat DBD mengharuskan setiap orang untuk melakukan berbagai upaya pencegahan agar anak tidak terserang virus dengue.

Salah satu cara yang paling terkenal dalam mencegah demam berdarah pada anak ialah dengan melakukan 3M atau menguras, menutup dan mengubur.

Lantas, apa saja tanda-tanda  demam berdarah pada anak dan bagaimana cara mencegahnya? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari Healthline:

merdeka.com

Apa Itu Demam Berdarah pada Anak?

Apa Itu Demam Berdarah pada Anak?

Demam berdarah atau DBD adalah penyakit infeksi akibat virus Dengue yang menular melalui gigitan nyamuk. Biasanya, penyakit ini menimbulkan gejala demam tinggi, sakit kepala, dan nyeri otot.

Demam berdarah bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali anak-anak. Penyakit ini menular ketika nyamuk menggigit penderita demam berdarah, kemudian menggigit orang yang sehat. Penyakit ini banyak ditemukan di daerah beriklim tropis, termasuk Indonesia.

Virus penyebab demam berdarah mengakibatkan dua kondisi, yaitu demam dengue dan demam berdarah dengue (DBD).

Bedanya, demam berdarah dengue bisa menyebabkan gejala berat, sedangkan demam dengue biasanya hanya menimbullkan gejala ringan. Namun, tanda-tanda kedua demam berdarah pada anak di tahap awal memiliki gejala mirip.

Tanda-tanda Demam Berdarah pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Tanda-tanda demam berdarah pada anak biasanya ditandai dengan demam tinggi 3 hingga 14 hari. Awalnya, kondisi ini tidak menunjukkan tanda-tanda gejala sama sekali. Terutama bagi anak yang sebelumnya belum pernah menderita DBD.

Dalam beberapa kasus, tanda-tanda demam berdarah pada anak sama seperti gejala flu biasa. Hal ini yang kemudian cukup sulit membedakan gejala DBD dengan flu biasa. Namun, ada beberapa tanda-tanda berdarah pada anak yang sering dijumpai, antara lain:

• Muncul keluhan nyeri pada otot dan pegal linu di seluruh tubuh.

• Demam tinggi selama 3-14 hari setelah digigit nyamuk.

• Pembengkakan pada kelenjar bening.

• Anak mengeluhkan mual dan sakit kepala.

• Gejala DBD pada anak yang pertama, yaitu perubahan suhu secara drastis, dari demam menjadi hipotermia.

• Anak mengalami mimisan.

• Gusi berdarah tanpa sebab.

• Anak merasa lelah, gelisah, mudah tersinggung, dan mudah marah.

• Mengalami sakit perut terasa nyeri ketika ditekan.

• Muntah secara terus-menerus.

merdeka.com

Penyebab Demam Berdarah pada Anak

Penyebab Demam Berdarah pada Anak

Seperti yang sudah diketahui, penyebab demam berdarah karena virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

Selain itu ada beberapa faktor risiko penyebab demam berdarah pada anak di antaranya sebagai berikut:

Sistem Kekebalan Tubuh Lemah

Seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah rentan terserang virus, salah satunya virus dengue.

Sebaliknya, orang dengan sistem imun tubuh yang kuat, risiko terkena virus dengue lebih kecil.

Oleh sebab itu, sebaiknya menjalankan pola hidup sehat, seperti olahraga secara rutin dan mengonsumsi makanan sehat.

Musim Hujan

Penyebab demam berdarah berikutnya adalah musim hujan yang lama. Biasanya, jumlah penderita penyakit demam berdarah meningkat ketika musim hujan tiba.

Hal ini karena banyak genangan air di berbagai tempat yang menyebabkan berkembang biaknya nyamuk Aedes untuk terus bertelur.

Buang Sampah Sembarangan

Salah satu penyebab demam berdarah yang paling umum adalah buang sampah sembarangan. Hal ini karena nyamuk DBD akan semakin berkembang biak di tempat gelap, kotor, dan lembap.

Beberapa tempat yang biasa dijadikan tempat berkembang biaknya nyamuk seperto kaleng, ember, atau botol yang terisi genangan air.

merdeka,com

Cara Mencegah Demam Berdarah pada Anak

Cara Mencegah Demam Berdarah pada Anak

Demam berdarah jika tidak segera diatasi bisa membahayakan nyawa Si Kecil. Ada beberapa upaya pencegahan yang bisa dilakukan orang tua, antara lain:

Pasang Kelambu

Cara efektif untuk mencegah demam berdarah pada anak yang pertama ialah memasang kelambu di kamar. Apabila ruang ranjang terpasang kelambu, maka mampu menghindarkan seseorang dari gigitan nyamuk. Pasalnya kelambu dapat berfungsi untuk menghalau nyamuk dari luar, sehingga dapat membantu mencegah DBD.

Cara memasang kelambu agar efektif menghalau nyamuk cukup mudah, yaitu dengan mengaitkan pengait pada langit-langit plafon tempat tidur. Selain itu, Anda juga dapat mengatur tinggi dari kelambu ini yang disesuaikan dengan posisi tempat tidur, lebar kamar tidur, dan lebar tempat tidur. Sehingga dengan memasang kelambu seperti ini dapat secara efektif mencegah demam berdarah.

Menggunakan Pakaian Tertutup

Selain memasang kelambu, cara mencegah demam berdarah pada anak elanjutnya ialah menggunakan pakaian panjang yang dapat menutupi kulit. Hal ini dapat Anda lakukan saat di rumah maupun saat keluar rumah di malam hari.

Melansir dari laman Healthline, agar mendapatkan hasil yang optimal, semprotkan obat permethrin pada celana, sepatu, dan pakaian sebelum beraktivitas. Apabila dilakukan secara rutin, dapat berfungsi efektif dalam mencegah gigitan nyamuk yang menyebabkan demam berdarah.

Menguras Bak Mandi

Cara mencegah demam berdarah pada anak selanjutnya adalah menguras bak mandi. Hal ini perlu dilakukan karena nyamuk sering bertelur pada dinding bak mandi yang terisi air. Sehingga hal ini dapat menyebabkan nyamuk berkembang biak dan meningkatkan risiko terkena penyakit DBD.

Menguras bak mandi dapat dilakukan secara rutin minimal sekali dalam seminggu. Cara ini menjadi salah satu cara efektif dalam mencegah DBD, hal ini dikarenakan dapat memutus siklus nyamuk Aedes aegypti, sehingga menurunkan risiko terjangkit penyakit demam berdarah.

Tanaman Anti Nyamuk

Cara mencegah demam berdarah pada anak berikutnya ialah menanam tanaman anti nyamuk di rumah. Tanaman yang dapat Anda gunakan untuk mengusir nyamuk di antaranya bunga lavender, daun peppermint, dan bunga geranium.

Beberapa tanaman tersebut tidak disukai oleh nyamuk, sehingga hal ini dapat berperan penting dalam mencegah gigitan nyamuk dan menghindarkan dari penyakit demam berdarah.

Tanda-Tanda Bencana Alam yang Kerap Diabaikan Banyak Orang, Waspada!
Tanda-Tanda Bencana Alam yang Kerap Diabaikan Banyak Orang, Waspada!

Waspada jika tanda-tanda alam berikut ini terjadi.

Baca Selengkapnya
Penyebab Anak Muntah Terus yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya
Penyebab Anak Muntah Terus yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya

Anak yang muntah secara terus-menerus bisa menjadi pertanda adanya penyakit tertentu pada Si Kecil.

Baca Selengkapnya
Dampingi Anak Wisuda, Ayah Ini Menangis saat Coba Toga dan Selempang Anaknya
Dampingi Anak Wisuda, Ayah Ini Menangis saat Coba Toga dan Selempang Anaknya

Tangis haru mewarnai wisuda orang tua dari mahasiswa ini.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Perlu Disadari Orangtua, Ini 8 Tanda Awal Psikopat Tersembunyi pada Anak
Perlu Disadari Orangtua, Ini 8 Tanda Awal Psikopat Tersembunyi pada Anak

Tanda-tanda psikopat bisa muncul sejak usia anak-anak dan perlu diperhatikan orangtua.

Baca Selengkapnya
Kenali Gejala Limfoma pada Anak dan Penyebabnya, Orang Tua Wajib Tahu
Kenali Gejala Limfoma pada Anak dan Penyebabnya, Orang Tua Wajib Tahu

Meskipun jarang terjadi pada anak-anak, ini adalah penyakit serius yang perlu diwaspadai oleh semua orang tua.

Baca Selengkapnya
7 Bacaan Doa Kebaikan Anak dan Keturunan, Lengkap Disertai Artinya
7 Bacaan Doa Kebaikan Anak dan Keturunan, Lengkap Disertai Artinya

Lantas, apa saja bacaan doa kebaikan anak dan keturunan yang bisa diamalkan setiap hari itu?

Baca Selengkapnya
6 Tanda Awal Keterlambatan Pertumbuhan Anak yang Perlu Diperhatikan Orangtua
6 Tanda Awal Keterlambatan Pertumbuhan Anak yang Perlu Diperhatikan Orangtua

Sejumlah tanda pertumbuhan anak yang lambat perlu dikenali oleh orangtua.

Baca Selengkapnya
50 Kata-kata untuk Anak Perempuan yang Penuh Kasih, Jadi Nasehat yang Menyentuh Hati
50 Kata-kata untuk Anak Perempuan yang Penuh Kasih, Jadi Nasehat yang Menyentuh Hati

Orang tua tentu ingin anak perempuannya tumbuh menjadi wanita yang penuh kasih sayang. Oleh karenanya, penting untuk membekali mereka dengan nasehat hidup.

Baca Selengkapnya
Gejala Gagal Ginjal pada Anak yang Harus Diwaspadai, Orang Tua Wajib Tahu
Gejala Gagal Ginjal pada Anak yang Harus Diwaspadai, Orang Tua Wajib Tahu

Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa terkena gagal ginjal. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja gejala gagal ginjal pada anak.

Baca Selengkapnya