Cara Waxing Ketiak Sendiri di Rumah, Aman dan Mudah Dilakukan

Waxing ketiak sendiri di rumah bisa menjadi solusi praktis dan ekonomis untuk menghilangkan rambut yang tidak diinginkan.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
Cara Waxing Ketiak Sendiri di Rumah, Aman dan Mudah Dilakukan
Cara Waxing Ketiak Sendiri di Rumah, Aman dan Mudah Dilakukan (Merdeka.com)

Waxing ketiak sendiri di rumah bisa menjadi solusi praktis dan ekonomis untuk menghilangkan rambut yang tidak diinginkan.

Dengan melakukan waxing sendiri, Anda memiliki kontrol penuh atas prosesnya, dari persiapan hingga perawatan setelahnya.

Namun, penting untuk memahami teknik dan langkah-langkah yang benar untuk menghindari iritasi atau cedera pada kulit.

Persiapan yang tepat, seperti membersihkan kulit ketiak dan memanaskan lilin dengan benar, adalah kunci untuk mendapatkan hasil yang optimal dan aman.

Selain itu, perawatan setelah waxing juga memegang peranan penting untuk menjaga kulit tetap sehat dan bebas dari iritasi. Menggunakan produk yang menenangkan kulit dan menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan keringat berlebih adalah beberapa langkah yang dapat diambil. 

Berikut beberapa cara waxing ketiak sendiri di rumah yang benar:

Waxing ketiak menjadi salah satu metode yang populer untuk menghilangkan rambut dibandingkan dengan mencukur. Proses ini tidak hanya membuat ketiak terlihat lebih bersih dan mulus, tetapi juga dapat memberikan hasil yang lebih tahan lama.

Berikut adalah langkah-langkah yang benar untuk melakukan waxing ketiak secara efektif:

Sebelum mulai, pastikan Anda sudah menyiapkan semua yang diperlukan. Berikut adalah alat dan bahan yang perlu disiapkan:
Waxing kit: Anda bisa memilih antara wax yang sudah jadi atau wax yang perlu dipanaskan terlebih dahulu.

  • Pemanas: Jika menggunakan wax panas, siapkan pemanas yang sesuai.
  • Spatula: Untuk mengoleskan wax.
  • Kain strips: Untuk mengangkat wax (jika menggunakan tipo wax).
Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com
  • Cairan pre-wax: Untuk membersihkan area yang akan di-wax.
  • Pelembap setelah waxing: Untuk menenangkan kulit setelah proses waxing.

Sebelum melakukan waxing, penting untuk mempersiapkan kulit agar proses waxing berjalan lancar dan hasilnya optimal. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan:

  • Bersihkan Area Ketiak

Gunakan cairan pre-wax atau sabun ringan untuk membersihkan ketiak dari kotoran, minyak, dan produk perawatan kulit lainnya. Pastikan area tersebut kering sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

  • Eksfoliasi

Sebaiknya lakukan eksfoliasi ringan satu atau dua hari sebelum waxing. Ini membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan mencegah rambut terjebak di bawah kulit. Anda bisa menggunakan scrub lembut atau kain lap untuk menggosok area tersebut.

  • Panaskan Wax

Jika Anda menggunakan wax panas, panaskan wax sesuai petunjuk pada kemasan. Suhu wax harus cukup hangat tetapi tidak membakar kulit. Uji suhu dengan mengoleskan sedikit wax pada bagian dalam pergelangan tangan.
  • Panaskan Wax

    Jika Anda menggunakan wax panas, panaskan wax sesuai petunjuk pada kemasan. Suhu wax harus cukup hangat tetapi tidak membakar kulit. Uji suhu dengan mengoleskan sedikit wax pada bagian dalam pergelangan tangan.

  • Pastikan Rambut Cukup Panjang

Panjang rambut yang ideal untuk waxing adalah sekitar 1/4 inci (sekitar 6 mm).


  • Pastikan Rambut Cukup Panjang

Panjang rambut yang ideal untuk waxing adalah sekitar 1/4 inci (sekitar 6 mm). Jika rambut terlalu pendek, wax mungkin tidak akan melekat dengan baik. Namun, jika terlalu panjang, Anda mungkin perlu memangkasnya sedikit agar nyaman saat proses waxing.


Setelah mempersiapkan kulit dan memastikan rambut telah memiliki panjang yang ideal, saatnya memasuki langkah-langkah waxing itu sendiri.

Berikut adalah panduan untuk melakukan waxing ketiak dengan benar:

  • Oleskan Wax

Gunakan spatula atau alat aplikator untuk mengoleskan wax ke area ketiak secara merata. Oleskan wax mengikuti arah pertumbuhan rambut.

Berhati-hatilah untuk tidak mengoleskan wax terlalu tebal, karena ini bisa membuat proses pencabutan menjadi lebih sulit. Pastikan area yang di-wax cukup besar untuk menarik rambut dengan efektif.
  • Tempelkan Strip Wax (jika menggunakan)

Jika Anda menggunakan strip wax, tempelkan strip dengan lembut pada wax yang telah dioleske area ketiak.

Pastikan strip menempel dengan baik dan mulailah menekannya dengan lembut agar strip dapat berfungsi optimal.

Biarkan strip menempel selama beberapa detik agar wax dapat melekat pada rambut dengan kuat.
  • Cepat Tarik Strip

Setelah memberikan waktu yang cukup untuk perekat bekerja, pegangan strip dengan dua tangan dan tarik dengan cepat dan tegas, berlawanan arah dengan pertumbuhan rambut.

Ini mungkin terasa sedikit menyakitkan, tetapi tariklah secara cepat untuk minimalisir ketidaknyamanan. Tarik strip dalam satu gerakan yang mantap agar dapat mengangkat lebih banyak rambut sekaligus.

  • Ulangi Jika Diperlukan

Jika masih ada rambut yang tertinggal, Anda dapat mengulangi proses ini pada area yang sama, tetapi sebaiknya tunggu beberapa menit agar kulit dapat beristirahat.

Pastikan untuk tidak melakukan waxing pada area yang sama terlalu sering dalam waktu singkat, karena ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

Setelah selesai waxing, penting untuk melakukan perawatan kulit agar area yang telah di-wax tetap sehat dan tidak iritasi.

  • Bersihkan Area Ketiak

Setelah proses waxing selesai, bersihkan area ketiak dengan lembut menggunakan air hangat untuk menghilangkan sisa-sisa wax. Hindari penggunaan sabun yang mengandung bahan kimia kuat yang dapat menyebabkan iritasi. 
  • Gunakan Aloe Vera atau Minyak Esensial

Untuk menenangkan kulit setelah waxing, aplikasikan gel lidah buaya atau minyak esensial yang memiliki sifat menenangkan. Aloe vera dikenal memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan kemerahan dan iritasi. Oleskan secara merata dan biarkan meresap ke dalam kulit.

  • Hindari Aktivitas Intens
Setelah waxing, sebaiknya hindari aktivitas fisik yang intens seperti berolahraga atau berkunjung ke tempat sauna dalam 24 jam pertama. Ini bertujuan untuk menghindari keringat berlebih yang dapat memicu iritasi pada area yang baru saja di-wax.
Rekomendasi