Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara telah menetapkan lokasi pertandingan yang digunakan untuk beberapa cabang olahraga pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 mendatang. Beberapa lokasi tersebar di delapan kabupaten dan kota di wilayah setempat.
Penetapan lokasi pertandingan atau venue PON 2024 tertuang dalam Keputusan Gubernur Sumut Nomor 188.44/231/KPTS/2023 tentang Penetapan Venue Cabang Olahraga PON XXI/2024 Sumut-Aceh untuk wilayah Provinsi Sumatra Utara.
Surat keputusan tersebut sudah secara resmi disampaikan kepada Pemkab dan Pemkot yang daerahnya terpilih untuk menjadi lokasi pertandingan cabang olahraga pada PON 2024.
Advertisement
Lakukan Renovasi
Kadispora Sumatra Utara, Baharuddin Siagian mengatakan, lokasi yang terpilih untuk mengadakan pertandingan cabang olahraga PON 2024 harus dilakukan renovasi sesuai dengan standar PON. Seperti adanya perlengkapan ruangan pertemuan, ruang kesehatan, ruang meeting.
"Kemudian ruang juri, wasit, ganti pakaian itu wajib ada. Minimal 6 atau 7 ruangan dalam persyaratan venue olahraga," terang Baharuddin mengutip dari Antara (23/3).
Dijelaskan Baharuddin, pihaknya terus memantau pembangunan lokasi pertandingan seperti Gedung Olahraga (GOR) Martial Art dan Stadion Madya Atletik yang terletak di Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang. Proyek tersebut dipastikan akan mulai pada akhir Maret untuk peletakan batu pertama.
"Venue di Desa Sena sudah penandatanganan kontrak. Mungkin nanti di beberapa hari ke depan kita cari waktu yang tepat untuk peletakan batu pertama. Ada dua venue, yakni GOR Martial Art dan Stadion Madya Atletik," tambahnya.
Advertisement
Daftar Lokasi Pertandingan PON 2024 Sumut-Aceh
Sesuai dengan surat keputusan Gubernur, berikut daftar lokasi pertandingan untuk beberapa cabang olahraga dalam ajang PON 2024 mendatang.
Kolam Renang Selayang untuk pertandingan Polo Air, Renang Indah, Renang, dan Loncat Indah. Danau Toba untuk Renang Perairan Terbuka dan Ski Air, kemudian Stadion Madya Atletik Sumut Sport Centre untuk cabor Atletik, Taman Cadika Medan untuk sepeda BMX, dan Tahura untuk cabor sepeda MTB, Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi cabor Road Race, GOR Angsapura untuk Tenis Meja, serta GOR Veteran untuk cabang olahraga Tinju.
Kemudian ada Gedung Serbaguna Unimed untuk pertandingan Barongsai, PT Taipan Asri Internasional untuk cabor Berkuda, Sirkut IMI Sumut untuk Balap Motor, lalu Sirkuit Motor Sumut Sporty Center untuk cabor Motocross, Pardede Hall untuk Biliar, Four Point Hotel untuk cabor Binaraga, Kawasan Sumut Sport Center untuk beberapa cabor seperti Voli Indoor, Cricket, Gateball, dan Hockey Outdor, Pantai Cermin untuk Voli Pasir, dan Gedung Boling Sumut untuk Bowling.
Selanjutnya, Gedung Serbaguna Sumut untuk Hockey Indoor, Senam Artistik, Ritmik, dan Acrobik, Martial Arts Sumut Sport Center untuk Jiujitsu, Karate, Taekwondo, dan Wushu, ada Auditorium PRSU untuk cabor Kabaddi, lalu Gor Pematangsiantar untuk Kickboxing, Gor Lubuk Pakam untuk pertandingan Pencak Silat, Gor Langkat untuk Sambo, Stadion Mini Provsu untuk Sepakbola Putri, Gor Futsal Sumut, Lapangan Tembak Sumut untuk Squash.
Terakhir ada Gedung PBSI Sumut untuk Bulu Tangkis, Santika Dyandra Convention untuk cabor Dancesport, Stadion Unimed untuk Drumband, lalu GSG Unimed untuk Drumband Nomor LBB dan LUG, kawasan Jalan Arteri Kualanamu untuk Drumband Nomor LKBB, Medan Internasional Convention Center untuk e-sport, Royal Sumatera untuk Golf serta GOR Binjai untuk pertandingan cabor Gulat.