Cara Menghilangkan Rasa Takut dengan Langkah Sehat

Rasa takut biasanya bisa dikenali melalui gejala-gejala yang muncul pada fisik. Gejala-gejala tersebut antara lain seperti pusing, napas tersengal-sengal, detak jantung yang tidak beraturan, merasa mual dan berkeringat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Cara Menghilangkan Rasa Takut dengan Langkah Sehat
ilustrasi takut. www.underworldtales.com

Manusia memiliki berbagai jenis emosi yang muncul sebagai bentuk respon terhadap seseorang atau sesuatu. Ada yang bisa merasa senang karena mendapat hadiah ulang tahun, ada yang merasa sedih karena baru saja ditinggalkan kekasih, dan ada juga yang marah karena seseorang mengkhianatinya.

Begitu juga dengan rasa takut. Rasa takut merupakan salah satu reaksi emosi terhadap sesuatu atau seseorang yang wajar dialami pada manusia.

Rasa takut biasanya bisa dikenali melalui gejala-gejala yang muncul pada fisik. Gejala-gejala tersebut antara lain seperti pusing, napas tersengal-sengal, detak jantung yang tidak beraturan, merasa mual dan berkeringat.

Bahkan pada beberapa kasus yang serius, rasa takut juga bisa membuat seseorang mengalami muntah, gemetar hebat, pingsan, hingga kehilangan selera makan dan sulit untuk tidur.

Rasa takut bisa datang dan pergi dengan cepat. Hal ini tergantung pada seberapa dalam rasa takut itu dan juga adanya pemicu kemunculan rasa takut tersebut. Adapun beberapa hal yang mampu memicu seseorang untuk merasa takut. Adapun pemicunya antara lain:

Pemicu Rasa Takut

a. Trauma

Ada beberapa kasus di mana seseorang merasa takut dengan hewan, api, atau ketinggian. Ketakutan tersebut mungkin terjadi karena seseorang mengalami trauma di masa lalu yang belum diselesaikan, sehingga rasa takutnya masih ada meski kejadian tersebut sudah lama terjadi.

Salah satu contohnya adalah seseorang yang takut dengan kucing. Ketakutan tersebut mungkin hadir karena orang tersebut pernah dicakar atau digigit oleh kucing dan menyebabkan luka, sehingga membuatnya takut setiap kali melihat kucing meski kucing tersebut tidak melukainya.

b. Situasi yang Sedang atau Akan Terjadi

Seseorang juga bisa merasa takut karena sedang berada dalam situasi tertentu. Situasi tersebut bukanlah situasi yang genting dan berbahaya, namun situasi tersebut bisa jadi sangat menakutkan bagi seseorang.

Misalkan saat sedang presentasi, seseorang bisa merasa takut untuk berbicara karena ada banyak pasang mata yang mengawasinya.

Selain itu, ada juga orang yang merasa takut karena memikirkan tentang situasi yang akan terjadi di masa mendatang. Contohnya saat seseorang merasa takut untuk menyatakan cinta kepada orang yang disukai karena ia takut perasaannya tidak akan terbalas. Padahal kemungkinan perasaannya akan terbalas sama besarnya.

c. Adanya Bahaya yang Mengancam

Rasa takut juga bisa muncul pada diri seseorang karena ada situasi berbahaya. Misalkan ketika seseorang sedang berada di daerah konflik, sangat alami untuk merasa takut karena keselamatannya sedang terancam. Sama halnya ketika seseorang menjadi korban bencana alam.

Cara Menghilangkan Rasa Takut

Rasa takut memang merupakan suatu hal yang wajar. Namun apabila rasa takut itu muncul secara terus-menerus, akan berdampak buruk bagi orang yang mengalaminya.

Pada kemungkinan terburuk, rasa takut bisa mempengaruhi kesehatan tubuh dan mengganggu keberjalanan aktivitas sehari-hari.

Karena itu perlu dilakukan beberapa tindakan agar rasa takut tersebut bisa menghilang. Cara menghilangkan rasa takut adalah sebagai berikut:

a. Akui Rasa Takut

Cara menghilangkan rasa takut yang pertama adalah dengan mengakui perasaan takut itu sendiri. Wajar bagi manusia untuk merasa takut atas sesuatu. Mengakui bahwa diri sedang merasa takut akan membantu mengurangi kepanikan diri serta mencari solusi atas rasa takut tersebut.

b. Kenali Rasa Takut

Cara menghilangkan rasa takut selanjutnya adalah dengan mengenali rasa takut tersebut. Hal ini berupa apa yang ditakuti dan mengapa hal tersebut ditakuti. Mencari sumber ketakutan akan mempermudah diri dalam memetakan solusi yang bisa dilakukan terhadap ketakutan tersebut.

c. Menenangkan Diri

Ketika merasa takut, cobalah untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan pergi ke tempat yang lebih sepi, fokus pada ritme pernapasan, serta memikirkan hal-hal yang baik.

Berpindah ke tempat yang tidak terlalu berisik akan mengurangi rasa panik, sedangkan mengatur pernapasan akan membantu diri untuk berfokus pada diri. Memikirkan hal-hal yang indah atau lucu juga bisa membantu mengalihkan rasa takut tersebut.

d. Menghadapi Rasa Takut

Menghadapi rasa takut memang beresiko, namun di saat yang sama cara tersebut efektif untuk menghilangkan rasa takut akan sesuatu. Ketika menghadapi sesuatu yang menakutkan, keberanian bisa bertambah dan bisa jadi justru membuktikan bahwa apa yang ia takutkan bukanlah sesuatu yang berarti.

e. Bercerita Tentang Rasa Takut

Cara menghilangkan rasa selanjutnya adalah dengan membuka diri kepada seseorang mengenai ketakutan tersebut. Bercerita kepada orang terdekat bisa membantu menguraikan sumber ketakutan yang ada di dalam diri dengan mendengar sudut pandang orang lain.

Sedangkan bagi penderita trauma yang serius, bercerita pada orang biasa mungkin kurang efektif. Karena itu disarankan untuk segera menemui psikolog untuk penanganan yang lebih profesional.

f. Apresiasi Diri

Cara menghilangkan rasa takut yang terakhir adalah dengan memberi afirmasi positif terhadap diri sendiri. Menanamkan kepercayaan bahwa Anda bisa melewati fase ini akan membantu menumbuhkan keberanian diri sehingga rasa takut itu menjadi lebih kecil dari Anda.

Mulai dengan hal sederhana dengan menyebutkan “Aku bisa melakukan ini,” “Aku adalah orang yang kuat,” atau “Ini bukan masalah besar.”

Kemudian apabila Anda berhasil melewati atau menghadapi rasa takut itu, jangan lupa untuk melakukan apresiasi kepada diri sendiri. Apresiasi diri bisa dilakukan dengan memuji diri sendiri seperti “Kamu hebat karena sudah melewati ini” atau dengan berjalan-jalan dan membeli makanan yang disukai.

Memberikan apresiasi kepada diri sendiri mampu menumbuhkan rasa percaya diri seseorang. Sehingga ketika dihadapkan pada ketakutan yang sama di lain waktu, rasa takut tersebut tidak sebesar sebelumnya atau bahkan telah hilang sama sekali.

Rekomendasi