Cara Membayar Fidyah Sebelum Ramadan, Jangan Sampai Terlewat Batasnya

Cara membayar fidyah sebelum Ramadan memang tidak dianjurkan untuk dilakukan, tetapi pada beberapa alasan yang sah fidyah dapat dilakukan sebelum Ramadan. Penting juga untuk mengetahui batas waktu pembayaran fidyah agar tidak terlewat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Cara Membayar Fidyah Sebelum Ramadan, Jangan Sampai Terlewat Batasnya
Menunaikan Fidyah. Liputan6/iStockphoto ©2020 Merdeka.com

Ibadah puasa Ramadan merupakan salah satu Rukun Islam yang wajib dipenuhi oleh umat beragama Islam. Ibadah ini dilakukan dengan menahan lapar dan dahaga sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Namun, pada beberapa kondisi seorang muslim yang tidak dapat melaksanakannya. Bagi seorang muslim yang tidak mampu melaksanakan ibadah puasa dapat mengganti dengan membayar fidyah.

Baca juga: Cara Wanita Hamil Harus Mengganti Membayar Utang Puasa Ramadhan Karena Hamil Dan Menyusui

Fidyah dapat dilakukan langsung pada hari seseorang tidak mampu melaksanakan puasa. Bisa juga dilakukan pada sebelum dan saat Ramadan.

Cara membayar fidyah sebelum Ramadan memang tidak dianjurkan untuk dilakukan, tetapi pada beberapa alasan yang sah fidyah dapat dilakukan sebelum Ramadan. Penting juga untuk mengetahui batas waktu pembayaran fidyah agar tidak terlewat.

Apa Itu Fidyah?

Fidyah merupakan pembayaran yang harus dilakukan oleh seorang muslim yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan. Keadaan ini disebabkan karena alasan kesehatan atau keadaan lain yang tidak memungkinkan seperti hamil, menyusui, musafir, dan lainnya. Fidyah dihitung berdasarkan jumlah hari puasa yang tidak dilakukan oleh seorang muslim.

Cara membayar fidyah sebelum Ramadan dapat berupa pemberian makanan kepada orang yang membutuhkan atau uang kepada lembaga amal. Besar nilai fidyah disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat setempat atau ditetapkan oleh lembaga amal tersebut.

Mengapa Seorang Muslim Harus Membayar Fidyah?

Agama Islam mewajibkan setiap umatnya yang sudah baligh untuk menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan. Bagi yang meninggalkannya akan mendapat dosa. Namun, agama Islam tidak memberatkan umatnya yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa dengan alasan tertentu. Akan tetapi, seorang muslim yang tidak mampu tersebut harus membayar fidyah sebagai pengganti puasa yang tidak dilakukan.

Fidyah menjadikan seorang muslim dapat menunaikan kewajiban ibadah puasa meskipun tidak dilakukan secara fisik. Melansir muslim.or.id, para ulama Hanafiyah, Syafi’iyah, dan Hanabilah sepakat bahwa seorang muslim yang tidak mampu menunaikan qada’ puasa dikenai fidyah. Allah SWT berfirman.

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” (QS. Al Baqarah: 184)

Ibnu ‘Abbas radiyallahu ‘anhuma mengatakan.

هُوَ الشَّيْخُ الْكَبِيرُ وَالْمَرْأَةُ الْكَبِيرَةُ لاَ يَسْتَطِيعَانِ أَنْ يَصُومَا ، فَلْيُطْعِمَانِ مَكَانَ كُلِّ يَوْمٍ مِسْكِينًا

“(Yang dimaksud dalam ayat tersebut) adalah orang-orang yang sudah sangat tua dan nenek tua, yang tidak mampu menjalankannya, maka hendaklah mereka memberi makan setiap hari kepada orang miskin.”

Fidyah diwajibkan pada seorang muslim yang tidak mampu melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan. Cara membayar fidyah sebelum Ramadan sebagai bentuk keringanan dalam agama Islam.

Batas Membayar Fidyah

Tidak ada batasan waktu khusus untuk membayar fidyah sebelum Ramadhan. Namun, pembayaran fidyah disarankan untuk membayar fidyah secepat mungkin. Seorang muslim dapat membayar fidyah pada hari itu juga ketika tidak mampu melaksanakan puasa. Bisa juga diakhirkan sampai hari terakhir Ramadhan.

Melansir muslimah.or.id, sebagaimana yang dilakukan oleh sahabat Anas radiyallahu’anhu saat beliau sudah tua.

“Dari Anas bin Malik radiyallahu’anhu, ia mengatakan bahwa ia tidak mampu berpuasa pada satu tahun (selama sebulan), lalu ia membuat satu bejana tasrid (roti yang diremuk dan direndam dalam kuah), kemudian mengundang sebanyak 30 orang miskin, sehingga dia mengenyangkan mereka.” (Sahih sanadnya, Irwalul Ghalil IV:21 dan Daruquthni II: 207, Nomor 16)

Dalam beberapa kondisi, seorang muslim dapat melakukan cara membayar fidyah sebelum Ramadan. Kondisi ini dilakukan ketika terdapat alasan yang sah pada seorang muslim. Seorang muslim dapat memulai membayar fidyah sebelum hingga hari terakhir Ramadan disesuaikan dengan jumlah hari puasa itu ditinggalkan. 

Seorang Muslim yang Sah Membayar Fidyah Sebelum Ramadhan

Pembayaran fidyah yang dilakukan sebelum Ramadan memang tidak dianjurkan untuk dilakukan. Idealnya, seorang muslim dapat membayar fidyah saat dimulainya Ramadan. Namun, terdapat beberapa kondisi seorang muslim diperbolehkan membayar fidyah sebelum Ramadhan. Berikut alasan sah seorang muslim dapat membayar fidyah sebelum Ramadan.

  • Kondisi kesehatan yang membutuhkan pengobatan agar kondisinya tidak memburuk.
  • Seorang wanita hamil yang membutuhkan tambahan nutrisi untuk kesehatan dirinya dan janin dalam kandungan.
  • Ketidakmampuan fisik seperti orang tua yang lemah atau cacat.

Cara Membayar Fidyah Sebelum Ramadhan

Bagi seorang muslim dengan alasan yang sah tidak mampu menjalankan ibadah puas, fidyah dapat dilakukan sebelum Ramadan dimulai. Pembayaran fidyah dapat berbentuk makanan atau uang yang disesuaikan dengan kondisi internal maupun eksternal dalam dirinya.

Berikut cara membayar fidyah sebelum Ramadan:

  1. Terlebih dahulu menghitung jumlah hari yang tidak bisa menjalankan ibadah puasa. Ini penting sebagai dasar perhitungan nilai fidyah yang harus dibayar.
  2. Menentukan bentuk fidyah yang akan dibayar, apakah uang atau makanan. Jika ingin membayar dalam bentuk uang, pastikan untuk membayar sesuai dengan kondisi setempat, kemampuan finansial, dan ketentuan lembaga amal. Jika ingin membayar dengan makanan, pastikan memilih makanan yang sesuai dengan kondisi setempat dan cukup bernutrisi seperti beras atau gandum.
  3. Cara membayar fidyah sebelum Ramadan selanjutnya dengan mencari lembaga amal atau yayasan yang menerima pembayaran fidyah. Pastikan lembaga amal tersebut terpercaya dan amanah.
  4. Melakukan pembayaran fidyah melalui lembaga amal atau yayasan yang dipilih. Jangan lupa untuk mencatat tanda terima pembayaran dan mengecek kembali apakah pembayaran fidyah sudah diterima oleh lembaga amal atau yayasan tersebut.

Selain melalui lembaga atau yayasan, seorang muslim juga dapat membayarkan fidyah dengan memberikan bahan mentah atau makanan untuk orang-orang miskin. Bisa juga dengan mengundang orang-orang miskin yang disesuaikan dengan jumlah puasa yang akan ditinggalkan.

Cara membayar fidyah sebelum Ramadan dilakukan agar seseorang tetap dapat menjalankan ibadah puasa meski tidak secara fisik. Selain itu, pembayaran fidyah juga dapat memberikan manfaat bagi orang-orang yang membutuhkan.

Rekomendasi