Baru-baru ini viral video yang memperlihatkan mobil Patroli dan Pengawal (Patwal) milik kepolisian menabrak pengendara motor di Lumban Julu, Kabupaten Toba. Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Senin (27/2). Korban diketahui berinisial PDB dan berumur 15 tahun.
Dilansir dari unggahan @medantau.id (2/3), akibat kecelakaan itu korban mengalami patah tulang dan luka ringan. Pasca kejadian, korban yang masih duduk di bangku SMP itu langsung dirawat di Rumah Sakit Vita Insani, Pematangsiantar.
Video kecelakaan yang direkam oleh akun Tiktok bernama jonysilalahi12 sempat menjadi viral di sosial media khususnya di wilayah Sumatra Utara.
Advertisement
Kronologi Kejadian
Kasat Lantas Polres Toba, Iptu RT Gunawan Siahaan menjelaskan kronologi kejadian yang melibatkan mobil kepolisian dan pengendara sepeda motor.
"Pada saat itu ada iring-iringan mobil Patwal dan sudah melintas seluruhnya. Saat mobil patwal penutup (yang menabrak) dengan pengendara sepeda motor mengalami benturan pada sudut kanan lampu Patwal," ucap Gunawan.
Menurut Iptu Gunawan, korban terkejut lantaran kendaraan yang berada di depannya itu tiba-tiba mengurangi kecepatan lantaran ada mobil iring-iringan tersebut. Korban langsung belok ke kanan untuk menghindar, namun nahas dirinya justru bersenggolan dengan mobil Patwal.
"Kalau ada iring-iringan, kendaraan baik yang berada di jalur berbeda akan memperlambat kecepatannya. Sepeda motor ini (korban) mungkin kaget melihat kendaraan di depannya melambat, kemudian langsung mengambil ke kanan dan akhirnya bersenggolan," terang Iptu Gunawan mengutip dari @medantau.id.
Advertisement
Alami Luka
Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka ringan di bagian kening dan dagu. Selain itu ia juga mengalami patah tulang pada bagian pergelangan tangan sebelah kanan.
"Korban sendiri kita lihat luka robek pada kening, lecet pada dagu. Namun, mengalami patah tulang pada pergelangan tangan sebelah kanan," ungkap Iptu Gunawan.
Hingga sekarang, pihak kepolisian nampaknya terus mengamati kondisi korban.
"Sekarang di rawat di Rumah Sakit Vita Insani didampingi ibunya. Kita juga melihat terus bagaimana perkembangan kesehatan si korban tersebut," tuturnya.