Bacaan Doa Ketika Hujan Angin, Berikut Artinya

Menurut ajaran Islam salah satu hal yang penting dilakukan ketika menghadapi sesuatu yang menakutkan adalah dengan berdoa kepada Allah SWT. Tak ada sebaik-baiknya pelindung, selain Allah SWT.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
Bacaan Doa Ketika Hujan Angin, Berikut Artinya
ilustrasi berdoa. © pexels.com/Timur Weber

Beberapa bulan terakhir ini hujan deras disertai angin kencang kerap mengguyur beberapa daerah di Indonesia. Angin puting beliung hingga kebanjiran jadi salah satu kekhawatiran yang dirasakan masyarakat ketika hujan angin turun. Hujan yang pada mulanya dianggap berkah bila disertai angin berlebihan akan menjadi sesuatu yang menakutkan.

Menurut ajaran Islam salah satu hal yang penting dilakukan ketika menghadapi sesuatu yang menakutkan adalah dengan berdoa kepada Allah SWT. Tak ada sebaik-baiknya pelindung, selain Allah SWT. Selain perlindungan, selepas membaca doa saat hujan angin, hati kamu akan diliputi rasa tenang.

Berikut ini informasi mengenai doa ketika hujan angin, lengkap dengan artinya telah dirangkum dari laman NU Online dan berbagai sumber lainnya:

1. Doa Rasulullah Saat Melihat Mendung Tebal

Saat menyaksikan langit mulai mendung dan awan terlihat hitam kelam, Rasulullah SAW bergegas meninggalkan semua pekerjaan dan langsung membaca bacaan doa ketika hujan angin berikut ini sesuai dengan HR. Imam Abu Dawud, Imam Ahmad, dan Imam al-Baihaqi yaitu sebagai berikut :

وروت عائشة رضي الله عنها أن النبي صلي الله عليه وسلم كان إذا رأي ناشئا في أفق السماء ترك العمل, وإن كان في الصلاة ثم يقول: ((اللهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا)) فإن أمطرنا قال: (اللهُمَّ صَيِّبًا هَنِيْئًا)

Artinya:
“Diriwayatkan Sayyidah Aisyah ra. sesungguhnya Nabi SAW ketika melihat awan hitam di langit, beliau langsung meninggalkan pekerjaan, meskipun beliau sedang melakukan shalat, kemudian berucap: “Allahumma innî a’ûdzu bika min syarrihâ” (ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari keburukan awan ini).” Dan ketika turun hujan, beliau berucap: “Allahumma shayyiban nâfi’an (ya Allah turunkanlah hujan yang membawa manfaat dan kesenangan).” (Imam Abu Bakr al-Thuthusyi al-Andalusi, al-Du’a al-Ma’tsûr wa Âdâbuhu wa Mâ Yajibu ‘alâ al-Dâ’î Ityâ’nuhu wa Ijtinâbuhu, h. 170-171)

2. Doa Saat Melihat Angin Besar

Saat menjumpai angin bertiup kencang dan menimbulkan ketakutan, seorang muslim hendaknya membaca bacaan doa ketika hujan angin agar angin tersebut tidak menjadi bencana dan malapetaka. Adapun bacaan doanya yaitu sebagai berikut:

عن أبي هريرة قال: سمعت النبي صلي الله عليه وسلم يقول: الريح من روح الله تعالي تأتي بالرحمة وتأتي بالعذاب, فإذا رأيتموها فلا تسبوها واسألوا الله خيرها واستعيذوا بالله من شرها

Artinya:
“Dari Sayyidina Abu Hurairah ra. beliau berkata: “Aku mendengar Nabi SAW bersabda: ‘Angin adalah bagian dari pemberian Allah, bisa membawa rahmat dan juga bisa membawa azab. Jika kalian melihatnya, jangan mencelanya, mohonlah kepada Allah kebaikannya dan berlindunglah kepada Allah dari keburukannya.” (Imam Abu Bakr al-Thuthusyi al-Andalusi, al-Du’a al-Ma’tsûr wa Âdâbuhu wa Mâ Yajibu ‘alâ al-Dâ’î Ityâ’nuhu wa Ijtinâbuhu, h. 171)

Setiap dari kita yang berdoa kepada Allah SWT tentu ingin doanya terkabul. Maka dari itu, kita perlu menjaga adab-adab atau sejenis tata cara dalam berdoa.

Adapun secara garis besar adab berdoa, termasuk bacaan doa ketika hujan angin, yang baik agar terkabul adalah sebagai berikut:

  1. Memakan yang halal
  2. Meyakini diijabah doanya
  3. Menjaga hati agar tidak lalai saat berdoa
  4. Tidak meminta sesuatu yang mengandung dosa
  5. Tidak meminta sesuatu yang dapat memutuskan silaturahmi
  6. Tidak meminta sesuatu yang dapat menyia-nyiakan hak umat Islam
  7. Tidak meminta sesuatu yang mustahil secara umum
  8. Memanfaatkan waktu-waktu yang afdhal dalam berdoa, yaitu waktu sujud dan waktu jeda antara azan dan iqamah
  9. Wudhu dan salat terlebih dahulu sebelum berdoa
  10. Menghadap kiblat dan mengangkat tangan saat berdoa
  11. Tobat dan mengakui dosa terlebih dahulu sebelum berdoa
  12. Ikhlas dalam berdoa
  13. Membuka doa dengan tahmid dan shalawat nabi
  14. Mengakhirinya dengan shalawat nabi
  15. Membaca shalawat nabi di tengah doa
Rekomendasi