Berita duka kini datang menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Pada Sabtu (4/12) kemarin pukul 23.55 WIB, musisi jazz senior, Idang Rasjidi meninggal dunia. Kabar tersebut diungkapkan langsung melalui unggahan Instagram oleh Shadu Rasidi, personel Deadsquad sekaligus putra dari almarhum.
Diketahui, pria 63 tahun ini meninggal dunia di Rumah Sakit Azra Bogor. Mewakili keluarga, Shadu menyampaikan permintaan maaf sekaligus meminta doa yang terbaik untuk sang almarhum.
"Innalillahi wa inailaihi rajiun, telah meninggal dunia Ayahanda kami tercinta Chaidar Idang Rasjidi, pukul 23.35 di RS Azra Bogor. Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau semasa hidup dan mohon doa agar mendapatkan tempat yang terbaik disisi Allah. Amin.." tulis Shadu di Instagram.
Kabar duka tersebut tentunya membawa duka mendalam bagi seluruh pihak, terlebih bagi keluarga yang ditinggalkan. Sebelum meninggal, Idang diketahui mengidap penyakit komplikasi dari diabetes melitus. Akibatnyakomplikasi itu, sang musisi akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.
Berikut beberapa ulasan mengenai sosok musisi jazz Idang Rasjidi.
Advertisement
Profil
Idang Rasjidi merupakan musisi jazz senior Tanah Air yang dikenal kepiawaiannya dalam memainkan piano. Diketahui, keahlian sang musikus jazz dalam memainkan piano didapatkannya dari guru pertamanya yakni Ny. Kandran, yang kemudian dikembangkannya.
Awal karier pria kelahiran Bangka Belitung, 26 April ini yakni saat dirinya bergabung dengan pencipta lagu Abadi Soesman dalam sebuah acara televisi anak-anak di TVRI. Namun, di saat itu dirinya belum bermain piano, tetapi sebagai pemain bass.
Seiring berjalannya waktu, barulah Idang dipercaya menjadi pemain keyboard di kelompok musik tersebut. Sejak saat itu, dirinya pun langsung melejit dan dikenal sebagai seorang pianis Jazz.
Advertisement
Projek Musik
Berbagai macam projek musik pun sudah dilakoni oleh Idang Rasjidi. Ia pernah terlibat dalam rekaman album penyanyi senior Tika Bisono di era 1980-an, bersamaan dengan musisi lainnya yakni Chandra Darusman, Jopie Item, Tito Sumarsono dan Uche Haryono.
Tak hanya itu saja, dirinya juga pernah berkolaborasi dengan musisi Indra Lesmana dengan membuat sebuah grup bernama Indra Lesmana-Idang Rasjidi Reformation Jazz. Selain itu, ia juga membentuk Jakarta All Star bersama Kibound Maulana bersama anggota lainnya Embong Rhardjo, Cendi Luntungan, Jeffrey dan Adjie Rao.
Advertisement
Album
Sepanjang karier bermusik, Idang Rasjidi sudah membuat lima album. Album perdananya diberi nama Heaven and Heart yang dirilis tahu 1996. Selanjutnya ada Jazzy Christmas tahun 2004, Live at For Seassons tahun 2005, Sound Of Hope tahun 2008 dan terakhir yaitu Sound Of Truth tahun 2009.
Tak hanya Idang saja, rupanya bakat musik jazz-nya itu juga menurun pada kedua anaknya, Shadu dan Shaku Rasjidi.