Sediakan 400 Bed, Asrama Haji Medan Disulap Jadi Lokasi Isoter Baru Pasien Covid-19

Asrama Haji Medan disulap menjadi lokasi isolasi terpadu (isoter) bagi pasien Covid-19 di Sumatra Utara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sediakan 400 Bed, Asrama Haji Medan Disulap Jadi Lokasi Isoter Baru Pasien Covid-19
Sediakan 400 Bed, Asrama Haji Medan Disulap Jadi Lokasi Isoter Baru Pasien Covid-19. Instagram/@edy_rahmayadi ©2021 Merdeka.com

Tempat isolasi terpadu (isoter) bagi pasien Covid-19 di Kota Medan bertambah. Kali ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) menyulap Asrama Haji Medan di Jalan AH Nasution menjadi salah satu lokasi isoter penanggulangan Covid-19 di wilayah ini.

Lokasi isoter Asrama Haji Medan ini diresmikan oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada Selasa (10/8) dan sudah mulai beroperasi.

Asrama Haji ini sebagai lokasi isoter di Sumut di bawah manajemen RSUP Adam Malik. Di lokasi ini berisi sebanyak 400 tempat tidur yang akan diperuntukkan bagi pasien Covid-19 dari seluruh Sumut.

Melansir dari Liputan6.com, berikut informasi selengkapnya.

Diperuntukkan Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Sama seperti lokasi isoter lainnya di Kota Medan, lokasi isoter Asrama Haji ini diperuntukkan bagi pasien Covid-19 yang tanpa gejala.

Selain itu, pasien Covid-19 yang sudah bergejala ringan atau masa penyembuhan dari rumah sakit bisa menjalani isolasi di lokasi ini.

Nantinya, bagi masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan (prokes) kemudian dites PCR dan dinyatakan positif Covid-19, juga akan ditempatkan di gedung isoter ini.

Pelayanan Gratis

Gubernur Edy mengatakan, perawatan pasien Covid-19 di Asrama Haji Medan ini tidak akan dipungut biaya apapun alias gratis. Pasien akan mendapatkan makan, obat dan vitamin yang semuanya ditanggung oleh pemerintah. Namun, masyarakat wajib mengikuti aturan yang berlaku di lokasi isoter ini. "Harus ikuti syarat aturan di sini. Kapan saatnya olahraga, karena nanti disediakan fasilitas olahraga. Kapan istirahat, harus taat aturan. Pakaian juga harus sopan, supaya gak jadi cemooh," ujar Gubernur Edy.

Rekomendasi