Tayangan religi baik berupa FTV, sinetron, bahkan acara dakwah masih menjadi tontonan favorit para penonton layar kaca. Banyak stasiun TV yang berlomba-lomba menghadirkan acara religi dengan konsep menarik dan mudah dipahami.
Indosiar juga memiliki program religi bertajuk Tasbih. Selain pembawa acara yang menarik perhatian, kehadiran Ustaz Subki Al-Bughury juga membawa nuansa dakwah yang teduh dan menenteramkan hati. Pembawaannya yang santai juga membuat pembahasan dakwah mudah diterima para penonton.
Tasbih Indosiar juga selalu mengemas isu terkini dalam setiap episode dakwahnya. Tasbih Indosiar juga pernah mengangkat tentang masalah persaudaraan.
Berikut penjelasan Ustaz Subki terkait saudara yang tidak akur di Tasbih Indosiar.
Advertisement
Lesty selaku pembawa acara memberikan pertanyaan terkait bagaimana persaudaraan dalam islam. Ustaz Subki pun langsung menjawab bahwa dalam Islam harusnya kita bersama-sama membangun hubungan yang mulia dengan penuh kebaikan.
“Bahwa memang Allah SWT lahir dari seorang ibu, ibu melahirkan seorang ibu, maka hubungan tersebut akan menjadi lebar persaudaraan. Yang diinginkan oleh islam adalah supaya kita semuanya bersama mewujudkan cita-cita mulia dan membangun rumah tangga baik keluarga kecil maupun besar,“ ungkap Ustaz Subki.
Saling berbagi dan mencari solusi jika ada permasalahan, itulah persaudaraan dalam artian Islam.
“Kalau memang ada kenikmatan yang didapatkan, ya dibagi kenikmatan, kalo ada problematika, ya di rembuk bersama. Itulah persaudaraan dalam islam,” sambung ustaz Subki
Advertisement
Memang banyak sekali jenis permasalahan yang ada di keluarga kita. Bahkan, ada juga permasalahan di mana sesama saudara yang tidak akur dan saling bermusuhan, hingga menimbulkan kebencian. Melihat kejadian itu, Ustaz Subki pun memberikan jawabannya.
“Memang di keluarga itu berbagai macam sikapnya, kalo dia emang membenci kita, kita jangan membenci, dia berbuat jelek, kita berikan kebaikan walaupun tak harus mahal. Jika dia masih benci juga kita harus berdoa agar kebencian dan kedengkian nya itu dicabut dari dalam dirinya," jelas Ustaz Subki.