Jane Shalimar baru saja menghembuskan napas terakhir pada Minggu (4/7) kemarin. Ia meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19.
Jane Shalimar merupakan salah satu artis yang mengawali kariernya sejak kecil. Ia menjadi bintang iklan saat berusia 7 tahun.
Saat itu Jane terpilih menjadi cover perempuan favorit pilihan pembaca majalah Aneka. Setelah itu ia masuk dalam dunia hiburan Tanah Air.
Jane bermain di beberapa judul sinetron. Tak hanya berkiprah di dunia hiburan, ia juga terjun ke dunia politik. Berikut perjalanan karier Jane Shalimar di dunia politik.
Advertisement
Caleg Partai Nasdem di Tahun 2013
Jane akhirnya memutuskan terjun ke dunia politik dan meninggalkan dunia hiburan. Pada tahun 2013 ia memutuskan bergabung dengan Partai Nasdem.
Melalui Partai Nasdem, Jane menjadi caleg dapil DKI III untuk memperebutkan 1 kursi di DPR. Namun ia gagal melaju ke Senayan.
Advertisement
Bergabung dengan Partai Demokrat
Pada 2016, Jane memutuskan untuk bergabung dengan Partai Demokrat. Ia pun dipercaya sebagai pengurus Partai Demokrat.
Kiprahnya dengan Partai Demokrat cukup aktif. Pada 2018, Jane Shalimar mendaftar sebagai anggota DPRD di daerah pemilihan Kecamatan Beji, Limo dan Depok.
Advertisement
Ketua Panitia Deklarasi Barisan Teman Agus-Sylvi
Menjadi pengurus Partai Demokrat membuat Jane Shalimar berkecimpung di beberapa kegiatan. Ia pun mengemban amanah menjadi ketua panitia deklarasi Barisan Teman Agus-Sylvi (Batas) pada tahun 2017.
Batas merupakan kelompok masyarakat yang mendukung Agus dan Sylvi dalam pemilihan calon gubernur DKI Jakarta.
Advertisement
Pernah Masuk di Bursa Calon Pibub Sukabumi
Jane Shalimar memang memilih untuk berganti-ganti partai. Pada tahun 2020, ia melakukan pendekatan dengan PPP Sukabumi.
Jane disebut maju sebagai Wakil Bupati menggantikan Reni Marlinawati menemani Sirodjudin yang diusung DPC PDIP Kabupaten Sukabumi sebagai calon bupati pada Pilkada. Namun, adanya perubahan strategi koalisi partai, Jane Salimar tak dipilih sebagai Wakil Bupati.