Pencurian merupakan salah satu tindak kriminal yang harus diberantas. Hukuman setimpal harus diberikan kepada pelaku pencurian agar memberikan efek jera. Kurang lebih hal ini yang ingin diberikan Jeremmy Thomas kepada pelaku pencurian di rumahnya.
Melansir dari Antaranews.com, Jeremy melaporkan tindak pencurian di rumahnya pada 3 Desember 2020 ke Polsek Metro Cilandak. Setelah ditelusuri lebih jauh, ada beberapa fakta terkait pencurian yang terjadi di rumah Jeremy.
Tersangka kasus pencurian ini merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) yang bekerja dengan keluarga Jeremy. Keduanya telah bekerja dengan Jeremy Thomas kurang lebih selama 3 minggu. Hal ini dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Metro Cilandak, AKP I Komang Agus.
"Modus pelaku melamar kerja sebagai ART. Mereka bekerja kurang lebih tiga minggu," tutur Komang.
Advertisement
Fakta ART
Menurut penelusuran polisi, pencuri di rumah Jeremy menggunakan modus sebagai ART untuk melangsungkan aksinya. Tak hanya bekerja sendiri, pencuri di rumah Jeremy berjumlah dua orang. AKP I Komang Agus bahkan menambahkan jika keduanya berstatus suami istri.
"Pelaku ada dua orang, MAB, laki-laki berusia 26 tahun dan istrinya MLT berusia 23 tahun," ungkap AKP Komang.
Advertisement
Curi Sepatu hingga Tas Bermerek
Berkedok menjadi ART di rumah salah satu artis kaya di Indonesia, MAB dan MLT berhasil menggasak barang-barang mewah milik keluarga Jeremy. Mulai dari sepatu mahal hingga tas-tas bermerek berhasil dibawa MAB dan MLT. Tas hadiah ulang tahun milik Valerie bahkan juga ikut dibawa oleh sepasang pencuri ini.
"Saya juga kaget, baru lihat juga barang-barangnya. Ada tas fitnes saya, baju bisnis anak saya, sepatu, tas hadiah ulang tahun putri saya," tutur Jeremy.
Advertisement
Barang Curian Dikumpulkan di Garasi
Bekerja secara terorganisir, MAB dan MLT membagi tugasnya saat melancarkan aksi pencurian. Salah satu di antara mereka berperan sebagai pengawas korban dan yang lain mengambil barang-barang incaran. Setelah berhasil mencuri, keduanya mengumpulkan barang curian di garasi.
"Peranan MAB mengawasi korban. Begitu tidak ada di kamar, (MAB) perintahkan istrinya MLT untuk ambil barang lalu dikumpulkan dan disimpan di garasi," terang AKP Komang.