Setiap anak pasti ingin dilahirkan dengan kondisi yang sempurna dan dibesarkan penuh kasih sayang. Sayangnya, tak semua anak lahir dengan nasib yang sama.
Seperti yang dialami oleh bocah berusia 21 tahun, bernama Muzakir. Bocah yang tinggal di Dusun Pidada, Desa Sintung, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah ini memiliki pertumbuhan tidak normal seperti manusia pada umumnya.
Zakir, sapaan akrabnya, memiliki postur tubuh bak anak yang belum berusia tiga tahun. Badannya kecil, dan belum bisa berbicara.
Kisah pilu Zakir ini dibagikan oleh akun Instagram @nenk_update pada Kamis (20/8). Dalam video yang diunggah, memperlihatkan kondisi dan kehidupan bocah yang kini hanya tinggal berdua dengan sang kakek.
Advertisement
Kelainan Sejak Lahir
Zakir mengidap kelainan ini sejak Ia lahir. Tak seperti anak normal di usianya, saat ini Ia hanya memiliki berat 10 kilogram dan tinggi postur tubuh 60 cm di umur 21 tahun.
Tak hanya itu, Ia memiliki struktur kulit dan rambut yang sangat lembut seperti bayi yang masih berumur tiga bulan. Zakir juga belum bisa berbicara. Ia hanya bisa mengeluarkan suara-suara khas saat ingin mengatakan sesuatu, persis seperti anak yang sedang belajar berbicara.
Advertisement
Ditinggal Orangtua Sejak Kecil
Malangnya nasib Zakir, sejak masih berada di kandungan usia 2 bulan, Ia sudah ditinggal pergi ayahnya. Hingga kini, tak diketahui di mana keberadaan sang ayah.Bahkan setelah lahir, Ia harus kembali merasakan kehilangan orangtua karena ibunya meninggalkannya dan menikah lagi dengan laki-laki lain.
Advertisement
Dirawat Sang Kakek
Sejak kecil, Ia dirawat oleh kakek dan neneknya. Namun, sang nenek sudah lama meninggal dunia. Sesuai pesan mendiang sang nenek, Zakir tetap dirawat di kediaman sang kakek sampai saat ini.Sampai usia 21 tahun seperti sekarang, Ia hanya hidup berdua bersama sang kakek. Tak pernah mengeluh, sang kakek setia merawat dan membesarkan Zakir seorang diri.
Advertisement
Didukung Tetangga Sekitar
Meski hanya hidup berdua dengan kakeknya, Zakir tinggal di lingkungan yang baik. Ia memiliki tetangga-tetangga yang selalu memperhatikan dan menyayanginya. Tetangga di sekitarnya tak pernah mempermasalahkan kondisi Zakir dan bisa menerimanya meski Ia tak seperti anak normal lainnya."Dia tu sukanya jalan-jalan. Suka juga main gitar. Dia tu seneng banget kalau main musik," ujar salah satu tetangganya dalam video unggahan tersebut.