Dikaruniai Empat Anak, Kartika Putri Ungkap Alasan Berhenti Tambah Momongan

Sang suami, Habib Usman Yahya sebenarnya mengaku ingin menambah momongan. Namun pernyataan tersebut langsung ditolak oleh Kartika Putri. Ia membeberkan alasannya untuk tidak menambah momongan.

Dimas Putra Mandegani
Oleh Dimas Putra Mandegani - Reporter
Dikaruniai Empat Anak, Kartika Putri Ungkap Alasan Berhenti Tambah Momongan
potret Kartika Putri dan anak sambungnya. ©2020 Merdeka.com/instagram Kartika Putri

Lama tak terdengar kabarnya, artis cantik Kartika Putri saat ini sedang disibukkan dengan aktivitasnya mengurus keempat anak-anaknya. Walaupun banyak rekan artis yang sedang hamil atau baru saja melahirkan, presenter yang pandai berbicara dengan logat ngapak ini tak tergiur untuk menambah momongan.

Seperti dilansir Liputan6.com, sang suami, Habib Usman Yahya sebenarnya mengaku ingin menambah momongan. Namun pernyataan tersebut langsung ditolak oleh Kartika Putri. Ia membeberkan alasannya untuk tidak menambah momongan.

Suami Ingin Tambah Anak

Habib Usman mengaku jika diberi rezeki, ia ingin menambah momongan. Namun hal itu ditolak dengan tegas oleh Kartika. Ia bahkan tidak berpikir untuk menambah momongan.

"Aku enggak mau dan enggak kepikiran tambah momongan," kata Kartika Putri dengan tegas.

Sibuk Mengurus Anak

Alasannya adalah selama pandemi COVID-19 ini, sang suami cukup sibuk dengan anak-anaknya. Terutama dengan anak bungsunya.

"Selama pandemi anak terkecil nurut sama Habib. Kemana sama Habib semua. Mumpung ada bapaknya kasih ke bapaknya terus. Kalau mau tidur aja nggak mau sama aku, matanya merem baru mau sama aku," kata Kartika Putri.

Saling Bekerja sama


Walaupun tak sependapat masalah rencana menambah momongan, rumah tangga keduanya terbilang harmonis. Mereka saling bekerja sama mengurus keempat anaknya. 

"Kalau belum merem lihatin bapaknya mulu. Kalau nyusuin pun harus liat bapaknya, jadi bapaknya harus ada di belakang aku," sambungnya.

Ramai Seperti TK

Menurut Kartika, kehadiran empat anak sudah lebih dari cukup. Ia tidak bisa membayangkan akan ketambahan satu momongan lagi. Dirinya mulai khawatir karena nanti rumahnya akan terlihat seperti Taman Kanak-Kanak.

"Aduh ramai rumah, entar dulu. Sudah empat kan, kalau 5,6,7 takutnya kayak dibilang taman kanak-kanak. Wah empat saja sudah capek sekali. Enggak, belum mau nambah," tutupnya.

Rekomendasi