Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenang Kepergian Nike Ardilla 19 Maret 1995, Ini Deretan Prestasinya

Mengenang Kepergian Nike Ardilla 19 Maret 1995, Ini Deretan Prestasinya Nike Ardilla. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Hari ini, tepat pada tanggal 19 Maret 26 tahun yang lalu, sebuah mobil Honda Civic Genio biru metalik yang dikendarai bintang pop terkenal 90-an menabrak pohon. Bintang pop tersebut mengembuskan napas terakhir, namun namanya bersemi hingga kini.

Ialah Nike Ardilla, gadis kelahiran Bandung, 27 Desember 1975 yang menutup usia pada umurnya yang ke-19 tahun. Para penggemar berduka selama belasan tahun, dan berziarah ke makam Nike setiap tahunnya.

Tak hanya itu, bahkan Keke, panggilan akrab Nike Ardilla dibuatkan sebuah museum yang berisi barang-barangnya bahkan hingga mobil yang dikendarainya saat kecelakaan untuk mengenang penyanyi muda itu.

Nike juga merupakan satu-satunya penyanyi Indonesia yang berita kepergiannya dimuat dalam majalah musik internasional, Billboard. Billboard mengabarkan kepergian Nike Ardilla dalam majalahnya edisi 20 Mei 1995.

Nike banyak menorehkan prestasi dan pengalaman berharga di usia yang cukup muda, membuatnya sulit dilupakan bahkan setelah kepergiannya berpuluh tahun silam.

Nike Ardilla Mendirikan Sekolah Luar Biasa

Bagian yang mungkin tidak banyak diketahui orang dari Nike alah ia telah menggagas dan mendirikan Sekolah Luar Biasa di Cipamokolan Bandung. Sekolah tersebut berdiri pada tahun 1992, untuk anak-anak tuna grahita dan masih beroperasi hingga kini.

SLB Nike Ardilla yang terletak di Cipamokolan Bandung adalah bukti nyata jiwa sosialnya yang tinggi. Nike mendirikan SLB ini untuk anak-anak tuna grahita pada tahun 1992 dan masih beroperasi hinga hari ini.

Awal mulanya suatu hari Nike sedang jalan-jalan bersama sang ayah dan tak sengaja melihat anak-anak tuna grahita yang hidup menggelandang. Secara spontan Nike bilang pada sang ayah untuk mendirikan SLB dan menampung mereka yang kurang beruntung.

Setelah dana yang dimiliki dirasa cukup, Nike pun mewujudkan impian terpujinya itu. Nike Ardilla juga didaulat menduduki peringkat 4 dari 100 wanita paling berpengaruh di Indonesia. Berpengaruh karena kegiatan amal yang ia lakukan di seluruh penjuru Indonesia ditiru oleh remaja perempuan saat itu. Amal menjadi gaya hidup tersendiri bagi mereka.

Artis Multitalent: Jadi Model dan Bintangi Sederet Film dan Sinetron

Meski lebih dikenal sebagai seorang penyanyi, namun Nike Ardilla sebenarnya adalah gadis multitalenta yang juga menggeluti dunia akting. Film pertamanya berjudul "Kasmaran" dibintangi saat usianya masih 11 tahun.

Film lain yang dibintanginya adalah Gadis Foto Model, Si Kabayan & Anak Jin, Si Kabayan Saba Metropolitan, Lupus 4, Nakalnya Anak Muda, Cinta Anak Muda, Olga & Sepatu Roda, Nuansa Gadis Suci, Kembali Lagi, Saputangan Bandung Selatan, Opera Anak Juang Indonesia, dan masih banyak lagi. Dia juga membintangi sejumlah sinetron ; Bunga Kampus, Senandung Senja, Impian Pengantin, Sukreni Gadis Bali, Ceplas-Ceplos, None, Trauma Marissa, Warisan, Jalur Putih, dll.   Selain di dunia entertainment, Nike juga berprestasi di bidang modeling di antaranya juara dua pemilihan Model LA Clarks Jeans 1989 dan juara favorit Gadis Sampul 1990 dan eksis di sejumlah iklan berbagai produk. Didukung dengan wajah cantik dan penampilan yang modis menjadikan nya sebagai role-model di kalangan anak muda era 90-an. Tentu yang membuat pamornya tak habis-habis adalah di usianya yang masih sangat muda, ia sudah menghasilkan 131 lagu (13 album) dan 21 film/sinetron. Pencapaian yang masih sangat jarang pada zamannya kala itu.

Album Bintang Kehidupan yang berisikan 10 lagu tersebut kala dirilis pada Februari 1990 silam, terjual lebih dari 6 juta copy dan merupakan angka penjualan yang luar biasa.

Tak hanya sukses dalam penjualan album, karier perempuan cantik itu makin cemerlang dengan meraih juara pada Asia Song Festival yang diadakan di Shanghai, China.

Memiliki Fans Setia Hingga Kini

Nike Ardilla memiliki penampilan necis yang menunjukkan aura tersendiri. Bahkan hingga ini, gaya Nike Ardilla pada tahun 90-an masih menjadi panutan dan tak lekang oleh waktu.

Usai Nike Ardilla dinyatakan tewas dalam kecelakaan maut tersebut, para penggemarnya pun sangat berduka. Penjualan album Nike dan lagu terbaiknya juga tiba-tiba laris tidak hanya di kota besar seperti Jakarta atau Bandung saja tapi juga kota-kota lainnya.

Banyak penggemar yang masih melayat ke makam Nike hingga ini, diketahui pula akun fanbase  Instagram @nikeardillaofficial kini telah mencapai 130 ribu pengikut.

(mdk/amd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP