Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Covid-19 Meningkat, Dinkes Sumut Lakukan Ini untuk Antisipasi Omicron

Kasus Covid-19 Meningkat, Dinkes Sumut Lakukan Ini untuk Antisipasi Omicron Kegiatan Testing PCR di Depok. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Indonesia mengalami gelombang ketiga Covid-19, di mana saat ini sejumlah daerah di Tanah Air mengalami kenaikan kasus Covid-19. Kondisi ini diperparah dengan adanya Covid-19 varian baru, Omicron, yang kasusnya juga semakin meningkat.

Di Sumatra Utara (Sumut) sendiri, per 4 Februari 2022 kasus positif Covid-19 mencapai 107.145 kasus. Menurut data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, angka tersebut adalah hasil kenaikan sebanyak 198 orang yang merupakan transmisi lokal.

Untuk pasien sembuh, totalnya sebanyak 103.287 kasus setelah mendapat tambahan 10 orang. Sementara untuk kasus kematian akibat Covid-19, saat ini di Sumut nihil penambahan sehingga total 2.900 orang.

Dari pasien positif, ada yang saat ini tengah menjalani perawatan dan sebagian melakukan isolasi. Terkait kasus Covid-19 yang semakin naik ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut melakukan pengetatan pengawasan, sekaligus untuk mengantisipasi penyebaran Omicron.

Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.

Dinkes Minta Posko Covid-19 Diaktifkan Kembali

Naiknya kasus Covid-19, membuat Dinkes Sumut memperketat pengawasan khususnya di level mikro. Hal ini dirasa lebih efektif untuk mencegah penularan Omicron.

Sekretaris Dinkes Sumut, Aris Yudhariansyah mengatakan bahwa pihaknya meminta masing-masing kabupaten dan kota untuk mengaktifkan kembali posko-posko Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan. Aturan ini sesuai dengan Instruksi Gubernur Sumut nomor 188.54/3/INST/2022 yang berlaku sampai 14 Februari 2022 mendatang.

"Kita minta masing-masing kabupaten dan kota untuk mengoptimalkan posko penanganan COVID-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran COVID-19," katanya pada Jumat (4/2).

Selain itu, Dinkes saat ini juga memperketat pengawasan dan pemeriksaan kedatangan orang di pintu masuk Sumut, baik jalur darat, laut maupun udara. Kemudian testing dengan melakukan tes usap Covid-19 secara acak di ruang-ruang publik akan kembali dilakukan.

Gencarkan Vaksinasi Anak

Sementara itu, saat ini Dinkes Sumut masih terus menggencarkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun untuk meningkatkan herd immunity. Vaksinasi anak tersebut sudah mencapai 74,30 persen dari total sasaran 1.616.233 anak. "Untuk dosis pertama sudah mencapai 74,30 persen dan dosis kedua 3,60 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut Ismail Lubis. Ismail mengatakan bahwa pihaknya akan terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi agar bisa mencapai 100 persen dalam waktu dekat. Karena vaksinasi ini merupakan upaya paling penting yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 di tengah masyarakat saat ini.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP