Introvert adalah Orang yang Fokus ke Diri dan Senang Menyendiri, Ketahui Ciri-Cirinya
Merdeka.com - Kita sudah kerap mendengar istilah introvert dan ekstrovert serta menjadikannya patokan untuk melabeli beberapa orang yang dikenal.
Carl Jung, seorang psikolog, mulai menggunakan istilah introvert dan ekstrovert pada tahun t1920-an dan mengkategorikan orang ke dalam dua tipe kepribadian ini berdasarkan bagaimana mereka mendapatkan atau menghabiskan energi mereka atau bagaimana mereka menghadapi lingkungan mereka.
Penyebab pasti dari perilaku introvert atau ekstrovert tidak diketahui. Otak dari dua tipe kepribadian bekerja sedikit berbeda satu sama lain. Penelitian telah menunjukkan bahwa introvert memiliki aliran darah yang lebih tinggi ke lobus frontal (bagian anterior/depan otak) daripada ekstrovert. Tingkat dopamin (zat kimia otak) pada introvert saat terpapar keramaian rendah.
Dengan demikian, introvert tidak terlalu senang berada di lingkungan yang bising. Lobus frontal otak membantu penalaran, perencanaan, pemecahan masalah, berbicara, dan melakukan aktivitas multi-langkah dan lebih aktif ketika mereka sendirian atau di tempat yang lebih tenang. Introvert dan ekstrovert memiliki tingkat dopamin yang sama, tetapi mereka bereaksi berbeda terhadapnya. Memiliki kepribadian introvert hingga ekstrovert juga dapat dipengaruhi oleh genetika dan hormon.
Berikut merdeka.com selengkapnya rangkum tentang introvert beserta ciri-cirinya:
Mengenal introvert
Definisi introvert adalah seseorang yang lebih menyukai lingkungan yang tenang dan tidak terlalu ramai. Introvert cenderung merasa terkuras setelah bersosialisasi dan mendapatkan kembali energi mereka dengan menghabiskan waktu sendirian. Ini sebagian besar karena otak introvert merespons dopamin secara berbeda dari otak ekstrovert seperti yang dikutip dari laman introvertdear.
Menurut American Psychological Association (APA), introvert adalah orang yang memiliki kecenderungan ke arah batin, pikiran, dan perasaan mereka. Mereka biasanya lebih tertutup, pendiam, dan tenang, dan mereka biasanya lebih suka bekerja sendiri. Introvert adalah kebalikan dari ekstrovert.
Ciri-ciri kepribadian seorang introvert
Berikut beberapa ciri kepribadian umum terkait dengan kepribadian introvert:
Lebih suka waktu untuk diri sendiri
Gagasan berada di rumah sendirian itu mendebarkan, tidak melelahkan. Periode kesendirian ini sangat penting untuk kesehatan dan kebahagiaan seorang introvert.
Meski hanya menghabiskan waktu dengan beristirahat atau terlibat dalam suatu kegiatan, kesendirian adalah momen yang amat melegakan. Introvert sering menikmati waktu untuk membaca, berkebun, membuat kerajinan, menulis, bermain game, menonton film, atau melakukan aktivitas lain yang dilakukan sendiri.
Terkuras oleh interaksi sosial
Sementara ekstrovert tidak akan melewatkan malam senggang dengan teman-temannya, introvert tahu kapan mereka sudah merasa cukup dan perlu mengisi bahan bakar mereka kembali.
Lebih suka bekerja sendiri
Jika proyek kelompok terasa berlebihan, Anda mungkin seorang introvert. Introvert sering bekerja paling baik ketika mereka bekerja sendiri. Isolasi memungkinkan introvert untuk fokus secara mendalam dan menghasilkan pekerjaan berkualitas tinggi.
Ini bukan untuk mengatakan introvert tidak bekerja dengan baik dengan orang lain; mereka hanya lebih memilih untuk mundur dan fokus pada tugas yang ada, daripada menavigasi aspek sosial dalam sebuah kelompok.
Memiliki lingkaran teman dekat dan menyukainya
Jangan salah mengira lingkaran kecil teman introvert sebagai tanda bahwa mereka tidak bisa berteman atau tidak suka bersosialisasi. Bahkan, mereka senang berbicara dengan orang-orang dan mengenal orang lain. Mereka juga lebih suka menyendiri dari lingkaran kecil teman. Hubungan berkualitas tinggi adalah kunci kebahagiaan bagi para introvert.
Introspektif dan ingin tahu
Anda mungkin mendapati diri Anda melamun atau memikirkan sesuatu jauh sebelum membuat rencana tindakan atau mengangkat satu jari untuk mengubah apa pun.
Introvert memiliki proses pemikiran batin yang sangat aktif. Itu juga membawa mereka ke arah refleksi diri dan penelitian. Introvert berdedikasi untuk mengejar minat mereka dan merasa siap dan banyak membaca.
Dianggap melakukan zonasi dan tidak fokus
Introvert sering "melarikan diri" dari situasi dengan membuat zona atau membiarkan pikiran mereka mengembara dari tugas yang ada. Bagi Anda, ini mungkin cara untuk meninggalkan situasi yang terasa terlalu kacau atau tidak nyaman; itu semacam mekanisme bertahan hidup. Tetapi bagi orang lain, sepertinya Anda tidak fokus.
Lebih suka menulis daripada berbicara
Anda lebih nyaman menuliskan pikiran Anda daripada membicarakannya, terutama ketika Anda tidak siap. Anda lebih suka memikirkan tanggapan Anda karena gaya komunikasi Anda terfokus dan penuh perhatian.
Anda dapat melanjutkan percakapan, tetapi jika keputusan diperlukan, Anda mungkin ingin lebih banyak waktu untuk mempertimbangkan pilihan Anda sehingga merasa yakin dengan pilihan tersebut.
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya