Bahaya Mencukur Alis dan Lamanya Waktu Rambut Tumbuh Kembali
Merdeka.com - Tren kecantikan terus membuat seseorang untuk memperbarui tampilannya setiap waktu. Hal-hal yang mungkin tak dipedulikan oleh orang lain mungkin sangat dipikirkan oleh yang lainnya, misalnya saja perihal alis.
Alis tak hanya digambar dengan pensil alis untuk membuat kesan yang lebih tajam, namun juga bisa pula dicukur jika seseorang merasa alisnya tidak rapi atau terlalu tebal.
Banyak orang akan merasa tidak nyaman karena kekurangan alis atau memiliki alis yang tidak normal dalam beberapa hal. Ada pun yang secara ekstrem mencukur semua alisnya karena ingin lebih leluasa memiliki bentuk alis sesuai yang digambarnya.
Lantas apa bahaya mencukur alis yang perlu diketahui? Berikut merdeka.com merangkumnya di bawah ini:
Amankah Mencukur Alis?
Alis bersama dengan bulu mata membantu menjaga mata Anda bebas dari kotoran. Jadi, bersiaplah untuk sedikit lebih rentan terhadap hal-hal seperti debu, kotoran, dan keringat yang masuk ke mata jika Anda mencukur habis alis Anda.
Anda juga harus memastikan bahwa Anda rajin menerapkan SPF tambahan pada alis yang dicukur sepanjang hari.
Mencukur alis aman jika, seperti bagian tubuh lainnya yang halus, dilakukan dengan hati-hati.
Saat mencukurnya sendiri, penting untuk bersikap lembut untuk menghindari torehan dan luka. Ketika berniat mencukur alis, penting pula untuk mengambil tindakan pencegahan ekstra, pastikan untuk selalu memegang pisau cukur pada suatu sudut saat bercukur.
Selain itu pilihan lain seperti menghilangkan rambut, seperti tweezing atau waxing, sebaiknya dilakukan oleh seorang profesional.
Bahaya Mencukur Alis dan Risikonya
Meski aman mencukur alis, namun bukan tanpa risiko. Ada beberapa bahaya mencukur alis yang mesti diperhatikan. Karena ini berada di area wajah, tentu harus lebih hati-hati untuk melakukan segala sesuatu yang berdampak pada penampilan di wajah.
Bahaya mencukur alis membawa beberapa risiko jaringan parut, tetapi hanya jika Anda melukai kulit sedang mencukur. Anda juga bisa merasakan iritasi, seperti yang mungkin dirasakan saat bercukur di area lain.
Benjolan Pisau Cukur
Jika tidak dicukur dengan teknik yang tepat, mencukur dapat menarik rambut dan mengiritasi folikel, yang menyebabkan benjolan pisau cukur yang memerah.
Selain itu pencukuran berulang dan teratur di area yang sama juga dapat menyebabkan iritasi kulit, perubahan tekstur, dan pigmen sekunder (hiperpigmentasi pasca-inflamasi).
Tampak Lebih Tebal Ketika Mereka Tumbuh Kembali
Setelah mulai mencukur, apakah itu kaki atau janggut, Anda mungkin memperhatikan bahwa rambut itu terlihat berbeda ketika muncul kembali.
Fenomena yang sama dapat terjadi pada alis Anda. Ketika rambut tumbuh kembali, ujungnya tumpul karena dipotong di tengah-tengah, dan semuanya tumbuh lebih panjang pada saat yang sama. Ini bisa membuat alis tampak lebih kasar dan tebal dan kasar.
Kehilangan Alis Selama Berbulan-Bulan
Rambut setiap orang tumbuh kembali pada tingkat yang berbeda, dan alis mungkin tumbuh dengan kecepatan yang berbeda dari rambut di kepala Anda, yang membuat mencukur alis Anda cukup berisiko.
Anda tidak dapat memprediksi berapa lama waktu yang dibutuhkan alis untuk tumbuh kembali, karena tingkat pertumbuhan rambut bersifat genetik dan berkaitan dengan usia.
Kiat Mencukur Alis yang Tepat
Berikut kiat mencukur alis yang tepat:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya