8 Makanan untuk Penderita Asam Lambung Beserta Pantangannya
Merdeka.com - Asam lambung terjadi ketika ada aliran balik asam dari lambung ke kerongkongan. Ini umum terjadi, namun hal ini dapat menyebabkan komplikasi seperti mulas dan mual. Asam lambung yang terjadi berkali-kali akan menyebabkan Gastroesophageal reflux disease (GERD).
Ketika seseorang menelan, pita otot yang melingkar di sekitar bagian bawah kerongkongan (sphincter esofagus bagian bawah) berelaksasi untuk memungkinkan makanan dan cairan mengalir ke perut. Kemudian sfingter menutup lagi.
Jika sfingter mengendur secara tidak normal atau melemah, asam lambung dapat mengalir kembali ke kerongkongan Anda. Aliran asam yang terus-menerus ini dapat mengiritasi lapisan kerongkongan Anda, dan seringkali menyebabkan peradangan.
Makanan yang Anda makan memengaruhi jumlah asam yang dihasilkan lambung Anda. Mengonsumsi jenis makanan yang tepat adalah kunci untuk mengendalikan asam lambung atau penyakit gastroesofageal reflux (GERD), suatu bentuk asam lambung yang parah dan kronis.
Berikut makanan untuk penderita asam lambung yang bisa mengurangi konsumsi asam dilansir dari berbagai sumber:
Sayuran

iStockphoto
Jika Anda menyukai sayuran hijau dan mengalami asam lambung, Anda cukup beruntung. Asparagus, bayam, kangkung dan kubis brussel semuanya memiliki sifat basa, yang artinya, mereka baik untuk perut dan sistem pencernaan Anda.
Kandungan rendah lemak dan gula yang alami membuat sayuran dapat membantu mengurangi asam lambung.
Jahe

2018 Merdeka.com/Pixabay
Makanan untuk penderita asam lambung lainnya ialah Jahe. Jahe memiliki sifat anti-inflamasi alami, dan merupakan pengobatan alami untuk mulas serta masalah pencernaan lainnya.
Anda dapat menambahkan parutan atau irisan jahe ke dalam resep masakan Anda, smoothie atau minum teh jahe untuk mengurangi gejala.
Oatmeal

Shutterstock
Oatmeal adalah alternatif sarapan yang baik, dan merupakan sumber serat yang sangat baik. Diet tinggi serat telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena asam lambung. Pilihan serat lainnya yaitu roti gandum dan beras gandum.
Seperti makanan berserat tinggi lainnya, makanan untuk penderita asam lambung ini juga dapat membantu mencegah gejala asam lambung. Serat tidak hanya meningkatkan kesehatan usus, tetapi juga mengurangi sembelit dan membuat Anda merasa kenyang dalam waktu lama setelah memakannya.
Nikmati oatmeal Anda dengan susu rendah lemak atau almond, karena keduanya rendah lemak dan bersifat basa.
Daging Tanpa Lemak dan Makanan Laut

2020 Merdeka.com/Muhammad Permana
Daging tanpa lemak, seperti ayam, kalkun, ikan, dan makanan laut, rendah lemak dapat mengurangi gejala asam lambung.
Cobalah memasak makanan tersebut dengan cara dipanggang atau direbus, hindari menggoreng karena minyak kelapa sawit tidak baik untuk kesehatan.
Lemak Sehat

2019 Merdeka.com/Pixabay
Makanan untuk penderita asam lambung lainnya yaitu makanan yang mengandung lemak sehat. Sumber lemak sehat di antaranya yaitu alpukat, kenari, biji rami, minyak zaitun, minyak wijen, dan minyak bunga matahari.
Kurangi asupan lemak jenuh dan lemak trans dan gantilah dengan lemak tak jenuh yang lebih sehat ini.
Yogurt

womanshealthmag.com 2020 Merdeka.com
Yogurt memiliki efek menenangkan yang membantu menjaga ketidaknyamanan perut. Yogurt juga mengandung probiotik, sejenis bakteri baik yang ditemukan di saluran pencernaan yang memberikan dorongan bagi sistem kekebalan tubuh Anda.
Selain sebagai sumber protein yang baik, yogurt juga meningkatkan kemampuan Anda untuk mencerna makanan dengan benar. Jadikan yogurt lebih berdampak dengan menambahkan sedikit jahe, yang dapat bertindak sebagai anti inflamasi.
Pisang

Healthline
Buah rendah asam ini dapat membantu mereka yang mengalami asam lambung dengan melapisi lapisan esofagus yang teriritasi dan dengan demikian membantu mengatasi ketidaknyamanan.
Karena kandungan seratnya yang tinggi, pisang juga dapat membantu memperkuat sistem pencernaan Anda dan membantu menangkal gangguan pencernaan.
Salah satu serat larut yang ditemukan dalam pisang adalah pektin, yang membantu melancarkan buang air besar. Buang air besar secara teratur dapat mengosongkan lambung, yang berarti menghilangkan sisa makanan yang berada di lambung begitu lama sebab hal tersebut dapat menghasilkan asam berlebih.
Melon

Shutterstock/images72
Melon menjadi salah satu makanan untuk penderita asam lambung yang baik. Seperti pisang, melon juga merupakan buah yang sangat basa. Melon adalah sumber magnesium yang baik, yang ditemukan dalam banyak obat untuk asam lambung.
Makanan yang Harus Dihindari
Tidak semua makanan untuk penderita asam lambung aman. Ada makanan tertentu dapat memicu gejala GERD.
GERD adalah gangguan pencernaan. Membuat perubahan pola makan dan gaya hidup bisa sangat membantu dalam mencegah GERD.
Sebuah artikel yang diterbitkan dalam Gastroenterology Research and Practice Journal menemukan hubungan antara refluks esofagitis, yang merupakan peradangan yang biasanya disebabkan oleh GERD, dan asupan makanan tertentu yang tinggi.
Makanan yang mungkin memperburuk gejala GERD atau refluks esofagitis meliputi:
Susu

2019 Merdeka.com/Pixabay
Sebuah yang diterbitkan di Gut and Liver meneliti hubungan antara alergi susu sapi (CMA) dan gejala GERD pada anak-anak.
Para peneliti menemukan bahwa anak-anak dengan CMA sering mengalami gejala GERD setelah mengonsumsi susu sapi. Penelitian yang sedang berlangsung sedang menyelidiki apakah ini juga berlaku untuk orang dewasa.
Orang yang secara teratur mengalami ketidaknyamanan atau kembung setelah makan produk susu yang mengandung susu sapi baiknya mengurangi konsumsi susu untuk memperbaiki masalah pencernaannya.
Kolesterol

2015 Merdeka.com/shutterstock/Lukiyanova Natalia/frenta
Sebuah yang diterbitkan dalam Alimentary Pharmacology and Therapeutics mengeksplorasi hubungan antara kolesterol dan GERD.
Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak kolesterol dan asam lemak jenuh serta persentase kalori dari lemak yang lebih tinggi lebih mungkin mengalami gejala GERD.
Makanan Lainnya
Ada makanan tambahan yang biasanya menyebabkan GERD flare-up, yang sering direkomendasikan dokter untuk dihindari orang-orang dengan kondisi ini. Di antaranya yaitu:
Ada sedikit bukti klinis yang menghubungkan makanan ini dengan gejala GERD, tetapi pengalaman anekdotal dari beberapa orang dengan kondisi ini menunjukkan bahwa makanan ini dapat memperburuk gejala.
Namun, makanan pemicu dapat bervariasi dari orang ke orang. Orang dengan GERD harus mencoba menghilangkan setiap jenis makanan dari diet mereka untuk melihat apakah gejalanya membaik. Jika tidak, mereka dapat memasukkan kembali makanan itu ke dalam konsumsi mereka.
(mdk/amd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya