Viral, Ini 7 Potret Unik 'Lockdown' di Berbagai Desa di Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2020 21:23 Reporter : Intan Kumalasari
Viral, Ini 7 Potret Unik 'Lockdown' di Berbagai Desa di Indonesia lockdown daerah. ©2020 Merdeka.com/Twitter @arwnfrnda

Merdeka.com - Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19. Penyebaran virus yang berawal dari China ini begitu cepat. Data kasus yang terjangkit Covid-19 semakin bertambah. Hingga Sabtu (28/3), kasus positif Covid-19 mencapai 1.155 (orang), 46 (orang) dinyatakan sembuh, dan 87 (orang) meninggal.

Untuk menekan penambahan kasus positif Covid-19, pemerintah Indonesia melakukan berbagai cara. Mulai dari pembatasan interaksi di keramaian yang dikenal dengan istilah pysical distancing, mengimbau perusahaan untuk memberlakukan kerja dari rumah, hingga menerapkan belajar online bagi para siswa.

Sampai saat ini pemerintah Indonesia belum memberlakukan lockdown dikarenakan pertimbangan beberapa hal. Tetapi beberapa daerah ada yang memberlakukan 'lockdown' untuk mencegah penyebaran Covid-19. Lockdown yang diterapkan adalah membatasi orang dari luar daerah untuk masuk. Salah satunya terjadi di berbagai kampung di Yogyakarta.

Ketua RT 01 Dusun Randu, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem Wantoro (39) menerangkan jika warga di wilayahnya memasang spanduk lockdown. Wantoro menerangkan jika lockdown ini adalah sebuah pesan bagi warganya yang merantau. Pesan agar para perantau tak pulang dulu ke Sleman.

"Ini sebagai pesan untuk mengantisipasi warga kami yang ingin pulang. Disebarkan oleh keluarga kepada keluarga di luar kota untuk menunda pulang. Sudah mulai tersampaikan. Beberapa warga (perantau) Jakarta sudah mau pulang dengan imbauan lockdown bahwa warga yang mau pulang tidak jadi pulang," ujar Wantoro, Jumat (27/3) dilansir merdeka.com.

Selain beberapa kampung di Kabupaten Sleman, beberapa kampung di beberapa daerah di Indonesia pun memberlakukan hal yang sama. Beragam cara unik setiap kampung untuk menerapkan 'lockdown'.

Berikut cara unik beberapa desa yang memberlakukan 'lockdown'.

1 dari 7 halaman

#Lockdown Di Rumah Aja Ya Sheyeng

Warga Dusun Purworejo, Hargobinangun, Pakem, Sleman menutup akses jalan masuk ke dusunnya. Warga memutuskan untuk memberlakukan pembatasan dikarenakan kasus positif di DIY semakin meningkat.

Untuk menyampaikan pesan tersebut, warga menggunakan tulisan yang menarik. Jalan yang ditutup itu bertuliskan #Lockdown Di Rumah Aja Ya Sheyeng.lockdown daerah

2020 Merdeka.com/twitter @PutraYogha



2 dari 7 halaman

Stay At Home? Aku Rindu Kamu

Cara unik juga digunakan warga Kecamatan Godean, Sleman. Untuk menutup akses masuk di kampungnya warga memberi beberapa tulisan yang malah menarik perhatian.

Tulisan seperti REBAHAN ADALAH PASSION KAMI tertulis dengan jelas dan gamblang. Warga juga diminta untuk tetap berada di rumahnya.

Selain itu ada tulisan STAY AT HOME? AKU Rindu :(.

Ini adalah bentuk partisipasi warga dalam melawan virus corona.

lockdown daerah

2020 Merdeka.com/Twitter@faisalabdd11

3 dari 7 halaman

Rebahan Is Passion

Daerah Kledokan, Jalan Kaliurang KM 16,5 juga memberlakukan 'lockdown'. Akses masuk ke kampung ini pun ditutupi oleh kawat dan bambu.

Tidak boleh ada akses keluar masuk yang tidak penting. Uniknya, tertulis kalimat Rebahan Is Passion, sebagai bentuk ajakan untuk tetap berada di rumah.

lockdown daerah

2020 Merdeka.com/Twitter @aing_machan

4 dari 7 halaman

Dilarang Masuk Kamu Jelek

Warga Dusun Cebongan Kidul, Mlati, Sleman, juga menambah daftar yang memberlakukan 'lockdown'. Beberapa warga saling membantu untuk mempersiapkan tanda untuk menutup Dusun Cebongan.

Salah satu tulisan yang menarik perhatian yaitu kalimat Dilarang Masuk Kamu Jelek.

Warga memberikan pesan untuk menjaga kesehatan dan tetap di rumah saja.

lockdown daerah

2020 Merdeka.com/Twitter @arwnfrnda

5 dari 7 halaman

Penyemprotan Disinfektan Otomatis

Salah satu kampung membuat inovasi yang menarik. Warga yang akan memasuki daerah ini harus disemprot disinfektan terlebih dahulu.

Uniknya disenfektan ini berjalan secara otomatis. Warga yang masuk tinggal bertepuk tangan setelah itu disemprot dari bagian atas. Cara unik ini dilakukan warga di daerah Arjosari, Wonokerto, Turi, Sleman.

lockdown daerah

2020 Merdeka.com/Twitter @oktaherip

6 dari 7 halaman

Pembatasan Akses Masuk

Desa-desa di Kabupaten Sukoharjo juga tak mau kalah memberlakukan untuk 'lockdown'.

Mereka menggunakan bambu untuk menutup jalan sehingga dimaksudkan tidak ada masyarakat luar yang masuk.

lockdown daerah

2020 Merdeka.com/Twitter@Nurindria5

7 dari 7 halaman

Selain Warga Dilarang Masuk

Salah satu desa di Banjarnegara juga membatasi aktivitas keluar masuk warganya. Selain warga kampung dilarang memasuki wilayah desa.

Warga memasang bambu di setiap akses pintu masuk jalan. Pemberlakuan ini terjadi di Desa Purwonegoro, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara.

lockdown daerah

2020 Merdeka.com/Twitter@Dayat65649372 [kum]

Baca juga:
Warga Miskin India Terpaksa Bekerja Saat Lockdown, Terima Risiko Dipukul Polisi
Viral, Ini 7 Potret Unik 'Lockdown' di Berbagai Desa di Indonesia
Wali Kota Tegal: Yang Saya Lakukan untuk Menjaga Warga Saya
Pejabat dan Anggota DPR Terkena Corona, Syarief Hasan Minta Jokowi Lockdown Jakarta

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini