7 Ciri-ciri Anjing Marah, Jangan Sembarangan Bertindak

Perilaku agresif pada anjing sering kali disebabkan oleh rasa takut atau beberapa elemen yang mengganggu selama sosialisasi. Berikut merdeka.com merangkum ciri-ciri anjing marah:

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
7 Ciri-ciri Anjing Marah, Jangan Sembarangan Bertindak
Anjing. ©2012 Merdeka.com

Ketika Anda berada di sekitar hewan, selalu ada unsur ketakutan atau keraguan yang menyertai kedekatan ini. Anjing dapat melukai seseorang secara serius ketika mereka menggigit, bahkan jika pemilik anjing tidak menyadari bahaya yang mungkin dialami.

Sama seperti Anda, seekor anjing bisa marah karena berbagai alasan: kurangnya perhatian dari pemiliknya, stres yang terpendam, atau karena Anda mencoba membuatnya melakukan sesuatu yang tidak diinginkannya.

Perilaku agresif pada anjing sering kali disebabkan oleh rasa takut atau beberapa elemen yang mengganggu selama sosialisasi. Berikut merdeka.com merangkum ciri-ciri anjing marah:

Ciri-ciri anjing marah

Untuk mengatasi saat anjing marah, yang perlu dilakukan hanyalah mengamati dengan cermat dan melihat bagaimana ia bertindak. Berikut adalah beberapa tanda untuk mengetahui kapan anjing marah:

Menggonggong terus

Ketika menggonggong dengan keras ke arah Anda, anjing Anda marah.

Ketika gonggongannya tajam dan pendek

Anjing itu mencoba mengatakan sesuatu seperti "sudah cukup". Anjing menggunakan jenis gonggongan ini untuk mengakhiri situasi yang tidak menyenangkan dan mengganggunya. Mungkin juga menggunakan jenis kulit kayu ini ketika harus segera keluar dan tidak bisa menunggu lagi.

Geraman yang lembut dan terus-menerus

Tidak hanya berarti bahwa anjing itu marah, tetapi juga merupakan peringatan bagi Anda untuk berhenti melakukan apa pun yang mungkin mengganggunya. Ketika frekuensi gonggongan anjing meningkat dan ia menunjukkan giginya, ia bersiap-siap untuk memenuhi peringatan dan serangannya.

Ketika seekor anjing melolong berulang kali dalam nada yang meninggi

Semakin keras setiap kali ia mencoba untuk mendapatkan perhatian Anda. Jika ini terjadi, penting untuk tidak mengabaikan anjing Anda karena lolongan ini dapat menyebabkan manifestasi kemarahan yang lebih agresif.

Pupil membesar

Ketika anjing marah, matanya akan bulat, pupil matanya akan melebar, dan matanya akan menjadi sangat galak, diam, energik dan bersemangat seperti biasanya. Jika Anda melihat mata anjing berubah, Anda harus menenangkannya atau berhenti menggodanya.

Garis marah di mulut

Ketika anjing marah, mereka sering menunjukkan gigi dan seringainya, dan mulutnya akan menunjukkan garis kemarahan, yang terlihat sangat garang. Ini adalah salah satu tanda anjing yang marah, dan ini juga merupakan peringatan. 

Anjing juga akan menggertak dan lebih banyak anjing akan menunjukkan otot daripada berkelahi secara langsung. Saat anjing marah, Anda sebaiknya menenangkan anjing pada waktunya untuk menghindari gigitan dan pelampiasannya.

Kencing di barang-barang Anda

Jika anjing kencing di sepatu atau di tas Anda, itu pasti pertanda dia marah. Ini sebenarnya lebih mungkin ada sesuatu yang lain terjadi. Kencing di barang-barang Anda bisa menjadi tanda bahwa hewan peliharaan Anda menandai wilayahnya (yang, menurut Humane Society of the United States, lebih mungkin jika dia belum dikebiri ), merasa stres atau takut, atau mengatasi masalah yang tiba-tiba mengubah hidupnya seperti bayi baru atau hewan peliharaan lain.

Mungkin juga masalah medis membuatnya lebih sulit untuk pergi kencing di tempat yang benar. Anda mungkin ingin memeriksakan diri ke dokter hewan apakah ini masalah yang berulang.

Apa yang harus dilakukan ketika anjing marah?

(1) Kencangkan tali anjing

Ketika pemilik menghadapi situasi di mana anjingnya marah dan kehilangan kesabaran, dia harus mengencangkan tali anjingnya tepat waktu. Tali adalah alat untuk melindungi anjing dan lain-lain. Ketika ada jarak aman, itu bisa mencegah anjing menyerang!

(2) Yakinkan anjing tepat waktu.

Ketika anjing menunjukkan tanda-tanda kemarahan, pemilik harus menenangkan anjing tepat waktu, menggunakan bahasa, mainan, makanan ringan untuk menarik perhatian anjing, dan perlahan-lahan mengurangi keadaan emosional.

(3) Dorong anjing untuk bersosialisasi.

Membiarkan anjing lebih banyak keluar dan bersosialisasi serta beradaptasi dengan lingkungan sosial akan membantu mengurangi kepekaan anjing, beradaptasi lebih baik dengan lingkungan perkotaan, dan membantu anjing mengembangkan sikap ceria dan toleran.

(4) Jangan mengambil barang kesayangan anjing

Anjing memiliki sifat posesif tertentu, dan mereka akan memiliki tingkat dominasi tertentu atas pemiliknya, mainan, dan makanannya. Melihat orang lain mengambil makanan mainan anjing, pemilik harus menghentikannya tepat waktu agar anjing tidak terburu-buru menggigit.

Rekomendasi