Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

40 Kata-kata Gus Dur Tentang Kehidupan, Penuh Makna dan Menyejukkan Kalbu

40 Kata-kata Gus Dur Tentang Kehidupan, Penuh Makna dan Menyejukkan Kalbu Gus Dur. ©Reuters

Merdeka.com - Abdurrahman Wahid yang akrab dipanggil Gus Dur merupakan salah satu orang yang memiliki posisi penting di Indonesia terutama dalam hal menebar kedamaian. Gus Dur pernah menjabat sebagai presiden Republik Indonesia dan pada 2009 mendapat penghargaan dari Simon Wieshenthal Center (yayasan yang bergerak di bidang penegakan HAM dan toleransi antarumat beragama), New York, Amerika Serikat.

Meski telah lama berpulang kembali pada yang Maha Kuasa, namun tulisan-tulisan serta kata-kata Gus Dur menggema tak habisnya bagi para pengikutnya yang berusaha meneladani sikap bijaknya.

Berikut kata-kata Gus Dur tentang kehidupan yang penuh makna dan menyejukkan kalbu dilansir dari Brillio:

Kata-kata Gus Dur Tentang Kehidupan

1. "Sabar itu nggak ada batasnya, kalau ada batasnya berarti nggak sabar."

2. "Peran agama sesungguhnya membuat orang sadar akan fakta bahwa dirinya bagian dari umat manusia dan alam semesta."

3. "Memuliakan manusia berarti memuliakan penciptanya. Merendahkan manusia berarti merendahkan dan menistakan penciptanya."

4. "Tidak penting apa agama dan sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua manusia, maka orang tidak pernah tanya apa agamamu."

5. "Dalam hidup nyata dan dalam perjuangan yang tak mudah, kita bukan tokoh dongeng dan mitos yang gagah berani dan penuh sifat kepahlawanan."

6. "Bukalah hatimu dan bertindaklah dengan jujur."

7. "Dengan lelucon, kita bisa sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat."

8. "Kemajemukan harus bisa diterima, tanpa ada perbedaan."

9. " Tidak penting apapun agamamu atau sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu."

10. "Bangsa ini menjadi penakut! Karena tidak berani dan tidak mau bertindak menghukum yang bersalah."

11. "Pada dasarnya, setiap agama memiliki watak transformatif, yaitu berusaha menanamkan nilai-nilai yang baru dan menggantikan nilai-nilai yang lama yang dianggap bertentangan dengan ajaran-ajaran agama."

12. "Proses terjadinya pemahaman 36 kembali isi ajaran-ajaran agama dapat disebabkan oleh terjadinya reaksi terhadap adanya perubahan yang terjadi di luar agama itu, tapi juga di dalam ajaran agama itu sendiri dimungkinkan adanya proses pemahaman baru."

13. "Tugas pokok intelektual adalah mempertahankan kebebasan berpikir, bukannya membunuh kebebasan berpikir."

14. "Begitu agama mengubah dirinya menjadi penentu, tidak lagi hanya memengaruhi tetapi menentukan, maka dia telah berubah menjadi duniawi. Kalau hal ini yang terjadi, pada gilirannya dia bisa mengundang sikap represif. Agama menjadi represif, untuk mempertahankan dirinya."

15. "Perpustakaan adalah tempat untuk memenuhi dahaga ilmu pengetahuan."

16. "Pemahaman kembali terhadap ajaran-ajaran agama sering kali mengambil tema ‘kembali kepada ajaran yang benar atau kembali kepada ajaran yang asli’. Itulah sebabnya dalam setiap gerakan reformasi dalam Islam misalnya, selalu diambil tema kembali kepada Alquran dan Hadis."

17. "Guru spiritual saya adalah realitas. Dan guru realitas saya adalah spiritualitas."

18. "Di negeri kita demokrasi belum lagi tenggak dengan kokoh masih lebih berupa hiasan luar bersifat kosmetik daripada sikap yang melandasi pengaturan hidup yang sesungguhnya."

19. "Semakin tinggi ilmu seseorang, maka semakin besar rasa toleransinya."

20. "Kalau sekarang ini ada yang menjelekkan nama Islam, kita didik agar membawa nama Islam yang damai."

Kata-kata Gus Dur Penuh Makna

21. "Kalau Anda tidak ingin dibatasi, janganlah Anda membatasi. Kita sendirilah yang harusnya tahu batas kita masing-masing."

22. "Bukankah dengan demikian menjadi jelas bagi kita bahwa menerima perbedaan pendapat dan asal muasal bukanlah tanda kelemahan melainkan awal dari kekuatan."

23. "Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan. Terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berharga.”

24. "Tentang kecintaan, kasih sayang, penghargaan yang tulus kepada umat manusia, apa pun agama atau keyakinannya pada dasarnya sama-sama mengabdi pada manusia. Hanya ajarannya yang berbeda."

25. "Bukankah dengan demikian menjadi jelas bagi kita bahwa menerima perbedaan pendapat dan asal-muasal bukanlah  tanda kelemahan, melainkan menunjukkan kekuatan."

26. "Marilah kita  bangun bangsa dan hindari pertikaian yang sering terjadi dalam sejarah. Inilah esensi tugas kesejahteraan kita, yang tidak boleh kita lupakan sama sekali."

27. "Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin di jalan yang benar maka lanjutkan."

28. "Tuhan Yang Maha Besar, Maha Agung Maha Berkuasa tidak perlu dibela. Yang memerlukan pembelaan adalah manusia yang ditindas dan dianiaya."

29. "Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan, terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berharga."

30. "Maafkan musuh-musuhmu, tapi jangan lupakan kesalahan-kesalahannya."

Kata-kata Gus Dur Tentang Politik dan Kemanusiaan

31. "Demokrasi harus berlandaskan kedaulatan hukum dan persamaan setiap warga negara tanpa membedakan latar belakang ras, suku agama, dan asal muasal, di muka-undang-undang."

32. "Saya mengatakan kepada murid-murid bahwa kita mampu mendesak tanpa melakukan kekerasan, dan kita bisa berjalan ke arah demokrasi tanpa kekerasan. Dengan cara itu, Tuhan akan merestui kita."

33. "Keberhasilan pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam mensejahterakan umat yang mereka pimpin."

34. "Keberhasilan seorang pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam menyejahterakan umat yang mereka pimpin."

35. "Negara ini paling kaya di dunia tapi sekarang negeri ini menjadi melarat karena para koruptor tidak ditindak dengan tegas."

36. "Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian."

37. "Yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan."

38. "Bangsa ini menjadi penakut! Karena tidak berani menghukum yang bersalah."

39. "Tergantung pemerintah. Kalau pemerintah campur tangan terus dalam segala hal yang terjadi, adalah kami tidak ada jalan lain adalah membisikkan pada para pemilih golput aja bareng-bareng."

40. "Di negeri kita demokrasi belum lagi tenggak dengan kokoh masih lebih berupa hiasan luar bersifat kosmetik daripada sikap yang melandasi pengaturan hidup yang sesungguhnya."

(mdk/amd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP