Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

38 Kata-kata Mutiara Jean Paul Sartre tentang Eksistensi yang Penuh Makna

38 Kata-kata Mutiara Jean Paul Sartre tentang Eksistensi yang Penuh Makna Sartre. ©2020 Merdeka.com/pixabay

Merdeka.com - Jean-Paul Charles Aymard Sartre, lebih dikenal sebagai Jean-Paul Sartre, adalah seorang filsuf Prancis, kritikus sastra, penulis drama, aktivis politik, dan novelis yang terkenal. Dia memainkan peran penting dalam filsafat fenomenologi dan eksistensialisme.

Ia juga dianggap sebagai sosok yang dominan di abad 20 Marxisme dan filsafat Prancis. Tulisan, pemikiran, dan karyanya juga mencakup teori kritis, studi sastra, teori pasca-kolonial, juga sosiologi. Pada tahun 1964, dia diapresiasi dengan 'Hadiah Nobel Sastra,' tapi dia menolak untuk menerimanya.

Berikut merdeka.com merangkum kata-kata mutiara Jean Paul Sartre yang telah dikutip dari lautan luas karyanya, pemikiran, cerita pendek, buku, skenario, drama, esai kritis, esai filosofis, tulisan dan kehidupan lainnya:

Kata-kata Mutiara Jean Paul Sartre

1. Cinta laksana pohon yang tumbuh di hutan belantara, tumbuh di bawah rimbunan pepohonan besar tanpa sinar matahari. Pohon itu tetap tumbuh. Akan tetapi, tingkat pertumbuhannya akan lebih sempurna jika terkena sinar matahari. Matahari yang menyinari pohon itulah wajah atau gambaran hubungan dalam cinta.

2. Kita tak menilai orang yang kita cintai.

3. Dalam cinta, satu tambah satu adalah satu.

4. Seperti semua pemimpi, saya bingung dan kecewa dengan kebenaran.

5. Bagian terburuk dari dibohongi adalah mengetahui bahwa Anda tidak layak untuk mendapatkan kebenaran.

6. Aku adalah diriku sendiri dan aku ada di sini.

7. Aku menemukan bahwa hati manusia itu kosong dan hambar, kecuali di dalam buku.

8. Kebebasan adalah antara apa yang kita lakukan dengan apa yang telah dilakukan kepada kita.

9. Saya curiga terhadap hal-hal yang tidak disampaikan secara terbuka; karena di sanalah sumber segala kekacauan.

10. Penilaian Anda akan menghakimi Anda dan mendefinisikan Anda.

11. Hidup tidak akan ada artinya ketika Anda kehilangan ilusi yang abadi.

12. Hanya orang yang sedang tidak mengayuh yang memiliki waktu untuk ketenangan.

Kata-kata Mutiara Jean Paul Sartre yang Penuh Makna Mendalam

13. Setiap kata mempunyai konsekuensi, begitu juga keheningan.

14. Untuk mengetahui apakah hidup itu berharga, sesekali Anda harus mengambil resiko.

15. Eksistensi itu letaknya sebelum esensi.

16. Kehidupan dimulai dari sisi lain dari keputusasaan.

17. Eksistensi adalah ketidaksempurnaan.

18. Tak ada kenyataan kecuali dalam aksi.

19. Ketiadaan menghantui manusia.

20. Kita tidak tahu apa yang kita inginkan, namun kita bertanggung jawab untuk apa yang ada dalam diri kita, itulah faktanya.

21. Semuanya telah tahu, kecuali bagaimana untuk hidup.

22. Yang saya tahu tentang kehidupan saya, nampaknya saya telah belajar dari buku.

23. Kita adalah pilihan kita sendiri.

24. Manusia pada dasarnya ingin menjadi Tuhan.

25. Ketika orang kaya berperang, orang miskinlah yang mati.

26. Dibutuhkan matahari ganda untuk menerangi kedalaman kebodohan manusia.

27. Intelektual adalah seseorang yang ikut campur dengan apa yang bukan urusannya.

28. Kematian adalah kelanjutan dari hidup saya tanpa diri saya.

29. Hidup adalah kepanikan di teater yang terbakar.

30. Manusia dikutuk untuk bebas.

Kata-kata Mutiara Jean Paul Sartre yang Menggugah

31. Setiap orang harus menemukan jalannya.

32. Mungkin ada banyak waktu yang indah, namun saat ini adalah milik kita.

33. Menjadi, berarti memilih diri sendiri.

34. Orang miskin tidak tahu bahwa fungsi mereka dalam hidup adalah untuk melatih kemurahan hati kita.

35. Ada dua jenis orang miskin, mereka yang miskin bersama-sama dan mereka yang miskin sendirian. Yang pertama adalah orang miskin sejati, yang lainnya adalah orang kaya yang tidak beruntung.

36. Begitu Anda mendengar detail kemenangan, sulit untuk membedakannya dari kekalahan.

37. Manusia tidak dapat berbuat apa-apa kecuali ia telah terlebih dahulu memahami bahwa ia tidak boleh mengandalkan siapa pun kecuali dirinya sendiri; bahwa ia sendirian, ditinggalkan di bumi di tengah-tengah tanggung jawabnya yang tak terbatas, tanpa bantuan, tanpa tujuan lain selain yang ia tentukan sendiri, tanpa takdir selain yang dia tempa untuk dirinya sendiri di bumi ini. 

38. Apa yang dimaksud di sini dengan mengatakan bahwa keberadaan mendahului esensi? Itu berarti bahwa pertama-tama, manusia ada, muncul, muncul di tempat kejadian, dan, hanya setelah itu, mendefinisikan dirinya sendiri .... Bukan hanya manusia yang ia bayangkan menjadi, tetapi dia juga hanya apa yang dia inginkan setelah dorongan menuju keberadaan ini. Manusia tidak lain adalah apa yang dia buat dari dirinya sendiri. 

(mdk/amd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP