Liga 2: Banding Sanksi Tendangan Kungfu Syaiful Indra Cahya Dikabulkan, PSG Pati Lega

Liga 2: Banding Sanksi Tendangan Kungfu Syaiful Indra Cahya Dikabulkan, PSG Pati Lega

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Liga 2: Banding Sanksi Tendangan Kungfu Syaiful Indra Cahya Dikabulkan, PSG Pati Lega
Gelandang Persiraja, Muhammad Nadhiif dan bek AHHA PS Pati FC, Syaiful Indra Cahya. (Istimewa).

Bola.com, Yogyakarta - Perjuangan manajemen tim AHHA PS Pati atau PSG Pati dalam upaya banding terhadap sanksi Komisi Disiplin untuk Syaiful Indra Cahya berbuah manis.

Dengan pendampingan yang telah dikuasakan pada Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) selama proses banding, sanksi yang semula dijatuhkan pada Syaiful Indra Cahya akhirnya dicabut.

Sebelumnya, Syaiful dijatuhi sanksi berupa larangan bertanding empat pertandingan dan denda sebesar Rp10 juta. Eks pemain Arema FC itu dinilai melanggar kode disiplin PSSI tahun 2018 dengan melakukan gerakan tambahan.

Syaiful Indra Cahya melayangkan tendangan kungfu ke wajah gelandang Persiraja Banda Aceh, Muhammad Nadhiif ketika kedua tim berlatih tanding di Pancoran Soccer Field (PSF), Jakarta Selatan, Senin (6/9/2021). Kejadian itu membuat sepak bola Indonesia tercoreng.

Syaiful Indra Cahya bebas dari hukuman berdasarkan keputusan Komite Banding PSSI Nomor : 002/KEP/KB/LIGA 2/X/2021 tentang Hukuman Terhadap Syaiful Indra Cahya.

Ini berdasarkan atas segala analisis dan pendapat dari para anggota Komisi Banding PSSI, serta mempertimbangkan terhadap bukti dan fakta yang terjadi, maka Komisi Banding PSSI membebaskan hukuman yang semula dijatuhkan.

"Kami atas nama manajemen dan tim mengucapkan terima kasih kepada APPI atas pendampingannya selama proses banding pemain belakang kami, Syaiful Indra Cahya," kata COO AHHA PS Pati, Divo Sashendra.

Kembali Tampil

Tendangan kungfu bek AHHA PS Pati FC, Syaiful Indra Cahya terhadap gelandang Persiraja Banda Aceh, Muhammad Nadhiif. (Tangkapan layar YouTube AHHA PS FC).

Dengan demikian, Syaiful Indra Cahya dipastikan siap kembali tampil memperkuat Java Army dalam laga keenam Grup C Liga 2 2021 versus Persis Solo pada laga Rabu (3/11/2021) mendatang.

Dicabutnya sanksi Syaiful Indra ini tentu melegakan PSG Pati. Selama ini, Syaiful dikenal tak hanya tangguh di belakang. Namun, ia juga bisa diandalkan dalam mengeksekusi tendangan bebas.

Penampilan PSG Pati di musim ini sebenarnya masih kurang memuaskan. Digadang-gadang sebagai "tim sultan" pada awal musim, PSG baru meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima laga yang mereka jalani di Grup C Liga 2 musim ini.

Kondisi itu membuat Zulham Zamrun dan kolega untuk sementara ada di posisi lima dengan raihan empat poin. Jika tak segera berbenah, PSG bisa saja terjun ke Liga 3 pada musim depan. 

Kronologi

Bek AHHA PS Pati FC, Syaiful Indra Cahya setelah dikartu merah karena menebas gelandang Persiraja Banda Aceh, Muhammad Nadhiif. (Tangkapan layar YouTube AHHA PS FC).

Kejadian tendangan kungfu itu bermula ketika Nadhiif mengejar bola liar di pinggir lapangan. Syaiful Indra Cahya yang datang dari tengah menyapu bola dengan keras hingga kakinya menghajar kepala pemain berusia 20 tahun tersebut.

Wasit tanpa ampun mengganjar Syaiful Indra Cahya dengan kartu merah buntut dari permainan berbahayanya terhadap Nadhiif.

Tebasan dari Syaiful Indra Cahya membuat Nadhiif terkapar. Pemain bernomor punggung 12 itu juga mengerang kesakitan sehingga wasit memanggil tim medis untuk masuk ke lapangan.

Setelah mendapatkan sedikit perawatan, Nadhiif bangkit. Pemain yang baru didatangkan Persiraja pada musim ini tersebut terlihat tidak mengalami cedera serius dan mampu melanjutkan pertandingan.

Setelah kejadian itu, Syaiful Indra meminta maaf kepada Nadhiif. Namun, kejadian itu membuat netizen geram. Sang pemain dan klub mendapat kritikan dari netizen. (Bayu Satrio)

Rekomendasi