Banyak kasus kontroversial yang menimpa pemain sepakbola profesional yang berhasil terekspos kalangan media. Dari mulai aksi mabuk-mabukkan, membuat onar di klub, sampai membuat ulah di atas lapangan hijau.
Tak jarang beberapa pemain sepakbola menjadi sangat terkenal bukan karena skillnya yang di atas rata-rata melainkan karena sering berulah baik di dalam maupun di luar lapangan.
Berikut 10 pemain sepakbola yang paling bengal dan sulit diatur di jagat sepakbola internasional.
Advertisement
William Gallas menjasi salah satu pemain sepakbola yang dikenal memiliki attitude buruk dengan tempramen tinggi di atas lapangan.
Dirinya dikenal sebagai salah satu pemain dengan tempramen tinggi selama membela tim EPL, Arsenal. Dirinya pun kini memiliki citra buruk di mata fans Arsenal setelah dirinya memutuskan membelot ke tim rival sekota Tottenham beberapa musim lalu.
Setelah pindah ke Tottenham, Gallas pun sempat berulah kala melakukan protes berlebihan kala timnya melawan Birmingham City.
Advertisement
Luis Suarez juga menjadi salah satu pemain bengal di atas lapangan. Hal ini dibuktikan kala Piala Dunia 2014 lalu dirinya sempat melakukan tindakan menggigit lawan kala Uruguay bertemu Italia. Hal ini membuatnya mendapatkan skorsing bermain bola hingga 25 Oktober mendatang.
Aksi nakal Suarez memang tak hanya sekali, di gelaran Piala Dunia sebelumnya dirinya juga sempat menangkap bola dengan sengaja untuk mencegah bola masuk ke gawang timnya.
Advertisement
Carlos Tevez juga menjadi salah satu pemain bengal yang terkenal dengan sikapnya yang sering kurang hormat pada manager klub yang dibelanya seperti Sir Alex Ferguson, Alejandro Sabella, dan Roberto Mancini.
Bahkan salah satu aksi Tevez yang paling dikenal orang hingga kini adalah kasi dirinya membawa papan bertuliskan 'R.I.P Firgie' kala dirinya melakukan parade juara EPL bersama Manchester City.
Advertisement
Pemain Queens Park Rangers, Adel Taarabt menjadi pemain yang terkenal berkat sikap angkuh dan egoisnya sebagai pemain sepakbola internasional.
Taarabt diketahui pernah berselisih dengan Harry Redknapp kala membela Tottenham. Bahkan saat itu, tak hanya sekali dirinya berselisih paham dengan Redknapp hingga tersebar ke media.
Selain itu, kala membela Tottenham, Taarabt juga bahkan membuat pernyataan jika klub rival sekota, Arsenal jauh lebih baik dari Tottenham.
Advertisement
Cassano menjadi pemain kelima yang terkenal bengal di atas lapangan. Dirinya bahkan pernah tercatat pernah mencetak gol, mendapatkan kartu, dan akhirnya diusir dari lapangan hanya dalam waktu satu menit.
Selain itu, dalam biografinya, Cassano juga mengungkapkan jika dirinya adalah seorang pecandu seks. Dirinya bahkan mengakui jika dirinya sudah meniduri lebih dari 600 wanita selama hidupnya.
Selain nakal di luar lapangan, Cassano juga menjadi salah satu pemain yang tak disukai jajaran manager dan pelatih. Komentar negatif tentang Cassano datang dari Fabio Capello dan banyak pelatih lainnya.
Meski dikenal sebagai pemain bengal, namun bakat dan skill Cassano sendiri memang tak dipungkiri merupakan salah satu yang terbaik di ranah sepakbola Italia.
Advertisement
Pemain asal Austria, Marko Arnautovic menjadi pemain sepakbola yang terkenal bukan karena prestasinya di atas lapangan melainkan karena kontroversi yang dibuatnya.
Di musim 2011-2012 dirinya harus terkena cidera ligamen karena melakukan hal konyol kala mencoba balap lari dengan anjing. Padahal kala itu, klub yang dibelanya Werder Bremen tengah memperebutkan tiket liga Champion. Di akhir musim pun. Werder Bremen harus puas hanya ikut serta di Europa League.
Arnautovic juga tercatat pernah melakukan protes berlebihan ke wasit dengan menendang bola tepat dimukanya kala masih membela klub asuhan Thomas Schaaf saat itu.
Advertisement
El-Hadji Diouf mungkin menjadi salah satu pemain yang paling dibenci di EPL. Diouf dikenal dengan pemain yang suka melakukan tindakan rasial di atas lapangan.
Mantan striker Liverpool ini juga dikenal dengan kebiasaannya yang suka meludahi lawan di tengah pertandingan. Attitudenya di dalam klub pun juga tak baik hingga dirinya sempat ditolak banyak beberapa manager klub EPL seperti Gerard Houllier dan Sam Allardyce karena sifat buruknya tersebut.
Advertisement
Ricardo Quaresma juga dikenal sebagai pemain rebel saat dirinya memperkuat klub Barcelona asuhan Frank Rijkaard. Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, dirinya sudah berani menantang dan mengkritik Rijkaard.
Di level timnas, Quaresma yang membela timnas Portugal juga sering membaut rekan satu timnya jengkel karena sifat egoisnya dengan jarang memberi umpan pada rekannya dan lebih memilih untuk bermain secara individual.
Dirinya pun sering terlibat cek-cok dengan rekan satu timnya karena visi bermainnya yang terlalu individualis tersebut.
Advertisement
Pernah mendekam selama 77 hari di dalam penjara, Joey Barton memang dikenal sebagai pesepakbola dengan perangai buruk.
Tercatat punggawa Newcastle United ini tercatat pernah terlibat kasus seperti 20 kali melakukan kasus kekerasan yang melibatkan orang awam hingga rekan satu klubnya.
Di dunia maya pun Barton juga selalu berlaku congkak, melalui akun Twitternya, dirinya bahkan tak sungkan menyebut jika Neymar Jr adalah Justin Biebernya sepakbola.
Dengan perangainya yang bengal tersebut, Joey Barton juga menjadi salah satu pemain yang paling dibenci manager yang pernah menukanginya seperti Sam Allardyce, Stuart Pearce, dan Harry Redknapp.
Advertisement
Membicarakan pesepakbola paling bengal di atas lapangan tentu tak lengkap jika tak membawa sosok Mario Balotelli.
Penyerang asal Italia ini memang menjadi salah satu pemain paling banyak aksi baik di luar maupun di dalam lapangan.
Siapa yang tak tahu kisah perselisihannya dengan Roberto Mancini kala membela Manchester City hingga dirinya dilepas ke AC Milan. Selain bengal, Balotelli juga dikenal sebagai sosok dengan tingkah konyol baik saat sesi latihan maupun saat bermain di tengah lapangan.
Bahkan Balotelli pernah membuat statement tak masuk di akal yang mana Balotelli mengaku jika sebenarnya dirinya alergi pada lapangan rumput. Sebuah alasan yang bakal membuat jengkel manager yang melatihnya saat itu.