Guna menyiasati membengkaknya anggaran di musim kompetisi tahun ini, Persibo menerapkan konsep bapak angkat. Nantinya gaji pemain asli Bojonegoro di Persibo akan ditanggung oleh bapak angkat itu.
Anggaran Persibo di tahun 2013 membengkak karena harus bermain di dua kompetisi, Indonesian Premier League (IPL) dan AFC Cup 2013. Karenanya manajemen Persibo tidak bisa hanya mengandalkan dana dari konsorsium Mitra Bola Indonesia (MBI) yang diperkirakan senilai Rp 2,5 - 4 miliar.
Setelah berkomunikasi dengan Bupati Bojonegoro, Suyoto, akhirnya dipilih konsep bapak angkat. Musim ini, Persibo berencana mengontrak 25 pemain, tiga di antaranya pemain asing dan 12 orang pemain asli Bojonegoro.
Program bapak angkat ini mendapat respon positif, dengan bergabungnya beberapa perusahaan multinasional di Bojonegoro. Dengan demikian diharapkan beban finansial Persibo menjadi berkurang saat mengarungi kompetisi.
"Mereka diambil anak angkat oleh salah satu perusahaan multinasional yang ada di Bojonegoro. Sedangkan untuk enam pemain lainnya bupati berjanji akan mencarikan bapak angkat lagi," ucap Direktur Bisnis dan Marketing Persibo Imam Nurcahyo seperti dilansir situs resmi IPL.
Usaha lainnya yang dilakukan Persibo adalah dengan penggalian dana dari sponsorship bagi perusahaan-perusahaan yang ingin memanfaatkan media promosi yang dimiliki Persibo, seperti kostum pemain, spanduk, umbul-umbul, advertising board, atau website resmi klub. Opsi lainnya yang akan diambil manajemen adalah dengan menjual sebagian sahamnya kepada masyarakat, demikian seperti yang dijelaskan Imam.
Konkretnya, bupati minta konsorsium menjual 20 persen sahamnya kepada warga Bojonegoro senilai total Rp 4 miliar. Saham itu akan dipecah dalam 4.000 lembar dengan harga Rp 1 juga per lembar. Jika konsep itu disetujui konsorsium, Bupati Suyoto akan menjadi orang pertama yang membeli 45 lembar saham senilai Rp 45 juta. Sedangkan Lukman Wafi, wakil dari PSSI Pengcab PSSI Bojonegoro, siap membeli tiga lembar.
Imam menjelaskan, "Konsep ketiga ini masih akan dibahas dalam RUPS Luar Biasa para pemegang saham PT PPI. Keputusan rapat tersebut secepatnya akan disampaikan kepada Bupati Bojonegoro." (ipl/mac)