Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Waspada, makin banyak anak masuk UGD gara-gara mainan!

Waspada, makin banyak anak masuk UGD gara-gara mainan! Ilustrasi anak bermain. ©shutterstock.com/pat138241

Merdeka.com - Kehidupan anak-anak tentu tak bisa lepas dari mainan. Sebagian besar aktivitas anak setiap hari memang bermain. Namun orang tua sebaiknya juga waspada dengan jenis mainan yang digunakan oleh anak mereka. Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Clinical Pediatrics mengungkap bahwa jumlah anak yang masuk rumah sakit gara-gara mainan semakin bertambah hingga 40 persen.

Penelitian ini mengamati data statistik mengenai jumlah anak yang masuk ke UGD pada tahun 1990 hingga 2011. Pada tahun 2011 saja, setidaknya dalam tiga menit ada satu anak terluka akibat mainan. Setengahnya terjadi pada anak-anak berusia di bawah enam tahun.

Peneliti menemukan bahwa salah satu mainan yang paling banyak menyebabkan kecelakaan pada anak adalah mainan yang bisa dinaiki, seperti skuter yang dikayuh menggunakan kaki atau mobil-mobilan kecil untuk anak-anak. Menurut peneliti, jumlah ini hanyalah puncak gunung es dari fenomena kecelakaan pada anak akibat mainan. Yang sebenarnya bisa jadi jumlah anak yang mengalami kecelakaan akibat mainan lebih banyak dari data statistik tersebut.

"Penemuan ini setidaknya membuat orang tua harus waspada dalam memilih mainan yang aman untuk anak-anak mereka. Kita perlu melakukan lebih banyak pekerjaan untuk memberikan mainan yang aman pada anak-anak, tak cuma orang tua tetapi juga produsen mainan," ungkap Dr Gary Smith, seperti dilansir oleh CNN (04/12).

Meski begitu, diketahui bahwa kecelakaan pada anak akibat mainan hampir tak ada yang menyebabkan kematian. Smith menjabarkan lebih lanjut bahwa untuk anak-anak berusia di bawah lima tahun, seringkali penyebabnya adalah mainan yang bisa digunakan di dalam rumah. Pada anak di bawah tiga tahun, kecelakaan yang sering terjadi adalah tersedak atau anak yang tak sengaja menelan mainannya.

Selain memilih mainan yang akan digunakan oleh anak mereka, sebaiknya orang tua juga mendampingi dan mengawasi anak ketika menggunakan mainan. Terutama jika anak mereka menggunakan mainan bergerak seperti mobil-mobilan yang bisa dinaiki atau skuter roda tiga dan menggunakannya di luar rumah.

(mdk/kun)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP