Wanita Juga Bakal Mengubah Suaranya Ketika Tertarik Lawan jenis

Kamis, 27 Desember 2018 00:34 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Wanita Juga Bakal Mengubah Suaranya Ketika Tertarik Lawan jenis Ilustrasi wanita cantik. Shutterstock/Tymonko Galyna

Merdeka.com - Suara dan kata-kata menjadi salah satu cara bagi manusia untuk menarik perhatian lawan jenis. Pada penelitian terdahulu, diketahui bahwa pria bakal mengubah suara mereka menjadi lebih berat dan dalam ketika coba menarik perhatian lawan jenis, namun ternyata hal ini juga dilakukan oleh wanita.

Dilansir dari New York Post, sebuah penelitian dilakukan di Eropa coba meneliti perubahan suara ketika tertarik dengan lawan jenis. Responden dari penelitian ini merupakan 20 heteroseksual yang berusia di antara 20 hingga 40 tahun.

Dari penelitian ini ditegaskan bahwa pria bakal mengubah suara menjadi lebih dalam ketika bertemu lawan jenis yang mereka sukai. Hal ini juga didukung oleh kesukaan wanita terhadap nada suara yang lebih maskulin.

Kejutan yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa perubahan perilaku tersebut juga dilakukan oleh wanita. Diketahui bahwa wanita bakal mengeluarkan suara yang lebih husky atau lebih lembut, serak, dan dalam ketika menemui pria yang mereka minati secara seksual.

"Hasil penelitian kami membalikkan prediksi bahwa wanita bakal membuat suara lebih feminin ketika menghadapi calon pasangan potensial," tulis peneliti.

"Lebih lanjut, pria cenderung memilih wanita dengan nada suara yang lebih rendang," sambungnya.

Pada saat percobaan, partisipan diberi pertanyaan hipotesis mengenai hubungan dengan jawaban 'ya' dan 'tidak'. Partisipan pada pertanyaan ini juga dapat melihat bagaimana jawaban yang diberikan oleh pasangan kencan mereka.

Pada penelitian ini, wanita mengeluarkan suara seksi mereka pada pria yang mereka minati. Hal ini terjadi juga jika wanita ini memiliki saingan dalam meminati pria yang sama sehingga dapat diketahui bahwa suara ini melakukan senjata mereka dalam kompetisi mencari pasangan.

Peneliti menganggap bahwa hasil temuan ini juga dapat digunakan sebagai acuan dalam berbagai aspek masyarakat.

"Kemampuan pria dan wanita untuk mengubah nada suara mereka memiliki potensi mempengaruhi kesuksesan reproduksi. Namun tak hanya itu, hal ini juga mungkin memiliki fungsi dalam memanipulasi perilaku dan persepsi orang lain dalam konteks sosial, ekonomi, dan politik yang lebih luas," tulis peneliti.

Temuan lain yang tampak dari penelitian ini adalah bahwa wanita juga cenderung lebih pemilih dengan hanya memberikan respons positif pada sepertiga pria yang menjadi responden. Sedangkan pria memberikan jawaban positif pada separuh responden perempuan. [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini