Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Vape Bikin Gairah Seks Pria Turun? Ini Fakta dan Dampak yang Perlu Diketahui

Vape Bikin Gairah Seks Pria Turun? Ini Fakta dan Dampak yang Perlu Diketahui

Vape Bikin Gairah Seks Pria Turun? Ini Fakta dan Dampak yang Perlu Diketahui

Pria pengguna rokok elektrik atau vape mungkin harus berpikir dua kali sebelum mengambil nafas dalam asap dari perangkat mereka.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dampak vaping tidak sebatas pada ukuran testis yang mengecil, tetapi juga dapat menghambat gairah seks dan mengurangi jumlah sperma. Ingin tahu lebih banyak? Mari kita telusuri fakta-fakta menarik ini.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dampak vaping tidak sebatas pada ukuran testis yang mengecil, tetapi juga dapat menghambat gairah seks dan mengurangi jumlah sperma. Ingin tahu lebih banyak? Mari kita telusuri fakta-fakta menarik ini.

Ukuran Testis Mengecil Menurut Temuan Ilmuwan Turki

Ukuran Testis Mengecil Menurut Temuan Ilmuwan Turki

Sebuah penelitian yang melibatkan tikus jantan oleh ilmuwan Turki menunjukkan hasil yang mengkhawatirkan. Mereka mengukur ukuran testis tikus sebelum dan sesudah terpapar asap rokok dan uap rokok elektrik.

Hasilnya? Ukuran testis mengecil. Peneliti juga mengidentifikasi biomarker stres dalam darah dan organ kelamin tikus, menambah kekhawatiran terkait dampak kesehatan dari vape.

Namun, perlu dicatat bahwa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa asap rokok tembakau memiliki dampak lebih buruk terhadap organ seksual pria daripada asap rokok elektrik.

Sehingga, sementara vaping mungkin tidak tanpa risiko, masih ada perdebatan tentang seberapa parah dampaknya dibandingkan dengan rokok tradisional.

Namun, perlu dicatat bahwa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa asap rokok tembakau memiliki dampak lebih buruk terhadap organ seksual pria daripada asap rokok elektrik.
Jumlah Sperma Menurun: Apa yang Perlu Diketahui

Jumlah Sperma Menurun: Apa yang Perlu Diketahui

Penelitian Denmark pada tahun 2020 menambahkan dimensi lain pada dampak buruk vaping pada kesehatan reproduksi pria. Pria yang menggunakan vape setiap hari ternyata memiliki jumlah sperma yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan non-pengguna vape.

Namun, peneliti menekankan bahwa diperlukan lebih banyak data manusia untuk mengonfirmasi temuan ini karena penggunaan vape yang semakin meluas.

Sebagai tanggapan, seorang penulis penelitian menyarankan untuk berhenti merokok, baik itu rokok tembakau maupun vape. "Untuk menjadi pilihan yang aman, berhenti merokok (baik rokok tembakau maupun vape) perlu mendapatkan pemahaman lebih dari masyarakat," kata peneliti.

Pentingnya Berhenti Merokok: Dampak pada Jumlah Pengguna Vape

Pentingnya Berhenti Merokok: Dampak pada Jumlah Pengguna Vape

Vaping juga sebelumnya dikaitkan dengan penghambatan kesuburan, menurut jurnal Life, yang memperingatkan terhadap anggapan bahwa vape adalah produk yang "aman" sebagai alternatif selain merokok.


Mengingat dampak rokok yang besar bagi kesehatan seksual dan reproduksi pria, biasanya dokter terlebih dahulu menyarankan agar perokok berhenti merokok bila ingin punya anak.

Risiko Kesehatan lain dari Vaping

Risiko Kesehatan lain dari Vaping

Tidak hanya pada organ seksual dan reproduksi, vaping juga membawa risiko kesehatan lainnya.

Vaping dapat menyebabkan iritasi paru-paru dan mengakibatkan kesehatan mental yang buruk.

Sebuah jurnal Life bahkan mengaitkan vaping dengan penghambatan kesuburan.

Jadi, jika Anda berpikir bahwa vape adalah alternatif "aman" untuk merokok, mungkin saatnya untuk mempertimbangkan ulang.

Vape vs Rokok: Mana yang Lebih Aman?

Pertanyaan klasik, apakah lebih aman menggunakan vape daripada merokok, masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan dan peneliti kesehatan. Meskipun vaping tampaknya memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan merokok, bukan berarti itu aman sepenuhnya.

Vape vs Rokok: Mana yang Lebih Aman?
Menurut American Heart Association (AHA), meskipun cairan vape mengandung lebih sedikit kontaminan dibandingkan rokok, tapi tidak dapat dianggap sepenuhnya aman.

Menurut American Heart Association (AHA), meskipun cairan vape mengandung lebih sedikit kontaminan dibandingkan rokok, tapi tidak dapat dianggap sepenuhnya aman.

CDC melaporkan bahwa pada awal tahun 2020, ada sekitar 2.800 pasien rawat inap atau kematian terkait vaping, dengan 68 di antaranya dipastikan meninggal.

Di sisi lain, merokok telah terbukti secara konsisten merugikan kesehatan manusia selama bertahun-tahun. Dengan lebih dari 480.000 kematian per tahun di Amerika Serikat, merokok menjadi penyebab utama kanker paru dan penyakit paru obstruktif kronik (COPD).

Vape Bikin Gairah Seks Pria Turun? Ini Fakta dan Dampak yang Perlu Diketahui
Berhenti Merokok Sebagai Pilihan Terbaik

Berhenti Merokok Sebagai Pilihan Terbaik

Vape Bikin Gairah Seks Pria Turun? Ini Fakta dan Dampak yang Perlu Diketahui

Melihat fakta ini, kesimpulannya cukup jelas. Baik merokok maupun vaping membawa risiko kesehatan yang signifikan. Untuk memilih yang terbaik, berhenti merokok, baik itu rokok tembakau maupun vape, adalah langkah yang bijaksana.

Dengan pengguna vape yang terus bertambah, penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak kesehatan yang mungkin timbul dari kebiasaan ini.

Dengan pengguna vape yang terus bertambah, penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak kesehatan yang mungkin timbul dari kebiasaan ini.

Sebagai ungkapan bijak mengatakan, "Lebih baik mencegah daripada mengobati."

Bahaya Vape bagi Kesuburan Pria dan Wanita, Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran
Bahaya Vape bagi Kesuburan Pria dan Wanita, Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran

Sebagai pengganti rokok, bukan berarti vaping bebas dari bahaya. Justru zat kimia yang ada pada vape bisa sebabkan gangguan reproduksi dan kesuburan seseorang.

Baca Selengkapnya
Kenali Kandungan dalam Vape dan Efek Sampingnya yang Harus Diwaspadai
Kenali Kandungan dalam Vape dan Efek Sampingnya yang Harus Diwaspadai

Banyak orang yang menganggap vape lebih aman daripada rokok tembakau. Padahal, kandungannya sendiri dapat memicu penyakit kronis.

Baca Selengkapnya
Pemuda di Pademangan Tikam Pacar 'Sesama Jenis' Kesal Setahun Dijadikan Budak Seks
Pemuda di Pademangan Tikam Pacar 'Sesama Jenis' Kesal Setahun Dijadikan Budak Seks

Pelaku menyimpan dendam dan sakit hati kepada korban.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
UU TPKS Dorong Korban Kekerasan Seksual Berani Bicara Lewat SAPA 129
UU TPKS Dorong Korban Kekerasan Seksual Berani Bicara Lewat SAPA 129

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luluk Nur Hamidah yang juga menjadi pembicara webinar ini meminta semua pihak meningkatkan waspada.

Baca Selengkapnya
Kenali Ciri-ciri Gonore pada Wanita, Penyebab, dan Cara Mencegahnya
Kenali Ciri-ciri Gonore pada Wanita, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Gonore merupakan salah satu penyakit Infeksi Menular Seksual. Gonore dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infertilitas, radang panggul, atau abses pelvik

Baca Selengkapnya
Viral Kisah Seorang Ibu Buat Laporan Pelecehan Seksual Tak Kunjung Diproses sejak 2021, Begini Nasibnya
Viral Kisah Seorang Ibu Buat Laporan Pelecehan Seksual Tak Kunjung Diproses sejak 2021, Begini Nasibnya

Nasib pilu menimpa seorang ibu di Medan yang membuat laporan kasus pelecehan seksual terhadap anaknya.

Baca Selengkapnya
Sejuta Manfaat Daun Semanggi yang Jarang Orang Tahu
Sejuta Manfaat Daun Semanggi yang Jarang Orang Tahu

Siapa sangka daun yang sering berada di tempat lembab ini memiliki banyak sekali manfaat, bahkan dalam penelitian bisa memperbaiki sperma.

Baca Selengkapnya
Mengenal Wulan Kapitu, Sesepuh Suku Tengger Puasa Garam dan Tidak Berhubungan Seksual demi Tujuan Mulia
Mengenal Wulan Kapitu, Sesepuh Suku Tengger Puasa Garam dan Tidak Berhubungan Seksual demi Tujuan Mulia

Bulan ini adalah bulan suci bagi masyarakat suku Tengger

Baca Selengkapnya
Panglima TNI Buka Suara soal Anak Buah Terlibat Pelecehan Seksual Sejenis
Panglima TNI Buka Suara soal Anak Buah Terlibat Pelecehan Seksual Sejenis

Dari pemeriksaan internal itu, kekerasan seksual diduga terjadi pada November 2021, Februari 2023, Maret 2023, April 2023, Mei 2023, Juni 2023, Juli 2023.

Baca Selengkapnya
Baca Juga