Terlalu lama minum ASI bikin bayi kurang zat besi?

Senin, 22 April 2013 15:35 Reporter : Kun Sila Ananda
Terlalu lama minum ASI bikin bayi kurang zat besi? Ilustrasi menyusui. ©Shutterstock.com/Zurijeta

Merdeka.com - Meski air susu ibu ditengarai sebagai makanan terbaik yang penuh nutrisi bagi bayi, namun sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi yang terlalu lama minum asi berkemungkinan kekurangan zat besi.

"Kami menemukan bahwa setelah berusia satu tahun, semakin lama bayi menyusu ibunya, semakin tinggi pula risikonya untuk kekurangan zat besi," ungkap peneliti Dr Jonathan Maguire, dokter anak dari Li Ka Shing Knowledge Institute di St Michael's Hospital, University Toronto, Kanada.

Penelitian yang diterbitkan secara online di jurnal Pediatrics pada tanggal 15 April ini menemukan adanya kaitan antara lamanya anak mengonsumsi ASI dengan kecenderungan mereka kekurangan zat besi yang bisa menyebabkan anemia. Zat besi adalah nutrisi penting, terutama bagi anak-anak. Zat besi sangat dibutuhkan dalam perkembangan sistem saraf dan otak.

World Health Organization merekomendasikan untuk memberikan ASI secara eksklusif pada anak selama enam bulan, kemudian memperkenalkan mereka pada makanan pendukung asi. Berdasarkan penelitian, WHO memperbolehkan pemberian ASI hingga anak berusia dua tahun atau lebih.

Peneliti mengamati 1.650 anak berusia antara satu sampai enam tahun dengan usia rata-rata tiga tahun. Tak ada yang mengidap penyakit langka. Meski begitu mereka menemukan adanya penurunan tingkat zat besi sebanyak lima persen setiap penambahan satu bulan masa menyusui anak. Peneliti juga menemukan hal yang sama pada anak yang terlalu banyak mengonsumsi susu sapi.

"Susu sapi tak banyak mengandung zat besi, untuk itu ASI lebih baik untuk anak selama satu tahun pertama," ungkap Maguire, seperti dilansir oleh Health Day News (19/04).

Sementara itu salah satu dokter dari laRabida Children's Hospital di Chicago masih merekomendasikan ASI bagi para bayi. Menurutnya, zat besi dari ibu bisa diberikan pada anak secara lebih efektif hingga anak tumbuh besar. Setelah itu, kebutuhan zat besi anak tentu akan bertambah dan perlu ditunjang oleh makanan lain. [kun]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini