Tak selalu jahat, ini 4 hal yang harus diketahui tentang kolesterol

Rabu, 16 Desember 2015 18:17 Reporter : Siti Rutmawati
Tak selalu jahat, ini 4 hal yang harus diketahui tentang kolesterol ilustrasi kesehatan jantung. ©www.gyanherbal.in

Merdeka.com - Selama ini kita telah sering mendengar tentang pengaruh kolesterol dalam darah bagi risiko masalah jantung. Tetapi, penting untuk diketahui, sebenarnya tubuh juga membutuhkan kolesterol. Tubuh bahkan memproduksi kolesterol dalam jumlah tertentu dan sisinya kita dapatkan dari makanan yang kita konsumsi. Banyaknya kabar buruk tentang kolesterol, membuatnya selalu terlihat jahat. Padahal, faktanya tubuh kita juga membutuhkan kolesterol untuk mempertahankan fungsinya dengan baik. Melansir dari livestrong.com, berikut ini merupakan beberapa hal terkait peran penting kolesterol dalam tubuh.

1. Tubuh membutuhkan kolesterol

Kolesterol adalah zat lilin yang diproduksi dan digunakan oleh tubuh untuk tetap sehat. Hati akan memproduksi sekitar 75% kolesterol yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, kita biasanya akan mendapatkan asupan kolesterol dari produk hewani. Tetapi, jumlah kolesterol berlebihan dapat meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah. Tingginya kadar kolesterol darah dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri. Inilah yang menjadi penyebab meningkatnya risiko penyakit jantung koroner dan serangan jantung.

2. Fungsi kolesterol

Tubuh membutuhkan kolesterol untuk membentuk membran sel, membuat hormon dan mempertahankan fungsi tubuh normal. Kolesterol memberikan perlindungan pada beberapa sel-sel tubuh dalam bentuk isolasi untuk menjaga suhu tubuh. Selain itu, hati menggunakan kolesterol untuk mensintesis empedu, yang merupakan enzim penting dalam pencernaan. Empedu berguna dalam hal pemecahan dan pencernaan lemak makanan. Sintesis vitamin D dari sinar matahari juga membutuhkan kolesterol. Sedangkan tubuh memerlukan vitamin D untuk kesehatan tulang dan penyerapan kalsium.

3. Kolesterol dan otak

Otak mengandung sejumlah besar kolesterol dibandingkan dengan organ lain dalam tubuh. Sekitar 25 persen dari kadar total kolesterol tubuh ditemukan dalam otak. Otak memiliki kemampuan unik karena tidak dapat menyerap kolesterol dari darah, dan sebagainya. Otak harus memproduksi sendiri kolesterol yang dibutuhkannya. Kolesterol dalam otak umumnya ditemukan dalam selubung myelin yang mengelilingi sel-sel saraf, melindungi sel-sel dan membantu memfasilitasi transmisi impuls listrik yang mengatur pemikiran, gerakan, dan sensasi. Tetapi, konsumsi kolesterol berlebihan dapat menyebabkan penumpukan plak dalam arteri. Hal ini juga dapat mencegah aliran darah yang cukup ke otak dan akhirnya menyebabkan stroke.

4. Kolesterol baik

Faktanya, ada dua jenis kolesterol yang lebih dikenal dengan kolesterol baik dan kolesterol buruk. High-density lipoprotein kolesterol dianggap sebagai kolesterol "baik". HDL menghilangkan kelebihan kolesterol dari arteri ke hati yang berati dikeluarkan dari dalam tubuh. Kolesterol HDL memiliki efek perlindungan pada jantung. Tingkat sehat HDL dapat membantu melindungi kita dari serangan jantung dan stroke.

Nah, sekarang kamu tentunya tidak akan selalu berpikiran buruk tentang kolesterol, kan? Bagaimanapun juga tubuh dan bahkan otak kita tetap membutuhkan kolesterol untuk tetap sehat. Hanya saja, ini membutuhkan ketelitian diri untuk mengontrol asupan makanan yang dikonsumsi agar terhindar dari jenis kolesterol jahat. [SRA]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini