Pentingnya Waktu Makan Sahur untuk Jaga Kesehatan selama Puasa Ramadan

Selasa, 5 April 2022 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Pentingnya Waktu Makan Sahur untuk Jaga Kesehatan selama Puasa Ramadan Ilustrasi makan. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Waktu sahur merupakan salah satu waktu makan terpenting saat berpuasa yang tidak boleh dilewatkan. Selain itu, penting untuk memperhatikan asupan nutrisi dan air pada saat sahur ini.

Ahli gizi lulusan Universitas Indonesia dan Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) dr. Putri Sakti Dwi Permanasari, M.Gizi, Sp. GK AIFO-K berpesan agar masyarakat tidak melewatkan sahur saat berpuasa di bulan Ramadan demi menjaga kesehatan dan stamina tubuh.

"Penting untuk kita perhatikan agar tetap sehat selama bulan puasa dengan tidak melewatkan waktu makan saat sahur, tidak mengonsumsi makanan berlebih saat berbuka, dan tetap berolahraga serta tidur yang cukup," terang dr. Putri beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

"Menjaga kesehatan di bulan Ramadan itu tidak jauh berbeda dengan menjaga kesehatan di bulan lainnya. Di mana, yang membedakan hanyalah waktu saat kita makan," sambungnya.

Lebih lanjut, dr. Putri mengatakan kiat lainnya adalah memperhatikan kombinasi gizi dan vitamin pada menu sahur dan berbuka.

"Saat sahur, utamakan mengkonsumsi karbohidrat kompleks karena akan lebih lama dicerna dan bisa memberi rasa kenyang lebih lama dan memberi energi yang lebih lama pula. Makanan kaya protein serta sayur dan buah juga jangan dilewatkan. Minum air putih yang cukup juga perlu," kata dia.

Saat berbuka, diusahakan tidak langsung makan besar. Konsumsi dulu makanan atau minuman manis yang bukan dari gula; bisa dengan kurma, buah atau air kelapa. Setelah shalat maghrib, Anda bisa mengonsumsi makanan apa saja yang mengandung karbohidrat, protein hewani atau nabati, serat dan vitamin dari buah dan sayur juga lemak sehat.

2 dari 2 halaman

Perhatikan Konsumsi Makanan

dr. Putri mengatakan, jenis makanan yang dikonsumsi di bulan Ramadan sangat perlu diperhatikan. Hindari untuk mengonsumsi makanan yang digoreng secara berlebih, makanan yang terlalu manis atau tinggi gula, terutama dengan pemanis buatan juga tidak dianjurkan.

"Makanan yang terlalu pedas apalagi bersantan atau makanan kemasan juga perlu dihindari. Selain itu, makanan berserat tinggi juga sebenarnya tidak dianjurkan, terutama untuk berbuka. Karena akan sulit dicerna ketika perut masih kosong," kata dia.

Ada pula beberapa buah dan sayur yang dr. Putri rekomendasikan, yaitu sayur dan buah yang mengandung banyak air, antioksidan serta vitamin C seperti bayam, brokoli, semangka atau alpukat.

Selanjutnya, jangan lupa penuhi kebutuhan air harian walaupun ada keterbatasan waktu mengonsumsi makan dan minum di bulan Ramadan. Caranya adalah konsumsi 2 gelas air saat berbuka, 4 gelas sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur. [RWP]

Baca juga:
Hendak Lakukan Vaksinasi COVID-19 saat Berpuasa, Ini Waktu Terbaiknya
Tips bagi Pasien GERD untuk Berpuasa Tanpa Cegah Kambuhnya Masalah
Ketahui Makanan yang Tepat untuk Sahur dan Berbuka demi Jaga Kesehatan saat Puasa
Tips Bagi Penderita Hipertensi untuk Bisa Berpuasa Ramadan dengan Aman
Ketahui Sejumlah Hal yang Perlu Dipersiapkan Jelang Puasa Ramadan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini