KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Penderita diabetes yang gemuk berusia lebih panjang?

Kamis, 9 Agustus 2012 21:34 Reporter : Rizqi Adnamazida
Ilustrasi obesitas. ©shutterstock.com/PeJo

Merdeka.com - Selama ini, berat badan berlebih sering dihubungkan dengan berbagai penyakit, salah satunya diabetes. Namun penderita diabetes yang gemuk justru berusia lebih panjang daripada mereka yang kurus. Demikian menurut studi terbaru dari Chicago.

Seperti dilansir dari Toronto Sun (09/08), peneliti dari Northwestern University mengulas data dari studi yang melibatkan 2.625 pasien diabetes. Sebanyak 12% dari pasien berusia 40 tahun ke atas tersebut pun digolongkan memiliki berat badan yang normal.

Sebagaimana disebut paradoks obesitas, ternyata risiko kematian justru meningkat pada pasien diabetes yang berat badannya normal. Hasil dari ulasan studi ini kemudian dilaporkan dalam Journal of the American Medical Association.

Peneliti tidak yakin bagaimana kelebihan berat badan justru bisa melindungi pasien dari kematian dini. Mereka menduga gen memegang peranan penting dalam kasus ini. Kemungkinan lain adalah jaringan lemak yang berada di seluruh tubuh mempengaruhi kondisi pasien diabetes.

Meskipun demikian, peneliti juga menegaskan studi lebih lanjut tetap harus dilakukan. Namun tetap saja, bagi Anda yang sehat, sebaiknya jaga berat badan ideal Anda. [riz]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.