Pahami Beda Istilah Akut dan Kronis pada Penyakit

Selasa, 4 Desember 2018 02:04 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Pahami Beda Istilah Akut dan Kronis pada Penyakit Ilustrasi sakit punggung. ©Shutterstock/ollyy

Merdeka.com - Berbagai penyakit sering diberi embel-embel akut ataupun kronis, namun sesungguhnya apa arti dari kedua kata tersebut? Walau sering sekali digunakan, namun banyak orang yang tidak benar-benar memahami arti dan perbedaan dari kedua kata ini.

Dilansir dari Diffen, kondisi akut adalah ketika gejala penyakit seseorang tiba-tiba muncul dan memburuk secara cepat. Sementara itu, kondisi kronis merupakan penyakit yang berkembang secara bertahap dan menjadi semakin buruk seiring waktu.

Rasa sakit yang akut muncul pada tubuh secara seketika dan merupakan signal bagi tubuh untuk menyembuhkan luka seperti ketika jatuh, terantuk, dan lain sebagainya yang kemudian akan semakin berkurang seiring waktu. Pada penyakit akut seperti flu atau pilek, hal yang sama juga terjadi. Penyakit akan muncul secara tiba-tiba, memburuk dalam waktu yang singkat, namun kemudian menghilang.

Sakit akut merupakan sensasi yang terasa setelah cedera terjadi dan muncul secara tiba-tiba serta menusuk. Penyakit ini akan tetap hadir hingga muncul pengobatannya yang membuat rasa sakit benar-benar sirna.

Beberapa penyakit dapat digolongkan akut, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) yang dapat digolongkan sebagai demam biasa hingga infeksi sinus yang lebih serius. Penyakit ini akut karena terjadi seketika kemudian menghilang.

Walaupun seseorang yang terserang demam, dapat kembali menderita penyakit ini, namun demam tergolong akut karena penyakit yang terulang tidak berhubungan dengan sebelumnya.

Penyakit kronik sangat berbeda dengan penyakit akut karena sifatnya yang bertahan lama. Sebagai contoh, ketika kamu pertama kali terserang infeksi sinus maka itu merupakan penyakit akut. Namun ketika penyakit tersebut bertahan cukup lama maka itu menjadi penyakit kronis.

Penyakit kronis menyerang tubuh secara perlahan, ketika kamu menyadari penyakit tersebut, kemudian kamu akan tersadar bahwa hal tersebut sudah bersarang di dirimu selama beberapa waktu. Penyakit akut bersarang pada seseorang selama beberapa minggu atau bahkan bulan sebelum kamu tersadar dan terjadi proses penyembuhan. Salah satu contoh penyakit kronis adalah sakit punggung yang biasanya telah terjadi selama beberapa bula dan semakin memburuk.

Rasa sakit juga kerap kali digolongkan sebagai penyakit kronis. Sakit punggung yang kerap kali muncul dan pergi merupakan penyakit kronis.

Walau sakit punggung ini dapat pergi setelah dipijat sekilas atau menggunakan koyo, namun termasuk penyakit kronis. Butuh terapi serta pengobatan berkesinambungan untuk benar-benar menghilangkan sakit punggung ini. [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini