Menurunnya Kekuatan Genggaman Tangan Bisa Buat Risiko Depresi Wanita Meningkat

Selasa, 11 Juni 2019 11:02 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Menurunnya Kekuatan Genggaman Tangan Bisa Buat Risiko Depresi Wanita Meningkat Ilustrasi Wanita Paruh Baya Sehat. ©sixtyandme.com

Merdeka.com - Semakin bertambahnya usia, biasanya tubuh seseorang bakal semakin lemah dan tak sekuat ketika muda. Menurunnya kekuatan tubuh ini ternyata bisa jadi penyebab munculnya masalah pada kesehatan mental.

Dilansir dari The Health site, sebuah penelitian mengungkap bahwa melemahnya tubuh bagian atas dan bawah bisa menyebabkan depresi dan kecemasan serius pada wanita paruh baya. Sebelumnya diketahui bahwa depresi pada wanita paruh baya berpengaruh terhadap munculnya masalah kesehatan.

Penelitian terbaru ini ini mencoba menghubungkan performa fisik seorang wanita dengan kondisi depresi dan kecemasan. Partisipan pada penelitian ini dibagi berdasar kondisi wanita baik pramenopuse, tengah menopause, serta pascamenopuse.

Depresi dan kecemasan merupakan gejala yang lazin dialami oleh wanita paruh baya. Penelitian terbaru ini dilakukan terhadap 1.100 wanita dengan rentang usia antara 45 hingga 69 tahun. Diketahui bahwa sebanyak 15 persen partisipan terutama pada usia muda mengalami depresi maupun kecemasan.

Temuan ini telah dipublikasikan pada Journal of the North American Menopause Society. Karena depresi dapat menyebabkan disabilitas, menurunkan kualitas hidup, kematian, serta penyakit jantung, peneliti merasa penting untuk mengidentifikasi faktor risiko yang dapat diubah dan menurunkan tingkat kematian dan mobiditi.

Usai melakukan penelitian, diketahui bahwa menurunnya kekuatan tubuh bagian atas (kekuatan genggaman) dan menurunnya kekuatan tubuh bagian bawah (bangun dari duduk), berhubungan dengan tingkat gejala depresi dan kecemasan. Percobaan lebih lanjut dibutuhkan untuk melihat apakah meningkatkan kekuatan tubuh bisa membantu mengurangi masalah depresi dan kecemasan pada wanita paruh baya. [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini