Bagaimana Sih Sebenarnya Bau yang Normal dari Kejantanan Pria?

Kamis, 23 Juni 2022 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Bagaimana Sih Sebenarnya Bau yang Normal dari Kejantanan Pria? Ilustrasi penis. ©Pixabay

Merdeka.com - Ketika berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, kita bisa menemukan sabun untuk bagian kewanitaan. Namun sebaliknya, kita tak pernah menjumpai adanya sabut pada bagian kejantanan yang dijual secara bebas.

Hal ini kerap menimbulkan pertanyaan bagi sejumlah pria mengenai apakah organ vital milik mereka memang tidak memiliki bau. Selain itu juga muncul pertanyaan mengenai apakah membutuhkan sabun khusus pada bagian ini.

Namun sesungguhnya, apakah penis memang bisa menjadi bau atau memiliki aroma khas.

"Sejumlah bagian tubuh yang tertutup kulit sering kali tidak erasa jika memiliki bau," terang Mike Bohl, MD, MPH dari klinik kesehatan pria Roman, dilansir dari Health.

"Contohnya, ketika kamu mencium bagian lengan saat ini, mungkin tidak ada aroma yang kamu kenali kecuali kamu menggunakan sabun, cologne, atau parfum," sambungnya.

Hal yang sama juga terjadi pada penis terutama yang baru saja mandi. Namun pada kondisi tertentu, tetap bisa terjadi munculnya bau.

"Terdapat sejumlah alasan penis bisa memunculkan bau usai kondisi sehari-hari," terang Dr. Bohl.

2 dari 3 halaman

Alasan Penis Bisa Bau

"Sebagian besar tubuh kita tertutup kelenjar keringan bernama kelenjar ekrin yang menyimpan air dan garam sera bermanfat untuk mendinginkan tubuh," terang dr. Bohl.

"Namun terdapat kelenjar keringat lain bernama kelenjar apokrin yang lebih besar dan memiliki kandungan tambahan seperti lemak dan protein serta sangat berpengaruh pada bau badan," sambungnya.

Kelenjar apokrin bisa ditemui secara khusus pada sejumlah bagian tubuh seperti ketiak dan selangkangan.

"Karena alasan ini, penis mungkin memiliki aroma seperti ketiak dibanding dengan lengan ketika berkeringat sepanjang hari," jelas dr. Bohl.

Penyebab lain penis bisa mengalami bau yang unik adalah karena posisinya sepanjang hari.

"Penis terperangkap di celana dalam yang kemudian terperangkap di celana dan tidak banyak bergerak selama sehari," jelas dr. Bohl.

"Hanya ada sedikit udara segar di area tersebut sehingga lebih sulit bagi keringat dan sel kulit mati untuk hilang sehingga mereka terus menempel di penis," sambungnya.

Hal ini bahkan bisa lebih diperburuk ketika celana dalam yang digunakan tidak bersih. Sisa air kencing serta kotoran bisa menempel di celana dalam dan menyebabkan baunya lebih parah.

Walau begitu ketika penis memiliki bau seperti ketiak atau kaki, hal ini bukanlah masalah berbahaya. Namun ketika penis memiliki bau tak sedap yang tak bisa hilang, hal ini bisa berarti masalah kesehatan.

3 dari 3 halaman

Smegma atau Penyakit Menular Seksual

Jika pria mengalami bau serta keluarnya cairan di kejantanan, hal ini bisa jadi disebabkan karena penyakit menular seksual seperti gonorrhea atau klamidia.

"Deskripsi mengenai bagaimana sebenarnya bau (penis) beragam mulai seperti jamur hingga amoniak," terang dr. Bohl.

"Namun secara umum, keluarnya cairan dari penis harus ditanggapi dengan serius ke dokter," sambungnya.

Munculnya bau ini juga bisa disebabkan oleh smegma atau kotoran serupa daki yang merupakan campuran minyak, sel kulit mati, serta kelembapan. Hal ini lebih rentan dialami oleh pria yang tidak sunat karena kotoran ini terperangkap di kulit depan. Untuk mencegah hal ini, disarankan untuk membersihkannya secara seksama ketika mandi.

Ketika penis tidak dibersihkan secara seksama, aau ketika terdapat sisa smegma, pria dapat mengalami kondisi bernama balanitis yang merupakan peradangan pada bagian kepala penis.

"Balanitis bisa sangat tak nyaman dan menyebabkan bau di penis," sambung Dr. Bohl. [RWP]

Baca juga:
Ketahui Manfaat Sunat dalam Meningkatkan Kualitas Kehidupan Seksual
Penting Diketahui! Ini Cara Membersihkan Kejantanan Usai Bercinta
Perbedaan Cara bagi Pria yang Sudah Sunat dan Belum dalam Membersihkan Kejantanan

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penis Pria
  3. Penis
  4. Pengetahuan Seks
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini