Maraton Bisa Jadi Cara untuk Lebih Muda dan Tingkatkan Kesehatan Jantung

Sabtu, 11 Januari 2020 18:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Maraton Bisa Jadi Cara untuk Lebih Muda dan Tingkatkan Kesehatan Jantung ilustrasi berlari. ©www.stuff.co.nz

Merdeka.com - Marathon merupakan salah satu jenis lari yang memiliki jarak jauh dan membutuhkan ketahanan. Melakukan marathon ini diketahui bisa membantu seseorang membalik efek dari penuaan.

Dilansir dari Medical Daily, hal ini disimpulkan dari hasil penelitian terbaru. Menurut penelitian tersebut, diketahui bahwa lari jarak jauh bisa menurunkan usia biologis jantung hingga empat tahun dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular.

Hasil temuan ini dipublikasikan pada The American Journal of Cardiology. Data didapat dari analisis terhadap 138 orang yang melakukan maraton untuk pertama kalinya.

Peneliti mengatakan bahwa maraton bisa menurunkan ketengangan aorta. Kondisi ini terjadi ketika arteri jantung menjadi tidak fleksibel dan dalam kondisi tekanan darah rendah.

Seseorang yang mengalami peremajaan di jantung karena maraton ini juga cenderung lebih aman dari serangan stroke. Risiko ini bisa menurun hingga 10 persen karena meningkatnya kondisi tekanan darah.

"Walau perubahan tampak kecil, secara klinis hal ini sangat berarti," terang Charlotte Manisty, peneliti dan pengajar di University College London.

1 dari 2 halaman

Melalui sejumlah penelitian diketahui bahwa manfaat dari berlari ini lebih banyak dialami pria. Diketahui bahwa ketegangan aorta yang mereka miliki menurun secara signifikan serta jantung mereka 1,4 tahun lebih muda dibanding pada wanita.

Marathon juga diketahui bisa membalik penuaan vaskular pada pelari usia 37 tahun ke atas. Perubahan ini terjadi bahwa pada orang yang tidak melakukan latihan sangat keras.

2 dari 2 halaman

"Dengan menyelesaikan latihan dan melewati garis finish, mungkin terjadi perubahan pada sistem kardiocaskular kepada pelari marathon pertama kali," terang peneliti Anish Bhuva dari European Cardiology Society.

"Kamu tidak perlu menjadi atlet elit untuk mendapat manfaat dari berlari marathon. Faktanya, manfaat ini tampak lebih besar pada mereka yang lebih tua dan lambat," sambungnya.

Dalam penelitian ini, peneliti belum menemukan jumlah tepat berapa banyak olahraga yang dibutuhkan untuk mendapat manfaat marathon. Namun sebelumnya pakar menyebutkan bahwa hanya olahraga ringan selama 10 menit setiap hari bisa meningkatkan kesehatan mental. [RWP]

Baca juga:
Berbuat Baik Terhadap Orang Lain Bisa Buat Rasa Sakit Jadi Berkurang
Intermittent Fasting Memang Efektif Namun Tak Bisa Diterapkan pada Semua Orang
Kondisi Badan Gemuk Ternyata Bisa Jadi Salah Satu Bentuk Perlindungan dari Kanker
Berjalan Secara Rutin Bisa Membantu untuk Cegah 7 Jenis Kanker
Minum Kopi dan Teh Secara Teratur Bisa Jadi Cara Cegah Bertambahnya Berat Badan

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini