Makan permen karet tak bisa kurangi berat badan

Rabu, 20 Maret 2013 19:02 Reporter : Rizqi Adnamazida
Ilustrasi makan permen karet. ©shutterstock.com/Lucky Business

Merdeka.com - Begitu kontra dengan saran diet yang populer, rupanya mengunyah permen karet tak bisa membuat seseorang makan lebih sedikit atau menurunkan berat badan.

Hal itu disampaikan oleh para peneliti dari Ohio State University. Mereka pun melaporkan hasil penelitiannya dalam jurnal Eating Behaviors.

Makan permen karet justru membuat seseorang mengonsumsi keripik, biskuit, dan permen daripada buah-buahan dan sayuran. Sebab menthol, senyawa kimia yang membuat rasa mint pada permen karet membuat buah-buahan dan sayuran menjadi aneh sensasinya dalam mulut.

"Sama seperti minum jus jeruk setelah gosok gigi, bisa dibilang begitu," tutur peneliti Christine Swoboda, sebagaimana dikutip dari Huffington Post.

Melalui penelitian yang melibatkan 44 responden, seseorang yang makan permen karet memang mengonsumsi makanan lebih sedikit. Namun kalorinya tetap sama. Makanan tersebut justru bernutrisi rendah dan tidak menyehatkan.

Hal tersebut dikarenakan sensasi mint pada permen karet mengubah rasa buah-buahan dan sayuran menjadi pahit. Sehingga setelah makan permen karet, tidak ada gairah untuk mengonsumsi makanan yang menyehatkan.

Meskipun demikian, penelitian ini sayangnya belum bisa mengungkapkan apakah makan permen karet mampu mengubah kebiasaan seseorang dalam mengonsumsi makanan jangka panjang.

Baca juga:
Kunyah permen karet tingkatkan 10 persen ketajaman otak
Terbukti, mengunyah permen karet bisa tingkatkan konsentrasi
7 Manfaat kesehatan mengunyah permen karet [riz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.