Konsumsi Kacang pada Trimester Pertama Kehamilan Pengaruhi Kecerdasan Anak

Selasa, 14 Mei 2019 18:25 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Konsumsi Kacang pada Trimester Pertama Kehamilan Pengaruhi Kecerdasan Anak Ilustrasi kacang-kacangan dan biji-bijian. © The best healthy habits!

Merdeka.com - Mengonsumsi makanan sehat merupakan sebuah hal bagi ibu hamil baik bagi diri sendiri maupun demi janin yang dikandung. Salah satu makanan yang diketahui sangat perlu dikonsumsi oleh ibu hamil adalah kacang-kacangan.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa wanita yang mengonsumsi kacang-kacangan pada masa awal kehamilan cenderung memiliki anak lebih cerdas. Dilansir dari NY Post, diketahui bahwa anak yang dilahirkan memiliki ingatan yang lebih baik, tingkat perhatian yang tinggi, serta kemampuan berpikir yang lebih baik.

"Penelitian ini merupakan yang pertama melihat kemungkinan manfaat dari konsumsi kacang selama kehamilan pada perkembangan otak anak pada jangka panjang," jelas kepala penelitian, Florence Gignac.

"Otak mengalami rangkaian proses yang kompleks selama kehamilan sehingga nutrisi yang diberikan sangat mempengaruhi perkembangan otak janin serta memiliki efek jangka panjang," sambungnya.

Dosis terbaik kacang bagi ibu hamil adalah 90 gram seminggu pada trimester kehamilan pertama. Jenis kacang yang disarankan adalah kacang tanah, almond, kenari, kacang pinus, atau hazelnut karena mengandung asam lemak yang menyehatkan.

Untuk penelitian ini, tim dari Barcelona Institute for Global Health mempelajari data dari 2.200 pasang ibu dan anak. Para ibu mendapat kuisioner mengenai kebiasaan makan sedangkan anak menjalani sejumlah tes.

Tes yang dilakukan ini mengukur kemampuan berpikir, kapasitas perhatian, serta memori pada usia 18 bulan, 5 tahun, dan 8 tahun. Anak-anak yang ibunya mengonsumsi kacang lebih banyak pada trimester pertama mendapat skor lebih tinggi.

"Kami pikir bahwa munculnya efek menyehatkan ini karena kacang memiliki kandungan tinggi dari asam folat dan secara umum asam lemak penting seperti omega-3 dan omega-6," jelas Gignac.

"Komponen ini cenderung diakumulasi pada saraf otak, terutama pada bagian frontal otak yang mempengaruhi ingatan dan fungsi eksekutif," sambungnya.

Penelitian ini juga melihat konsumsi kacang pada trimester ketiga kehamilan namun hanya menemukan sedikit efek dari hal ini. Kacang sendiri telah diketahui sebagai makanan sehat yang mampu menurunkan risiko tekanan darah tinggi, diabetes, serta mampu melindungi otak dari penurunan fungsi pada usia tua. [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini