Jam Tidur Bayi yang Tak Konsisten Sebaiknya Tidak Jadi Kekhawatiran Orangtua

Selasa, 8 Desember 2020 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Jam Tidur Bayi yang Tak Konsisten Sebaiknya Tidak Jadi Kekhawatiran Orangtua Bayi tidur. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Banyak orangtua terutama orangtua baru yang berharap bayi mereka bisa tetap terlelap sepanjang malam. Hal ini biasanya dialami ketika mereka mencapai usia enam bulan.

Dilansir dari Medical Xpress, penelitian yang dilakukan Professor Marie-Helene Pennestri dari McGill University, peneliti menyarankan orangtua untuk melihat tidur ini sebagai sebuah proses dan bukan tujuan di usia tertentu. Penelitian ini dilakukan terhadap 44 balita selama periode dua minggu.

Diketahui bahwa pola tidur bisa sangat berbeda bukan saja pada setiap bayi. Hal ini juga bisa berbeda pada seorang bayi dari satu malam ke malam lainnya.

Peneliti meminta ibu untuk membuat buku harian tidur pada bayi mereka yang berusia enam bulan selama dua minggu. Secara rata-rata, ibu melaporkan buah hati mereka tidur selama enam jam terus-menerus selama lima malam dari empat belas hari yang ada. Selama tiga malam, ibu melaporkan bayi tidur selama delapan jam berturut-turut. Hampir setengah bayi tidak pernah tidur selama delapan jam berturut-turut.

"Walau penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa balita mulai tidur terus-menerus sepanjang malam pada tahapan perkembangan yang berbeda, hanya sedikit yang diektahui mengenai pola tidur individual dari malam ke malam," terang Pennestri.

Baca Selanjutnya: Dampak Menyusui dan Tidur Bersama...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini